Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaMobil Listrik

Menguji Hyundai Kona Electric PP Jakarta-Yogyakarta, Hanya Butuh Rp400 Ribuan

Mobil listrik saat ini mulai mengalami pergeseran, tak hanya mumpuni untuk rute dalam kota saja, namun layak untuk perjalanan jarak jauh
Mobil Listrik
Jumat, 19 September 2025 09:20 WIB
Penulis : Suryo Sudjatmiko
Kona Electric (Foto : Otodriver/Suryo Sudjatmiko)


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

OTODRIVER - Mobil listrik saat ini mulai mengalami pergeseran, tak hanya untuk transportasi yang mumpuni untuk rute dalam kota saja. Seiring dengan infrastruktur yang semakin bertumbuh dengan diperbanyaknya charging station. Mobil listrik kini bisa diandalkan dalam keluar kota.

Dalam perjalanan kali ini, Otodriver menggunakan Hyundai Kona Electric Signature Long Range dari Jakarta hingga Yogyakarta.

Bagaimana dengan konsumsi baterainya?

Saat berangkat Kona rakitan Indonesia ini indikator baterainya menunjukkan 90%. Mobil diisi tiga orang dengan bagasi penuh, perjalanan pun dimulai saat menjelang senja.

BACA JUGA

Pengisian setrum pertama kali terjadi di rest area km 57A dan melakukan pengisian sebanyak 14,96 kWh untuk kembali ke posisi 100%. Biaya yang dikeluarkan hanya Rp 38.387 saja. 

Selanjutnya perjalanan dilanjutkan dan mobil kembali melakukan pengisian di SPKLU di rest area km 379A saat baterai menunjukkan angka 32%. Baterai kembali diisi setrum hingga 95% dengan biaya Rp 113.380. 

Mengisi setrum Kona Electric di SPKLU PLN Gedong Kuning Yogyakarta (Foto : Otodriver/Suryo Sudjatmiko)

Perjalanan pun dilanjutkan dan melewati Tol Jogja-Solo menuju destinasi di Yogyakarta. Tercatat jarak tempuh di 559 km dan baterai tersisa 41%.

Kami kembali melakukan pengisian di kantor PLN di Gedong Kuning Yogyakarta dengan kondisi baterai 34% dan mengisi penuh hingga 100% dengan biaya Rp 110.029. Selanjutnya lingkar kemudi diarahkan menuju Kebumen dengan melewati jalur Deandles yang terbentang di sepanjang pesisir Selatan Jawa sepanjang 110 km. Jalur pulang pun tetap melalui jalur yang sama  dengan jarak 112 km kembali ke Yogyakarta. 

Perjalanan sepanjang kurang lebih 222km kecepatan rata-rata sekitar 50-60 km/jam tersebut menyisakan baterai di kondisi 62% saja.

Singkatnya perjalanan balik ke Jakarta dilakukan sehari setelahnya. Pengisian kembali kembali dilakukan di SPKLU PLN Gedong Kuning Yogyakarta. Biaya yang dikeluarkan Rp 78.688 dan baterai terisi hingga 92%.

Infrastruktur pengisian listrik masih menjadi masalah terutama di kota-kota kecil (Foto : Otodriver/Suryo Sudjatmiko)

Perjalanan dilanjut dan menyempatkan mampir ke Semarang dan selanjutnya kembali menjajaki tol Trans Jawa menuju ke Jakarta.

SPKLU di rest area km 360 B, kami lakukan pengisian dan baterai kembali terisi sebanyak 29.61 kWh dengan besaran nominal Rp 80.357 dengan kondisi baterai 93%.

Perjalanan pulang yang dicatat sejauh sekitar 557 km kemudian tuntas dan kami kembali ke titik keberangkatan. Dan  Baterai menunjukkan posisi 26% saja.

Jika ditotal dari keberangkatan hingga kepulangan tercatat Rp 474.720 untuk biaya pengisian listrik. Sedangkan jarak total yang ditempuh adalah 1.354 kilometer.

Masih ada kendala

Masalah klasik mobil listrik ada pada lamanya pengisian setrum, apabila dibandingkan dengan mobil konvensional, walau pun sudah mengunakan fasiltas pengisian cepat (fast charging). Namun SPKLU DC  yang tersedia di rest area belum semuanya merupakan jenis ultra fast charging. 

Selain itu setiap EV punya kemampuan yang berbeda untuk menerima pengisian cepat. Sehingga waktu yang dibutuhkan antara satu dan lain model EV akan berbeda.

