Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaBerita

PLN Tuntaskan Ribuan SPKLU Di Tiang Listrik Tahun Ini

Ketersediaan SPKLU secara masif tidak bisa ditunda lagi.
Berita
Selasa, 19 Agustus 2025 11:00 WIB
Penulis : Erie W. Adji
Pemanfaatan tiang listrik bisa jadi solusi untuk mempercepat penyebaran SPKLU di Indonesia (Foto :PLN)


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

OTODRIVER - Masifnya peredaran mobil listrik mau tidak mau membutuhkan ketersediaan jalur pengisian daya listrik yang lebih banyak sekaligus lebih merata secara nasional. 

Hal itulah yang mendorong PT PLN (Persero) perlu mempercepat terciptanya lebih banyak SPKLU (Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum). 

Telah dicanangkan berhasil memasang 1.000 SPKLU PLN EYE atau pole mounted charger alias yang berada di tiang listrik dan saat ini telah terwujud sebanyak 500 SPKLU. Seperti diungkapkan oleh Vice President Teknologi dan Inkubasi Produk Niaga, Nuraida Puspitasari, beberapa waktu lalu (14/8). 

Diterangkan lagi oleh Nuraida, seperti dikutip dari Antara, untuk memenuhi target 1.000 titik SPKLU model tiang listrik itu masih menghdapai sejumlah kendala di lapangan. Sebut saja soal pemeliharaan hingga keamanan bagi penggunanya.

BACA JUGA

Oleh karena itu, pihak PLN menjanjikan bahwa perusahaan mlik negara ini akan berupaya keras menjalankan penyediaan tersebut secara mandiri. Karena listrik yang ada saat ini secara kepemilikan memang dipunya oleh PLN sendiri. 

Mitra penyedia layanan isi ulang daya listrik diberikan kapling pada lokasi SPKLU yang membutuhkan lahan khusus.

Saat ini sudah terdapat dua tipe kapasitas SPKLU PLN EYE, yakni 7 kilo Watt (kW) dan 22 kW yang didesain PLN Enjiniring untuk Pole Mounted Charger baik yang model menempel di luar (tiang listrik beton) maupun model masuk dalam tiang (tiang besi).

Selanjutnya PLN bakal melakukan asessment dan perbaikan sehingga ke depan sudah terstandardisasi untuk seluruh SPKLU Pole Mounted Charging.

Nuraida Puspitasari menginformasikan lagi, sampai dengan saat ini, PLN berhasil menyediakan lebih dari 4.000 unit SPKLU, termasuk yang berada di tiang listrik,  yang tersebar di berbagai titik di Indonesia. 

Mengandalkan charging unit milik APM dan pemilik EV jelas tak mencukupi untuk mencapai pemerataan jaringan isi ulang daya listrik secara nasional (Foto : Otodriver/Erie W. Adji)
Kehadiran EV di segmen City Car membuat keberadaan SPKLU secara luas jadi tak terbendung (Foto : Otodriver/Erie W. Adji)

SPKLU di kantor Pos

Salah satu upaya untuk menambah ketersediaan SPKLU adalah dibukan kolaborasi antara pihak PLN dengan mitra yang memang sudah punya lahan khusus dalam bisnisnya. Seperti yang dilakukan dengan PT Pos. 

Kolaborasi strategis ini dinilai mampu menjangkau titik-titik strategis yang belum dijamah operator swasta.

Beberapa waktu lalu PT Pos melalui anak usahanya PT Pos Properti Indonesia, akan membangun Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik atau SPKL di aset-aset strategis yang perusahaan losgistik nasional ini.

Inisiatif itu dilakukan melalui kerja sama dengan PT Utomo Chargeplus Indonesia, dan akan mencakup pembangunan 1.823 titik pengisian daya yang tersebar di berbagai kota besar di Indonesia.

Banyak lokasi kerja PT Pos yang berada di lokasi yang masih belum dijamah oleh mitra PLN merupakan nilai tambah dari peran perusahaan yang embrionya sudah ada sejak tahun 1746 itu. 

Beberapa waktu lalu (17/8), PT PLN juga telah meresmikan pemanfaatan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) tiang di PLN ULP Belanti Padang, Sumatra Barat, yang menjadi SPKLU tiang pertama di luar pulau Jawa.

Direktur Ritel dan Niaga PT PLN Adi Priyanto, masih dikutip dari Antara, menyebutkan bahwa inovasi SPKLU tiang lahir untuk menjawab tantangan sulitnya lahan, tingginya biaya instalasi dan konstruksi. 

Pemanfaatan aset berupa tiang listrik yang sudah ada menjadi SPKLU diharapkan akan lebih terjangkau bagi masyarakat baik dari segi lokasi maupun biaya. SPKLU tiang yang baru diresmikan itu merupakan titik yang ke-80 di area Sumatra Barat.

Saat ini PLN sudah menyediakan 62 titik SPKLU di seantero Sumatra Barat. Tahun ini juga sudah ada tambahan 18 titik SPKLU tiang. Targetnya ada lagi penambahan 11 titik SPKLU. (EW)

Charging Station mandiri masih terpusat di kota-kota besar (Foto : Otodriver/Erie W. Adji)
Kebutuhan SPKLU bagi sektor logistik dan transportasi massal juga sudah makin mendesak (Foto : Otodriver/Erie W. Adji)

Tags Terkait :
Spklu Tianglistrik
Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait


Berita
PLN Tuntaskan Ribuan SPKLU Di Tiang Listrik Tahun Ini

Ketersediaan SPKLU secara masif tidak bisa ditunda lagi.

3 bulan yang lalu


Berita
Konsumsi Listrik Untuk EV Naik 479 Persen Saat Nataru

Ada dua ratusan ribu aktivitas isi daya listrik selama masa liburan akhir tahun 2025 hingga awal 2026.

1 hari yang lalu


Berita
Periklindo Eletric Vehicle Show (PEVS) 2024 Berikan Gambaran Perkembangan Mobil Listrik di Indonesia

PEVS selalu mengalami peningkatan dan perkembangan dari tahun ke tahun

1 tahun yang lalu


Berita
Periklindo: Road Map Elektrifikasi Nasional Tetap Berjalan

Terus percepat transisi ke kendaraan listrik

1 tahun yang lalu


Terkini

Bus
Transjakarta Tunda Kenaikan Tarif, Karena Kondisi Ekonomi Belum Kondusif

Subsidi untuk angkutan umum lebih penting dibandingkan untuk kendaraan pribadi.

20 jam yang lalu


Berita
Changan Intensif Siapkan Baterai Solid State Untuk EV

Peta permainan mobil listrik global semakin mengerucut demi mencari tingkat efisiensi energi maksimal dan keamanan berkendara yang optimal.

20 jam yang lalu


Berita
Produk Elektrifikasi Mendominasi Singapore Motorshow 2026

Singapore Motorshow 2026 sebagai bagian dari fondasi menuju bebas karbon 2040.

1 hari yang lalu

Berita
Ternyata Ini Perbedaan Penggerak Antara Toyota Yaris Cross Dengan Veloz Hybrid

Toyota Veloz HEV alias Veloz bermesin hybrid baru saja melakukan debutnya pada penghujung tahun 2025 lalu melalui ajang Gaikindo Jakarta Auto Week 2025. Ini Bedanya dengan Yaris Cross hybrid.

1 hari yang lalu


Bus
Pasca Kecelakaan Di Semarang, PO Cahaya Trans Dibekukan

Operator harus menyusun ulang struktur bisnisnya secara menyeluruh

1 hari yang lalu