Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaBerita

Pabrik Mobil Listrik BYD di Subang Hampir Rampung, Produksi Perdana Ditargetkan Awal 2026

DESK
Berita
Jumat, 12 Desember 2025 08:25 WIB
Penulis : Rangga D.A
Line Up BYD dan Denza yang dipajanh di acara Media Gathering BYD 2025 (Foto : Otodriver/Rangga D.A)


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

OTODRIVER – Pembangunan fasilitas produksi mobil listrik BYD di Subang, Jawa Barat, terus mendekati tahap penyelesaian. BYD Motor Indonesia menegaskan bahwa progres konstruksi berjalan sesuai timeline, sekaligus memperkuat rencana perusahaan membangun pusat manufaktur kendaraan listrik di Indonesia.

Presiden Director PT BYD Motor Indonesia, Eagle Zhou, memastikan bahwa pekerjaan di lapangan tidak menemui kendala berarti. 

“Pembangunan pabrik kami masih berjalan sangat baik dan sesuai rencana. Saran serta dukungan dari pemerintah daerah dan otoritas terkait sangat membantu,” ujarnya dalam media gathering BYD di Palm Hill Golf Club Bogor, Kamis (11/12/2025).

Eagle Zhou Presiden Direktur BYD Indonesia bersama Luther Panjaitan Head of PR & Goverment BYD Indonesia di Acara Media Gathering BYD 2025 (Foto : Otodriver/Rangga D.A)

Jadi Basis Produksi EV Lokal

Dengan pembangunan yang kian cepat, BYD mulai menyusun rencana produksi untuk memenuhi kebutuhan pasar nasional. Pabrik tersebut digadang-gadang menjadi salah satu titik produksi strategis dalam perluasan portofolio kendaraan listrik rakitan Indonesia.

BACA JUGA

Zhou optimistis pembangunan bisa selesai sebelum 2025 berakhir. “Kami yakin fasilitas ini selesai pada akhir tahun dan produksi bisa dimulai pada awal 2026,” ungkapnya.

Model Baru Siap Dirilis Tahun Depan

Menyambut tahun 2026, BYD telah menyiapkan deretan model baru untuk memperkuat kehadirannya di segmen elektrifikasi. Fokus utama BYD tetap pada kendaraan listrik berbasis baterai (BEV).

“Kami akan terus membawa model yang sesuai kebutuhan masyarakat Indonesia. Tahun depan kami juga menambah jajaran BEV untuk pasar Tanah Air,” kata Eagle.

Namun, perkembangan industri ini tetap membutuhkan dukungan regulasi dari pemerintah. BYD menilai kolaborasi antara perusahaan dan pemerintah menjadi penentu keberhasilan percepatan adopsi EV.

“Awal 2026 kami sangat membutuhkan dukungan penuh dari pemerintah,” lanjutnya.

Perluas Infrastruktur: Dealer, SPKLU, hingga Home Charger

Selaras dengan pembangunan pabrik, BYD juga memperkuat ekosistem EV melalui penyediaan fasilitas pendukung. Sejak membuka dealer pertamanya, BYD sudah melengkapi jaringan penjualannya dengan stasiun pengisian daya yang dapat digunakan masyarakat.

“Sejak membuka diler, kami langsung menyediakan fasilitas pengisian daya untuk publik. Kami juga bekerja sama dengan PLN untuk menghadirkan home charger,” jelas Eagle.

Selain itu, BYD terus berdiskusi dengan berbagai instansi terkait untuk mempercepat penambahan titik pengisian daya di berbagai kota. Perusahaan meyakini perluasan infrastruktur merupakan kunci mempertahankan tren positif permintaan mobil listrik.

“Kami terus berkoordinasi dengan otoritas terkait untuk memperluas ketersediaan charger station,” tutup Eagle. (RA)


Tags Terkait :
BYD Pabrik BYD Subang Mobil Baru BYD Spesifikasi BYD Harga BYD
Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait


Berita
Pabrik Mobil Listrik BYD di Subang Hampir Rampung, Produksi Perdana Ditargetkan Awal 2026

DESK

1 hari yang lalu


Berita
Percepatan Pabrik BYD Dilakukan, Selesai 2025

BYD telah menyiapkan pabrik di Indonesia. Rencanannya akhir tahun 2025 ini segera dibuka.

11 bulan yang lalu

Berita
Rencana Jangka Panjang, BYD Siapkan Juga Daur Ulang Baterai Di Indonesia

BYD tak hanya hadir bikin mobil namun juga siapkan fasilitas daur ulang baterai di fasilitas pabrik Subang

1 hari yang lalu

Berita
Pabrik BYD Start Produksi Kuartal l Tahun Ini Di Subang

BYD kejar target, produksi pertama menggelinding dari pabrik kuartal pertama 2026 ini.

1 hari yang lalu


Berita
2026, BYD Bakal Bangun Pabrik Produksi Di Subang, Jawa Barat

BYD pastikan akan bangun pabrik perakitannya di Indonesia pada tahun 2026 mendatang.

1 tahun yang lalu


Berita
Pabrik BYD di Subang Masuk Tahap Persiapan Akhir, Produksi Ditargetkan Segera Berjalan

Pabrik BYD di Subang, Jawa Barat, memasuki tahap persiapan akhir. Produksi mobil listrik ditargetkan segera berjalan untuk pasar Indonesia dan regional.

23 jam yang lalu


Berita
BYD Kian Berjaya di Indonesia Dan Dominasi Pasar EV Dunia

BYD dominasi pasar EV Indonesia 2025 dengan 52% pangsa dan 54.000 unit terjual. Portofolio lengkap segmen sedan hingga MPV kuasai pasar lokal, saingi Tesla global.

1 hari yang lalu


Berita
VW Bangun Perakitan EV Di Indonesia?

VW jadi salah satu dari sembilan pabrikan yang bikin perakitan EV di Indonesia.

1 hari yang lalu


Terkini

Berita
Waspada Titik Lelah Saat Masuk Tol Wilayah Jawa Tengah

Jalur arteri juga patut diwaspadai karena pengguna jalannya sangat bervariasi

17 menit yang lalu


Berita
Ambisius, Jaecoo Akan Boyong Lebih Dari 5 Model NEV Di 2026

Jaecoo hadirkan lebih dari 5 model NEV di Indonesia 2026, termasuk SUV 7-seater HEV, PHEV, dan BEV. Ungkap Business Unit Director Jim Ma.

14 jam yang lalu


Berita
Fakta Yang Bikin Mobil EREV (Extender Range Electric Vehicle) Disebut Solusi Masa Depan

Renault EREV masa depan EV Eropa: CEO François Provost soroti range extender dengan mesin bensin generator untuk jarak tempuh lebih jauh.

14 jam yang lalu


Berita
Denza Z9GT Meluncur Semester II, Bagaimana BYD M6 PHEV?

Denza Z9GT dipastikan meramaikan pasar Indonesia. Selanjutnya BYD M6 PHEV kemungkinan juga melantai.

15 jam yang lalu


Berita
Insentif EV Dicabut? BYD Masih Tidak Naikkan Harga Mobilnya

BYD pertahankan harga mobil listrik sampai Q1 2026 meski insentif impor EV dicabut per 1 Januari. Atto 1 tetap Rp199 juta OTR Jakarta.

16 jam yang lalu