Perjalanan yang kami lakukan ini memang bertepatan dengan libur panjang dan SPKLU sepanjang tempat kami berhenti selalu ditemui EV yang sedang melakukan charging. Bahkan kami sempat antre untuk pengisian daya. 

Agak susah membayangkan apabila menggunakan EV murni untuk perjalanan dengan jalur padat semisal libur Lebaran. Bisa dibayangkan bakal terjadi antrean pengisian daya untuk EV yang pastinya jauh lebih padat dibanding yang kami temui dalam perjalanan ini. Semoga ke depannya jumlah stasiun pengisian daya semakin banyak dipasang di jalur padat terutama untuk pengisian fast charging dengan daya tinggi. (SS)


Tags Terkait :
EV Hyundai Kona EV Tol Trans Jawa
Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait


Mobil Listrik
Menguji Hyundai Kona Electric PP Jakarta-Yogyakarta, Hanya Butuh Rp400 Ribuan

Mobil listrik saat ini mulai mengalami pergeseran, tak hanya mumpuni untuk rute dalam kota saja, namun layak untuk perjalanan jarak jauh

2 bulan yang lalu


Berita
Hyundai Creta Terbaru Tertangkap Kamera di Tol Trans Jawa, Ini Bocorannya

Hyundai Creta terbaru tertangkap kamera tengah melakukan pengujian di tol trans jawa. Begini bocorannya

1 tahun yang lalu


Berita
YLKI: Isi Daya Mobil Listrik Arus Mudik Dan Balik Tidak Ada Keluhan

Untuk konsumsi sekitar 4.000 unit kendaraan listrik di musim liburan Lebaran 2024

1 tahun yang lalu

Tips
Mudik Pakai Mobil Listrik, Gunakan Strategi Ini

Mudik pake mobil listrik perlu strategi

1 hari yang lalu


Berita
Mau Diantar Ke Bandara Pakai Palisade? Begini Caranya

Hyundai berkolaborasi dengan Garuda Indonesia untuk memberikan layanan city check-in untuk memungkinkan konsumen diantar ke bandara dengan Palisade.

2 tahun yang lalu


Berita
SPY SHOT: Hyundai Creta di Jalanan Indonesia, Meluncur Akhir Tahun

Hyundai tengah merampungkan pabrik mereka yang terletak di Cikarang. Kemungkinan besar Hyundai Creta adalah model pertama yang lahir di pabrik tersebut.

4 tahun yang lalu


Berita
China Siapkan Bahan Baterai Dari Plastik, Siap Gantikan Kobalt dan Lithium

China kembangkan baterai EV polimer gantikan kobalt lithium. Tahan suhu -70°C hingga 80°C, aman saat ditusuk, fleksibel, dan berkelanjutan dengan 250Wh/kg.

1 hari yang lalu


VIDEO: Crash Test Changan Deepal SO5 (Euro NCAP)

Changan Deepal SO5 berhasil menjalani Crash Test dari lembaga Euro NCAP pada bulan Desember 2025 lalu

Crash Test | 1 hari yang lalu


Terkini

Berita
Xpeng Siapkan Mekanik Terbang Untuk Wilayah Yang Belum Ada Dealer

Bagian dari komitmen penuh untuk menghadirkan standar kenyamanan memilik Xpeng

3 jam yang lalu


Berita
Jaecoo Akan Beri Sanksi Tegas Bagi Yang Lakukan Mark Up Harga J5

Jaecoo Indonesia siapkan sanksi tegas mark up harga Jaecoo J5 bagi dealer. Pemesanan capai 15.000 unit hingga Maret 2026 akibat tingginya minat.

9 jam yang lalu


Berita
Jeep Ajukan Paten Untuk Penempatan Winch Pada SUV EVnya

Winch dengan penempatan unik ini rencananya akan diperkenalkan pada Jeep Recon Trail Rate

10 jam yang lalu


Berita
Hadir Tahun Ini Juga, Jetour T2 PHEV Bakal Dibanderol Rp 150 Juta Lebih Mahal

Harga Jetour T2 PHEV Indonesia indikatif Rp 838 juta, hadir semester II 2026. Lebih mahal Rp 150 juta dari varian AWD Rp 588 juta, spesifikasi 1.5L turbo PHEV 385 PS.

10 jam yang lalu


Berita
Maxus Buka Dealer Besar Di Jaksel, Fasilitasi Konsumen Premium

Maxus membuka dealer terbesar mereka. Terletak di kawasan strategis TB Simatupang.

11 jam yang lalu