Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaBerita

Berapa Jumlah Ideal SPKLU Di Indonesia Untuk Akselerasi Elektrifikasi Nasional? Ini Jawaban Ahlinya

SPKLU di area umum yang sangat dibutuhkan saat ini banyak sekali. Ini targetnya.
Berita
Sabtu, 3 Mei 2025 18:00 WIB
Penulis : Erie W. Adji
SPKLU di fasilitas umum sangat urgent diperbanyak saat ini (Foto :PLN)


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

OTODRIVER - PT PLN (Persero) beberapa waktu lalu (24/4), menyebutkan berdasarkan catatan bulan Maret 2025 bahwa total jumlah stasiun pengisian kendaraan listrik umum (SPKLU) untuk kendaraan roda empat telah mencapai 3.772 unit di seluruh wilayah Indonesia.

Hal itu diutarakan oleh VP Perencanaan dan Strategi Pengembangan Produk Niaga PLN, Rudiana Nurhadia, saat acara RE Invest Indonesia 2025 dengan tema "Indonesia as the Next EV Production Hub" yang diselenggarakan Tenggara Strategics dan Centre for Strategic dan International Studies (CSIS) Indonesia di Jakarta, (24/4).

Rudiana juga menyebutkan seperti dikutip dari Antara, ada ribuan SPKLU roda empat itu tersebar di 2.515 lokasi dengan rincian Jawa 2.667 SPKLU di 1.645 lokasi, Sumatera 442 SPKLU di 364 lokasi, dan Kalimantan 217 SPKLU di 170 lokasi.

Selanjutnya, di wilayah Sulawesi 148 SPKLU tersebar pada 125 lokasi, Bali dan Nusa Tenggara 246 SPKLU di 167 lokasi, Maluku 25 SPKLU di 25 lokasi, serta di seluruh area Papua 27 SPKLU di 19 lokasi.

BACA JUGA

Belum lagi jumlah home charging yang terintegrasi dengan sistem PLN sampai saat ini sudah ada 33.086 unit.

Jika ikut menghitung SPKLU untuk motor akan ada tambahan jumlah 9.956 unit sampai bulan Maret 2025. Belum lagi sudah ada stasiun penukaran baterai kendaraan listrik umum (SPBKLU) atau swap station yang juga telah terbangun sebanyak 2.240 unit.

Berbekal jumlah unit pengisian ulang daya listrik itu telah berhasil membuat penjualan mobil listrik di Indonesia mencapai 16.400 unit berdasarkan data Gaikindo bulan Maret 2025.

Nah, jika akan meningkatkan lagi secara signifikan penjualan mobil baru bertenaga listrik maka harus ada penambahan berapa lagi jumlah SKLU di Indonesia?

Head of Sales & Marketing PT Sokonindo Automobile (SA), Doni Putra Okten yang ditemui disela ajang Periklindo Electric Vehicle Show 2025 (PEVS) di JIExpo Kemayoran, Jakarta Pusat (1/5) mengakui bahwa jumlah SPKLU saat ini memang masih perlu ditambah lagi secara signifikan.

Itu jika memang ingin mengejar target pemerintah soal keberadaan dua juta mobil listrik di tahun 2030. 

Sebagai catatan, pemerintah juga sudah mencanangkan ada 60 ribu unit mobil listrik di tahun ini. 

Kalista salah satu mitra PLN yang berkonsenterasi dalam penyediaan jaringan charging unit (Foto : Otodriver/Erie W. Adji)

“Rasio SPKLU di Cina itu sudah satu banding satu, kalau mau ngejar kita bisa lihat untuk wilayah Jakarta sendiri rasionya sudah satu banding dua puluhan unit. Jadi memang belum mumpuni untuk keberadaan mobil listrik di area fasilitas umum,” sebut Doni.

Sejurus kemudian, berdasarkan pembicaran pihak PT SA dengan PLN, didapat informasi kalau pihak penyedia listrik milik negara itu akan mengejar rasio SPKLU di area umum pada level satu banding lima pada tahun 2030. 

Apakah itu tidak terlalu lama pemenuhannya? 

Doni menyebut bahwa rentang waktu itu memang dirasa ‘terlalu lama’. Namun ia juga mengisyaratkan bahwa perluasan unit isi ulang daya listrik di luar rumah tersebut merupakan kondisi yang paling memungkinkan untuk bisa diwujudkan di Indonesia. 

Ditambahkannya lagi pihak PLN juga mengajak sejumlah mitra untuk membangun charging unit dengan skema waralaba. Hal ini juga diharapkan oleh Doni kalau skema itu akan membuat populasi pengisian daya listrik di fasilitas umum bisa lebih banyak dan dipercepat lagi pembangunannya. (EW)

Setidaknya sudah ada enam APM, seperti DFSK, yang merilis kendaraan niaga tenaga listrik. (Foto: Erie W. Adji)
Charging unit di fasilitas umum yang masif akan naikkan nilai guna mobil pribadi bertenaga listrik. (Foto: Erie W. Adji)

Tags Terkait :
Spklu Pln
Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait


Berita
BYD Megawatt Flash Charger, Kini Charge Mobil Listrik Secepat Isi Bensin

Teknologi yang dimiliki BYD, membuat charge baterai secepat isi BBM.

1 hari yang lalu


Berita
Konsumsi Listrik Untuk EV Naik 479 Persen Saat Nataru

Ada dua ratusan ribu aktivitas isi daya listrik selama masa liburan akhir tahun 2025 hingga awal 2026.

1 hari yang lalu


Berita
Pabrik Mobil Listrik BYD di Subang Hampir Rampung, Produksi Perdana Ditargetkan Awal 2026

DESK

1 hari yang lalu


Berita
PLN Sudah Siapkan 4.514 SPKLU Di Libur Nataru

Semua SPKLU saat ini sudah dalam kondisi terpasang dan bisa dioperasikan

1 hari yang lalu


Terkini

Berita
Dari Insiden CV Joint Lepas L8, Apa Yang Sebenarnya Terjadi?

Insiden rusaknya CV joint Lepas L8 saat media test drive Driving Control Challenge. Apa yang sebenarnya terjadi?

1 jam yang lalu


Berita
MG Bakal Bawa Line Up Baru Sepanjang 2026, PHEV Jadi Fokus Utama

Tidak hanya membawa line up baru. MG bakal punya beberapa pilihan powertrain untuk pasar Indonesia.

3 jam yang lalu


Berita
Mercedes-Benz Rayakan 140 Tahun, Ulas Fakta Sejarah dan Kiprah di Indonesia

Perayaan 140 tahun Mercedes-Benz di Indonesia ulas sejarah Benz Patent Motorwagen 1886, mobil pertama RI 1894, pabrik CKD Bogor, dan evolusi S-Class.

6 jam yang lalu


VIDEO: MG S5 EV (ASEAN NCAP)

MG S5 EV telah menjalani crash test.

Crash Test | 9 jam yang lalu


Berita
BYD Bakal Buat SPKLU Berdaya 1.500 kW

BYD akan buat fasilitas yang mampu mendukung daya hingga 1.500 kW dengan arus 1.500 ampere.

10 jam yang lalu