Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaBerita

Mobil Bukan Penyumbang Terbesar Polusi Udara Jakarta

Dari data yang ada sebanyak 24,5 juta kendaraan bermotor di Jakarta dan 78 persen adalah pengguna motor.
Berita
Rabu, 6 September 2023 09:00 WIB
Penulis : Gemilang Isromi Nuar


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

OTODRIVER - Polusi udara yang terjadi di kawasan Ibu Kota saat ini dinilai karena kendaraan bermotor berbahan bakar bensin, baik itu motor maupun mobil.

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan yang juga ditunjuk untuk mengatasi masalah polusi di Jakarta mengatakan pemerintah kini tengah melakukan pengecekan karbon atau emisi yang dihasilkan motor dan mobil berbahan bakar bensin.

"Transportasi itu penyebab polusi yang parah, karena emisi segala macam mobil-motor itu. Nah itu kita percepat proses EV (Electric Vehicle)," kata Luhut di Istana Negara.

Namun siapa penyumbang emisi terbanyak?. Sepeda motor menghasilkan beban pencemaran per penumpang paling tinggi dibandingkan mobil. Dari data yang ada sebanyak 24,5 juta kendaraan bermotor di Jakarta dan 78 persen adalah pengguna motor.

BACA JUGA

Diketahui,  pertumbuhan kendaraan bermotor per tahun sebesar 5,7 persen atau setara 1,2 juta unit dan sepeda motor 6,38 persen atau setara 1,04 juta unit.

"Dalam catatan kami per 2022 itu ada 24,5 juta kendaraan bermotor dan 19,2 juta lebih itu sepeda motor," ujar Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya Bakar di kantor presiden, Senin (14/8).

Tidak hanya itu, tingkat kepatuhan masyarakat Jakarta terhadap kewajiban uji emisi masih sangat rendah. Jakarta Barat hanya 7,45 persen, Jakarta Selatan hanya 4,53 persen, Jakarta Pusat hanya 3,86 persen, Jakarta Timur hanya 4,72 persen, dan Jakarta Utara sebanyak 10,69 persen.

"Uji emisi merupakan langkah yang sangat tepat dan perlu dilakukan dengan hasil yang bisa dirasakan segera," kata Siti.

Untuk mobil selain jumlah sedikit dibanding motor dalam menghasilkan polusi, juga terdapat teknologi Catalytic Converter yang dapat menurunkan emisi dari kendaraan.

Dikutip dari Suzuki.co.id Catalytic converter adalah alat yang diciptakan untuk mengurangi emisi gas buang karbon dari kendaraan. Khususnya untuk kendaraan pribadi seperti mobil. Ada berbagai jenis emisi gas buang yang merupakan polutan. 

Seperti hidrokarbon, karbon monoksida, nitrogen oksida dan sejenisnya. Alat catalytic converter ini sendiri memiliki bentuk mirip dengan sarang lebah. Sebelum akhirnya emisi gas buang dikeluarkan melalui knalpot akan melewati komponen ini. 

Cara kerjanya sendiri adalah saat gas buang menyentuh katalisator yang terbuat dari logam, maka akan terjadi reaksi kimia. 

Reaksi tersebut akan menghilangkan kandungan atau senyawa berbahaya dalam gas buang. Oleh karena itulah gas buang yang keluar dari knalpot menjadi lebih ramah lingkungan. Sedangkan katalisator dari bahan logam juga tidak akan berubah sifatnya. 

Namun pengguna mobil jangan bersenang dulu, dalam proses penilangan uji emisi polisi mengincar mobil khususnya mobil-mobil tua (motuba) yang jadi prioritas. Karena mobil tahun lama dianggap memiliki teknologi mesin yang tak memenuhi standar emisi.

“Memang mobil-mobil tahun tua yang umurnya di atas 5 tahun, apalagi 10 tahun atau 20 tahun, itu kami jadikan prioritas (tilang uji emisi),” ucap Kepala Urusan Pembinaan Operasi (KBO) Lantas Jakarta Barat AKP Sudarmo dikutip dari Kompas. (GIN)


Tags Terkait :
Polusi Udara Mobil Motor Uji Emisi
G

Gemilang Isromi Nuar

Penulis

Jurnalis lulusan IISIP Jakarta sejak 2013. Berpengalaman di tabloid, harian, dan media online hingga kini di Otorider. T...

Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait


Berita
Daihatsu Resmikan Pabrik Canggih Ke-6 Berkonsep Netralitas Karbon

Semakin intensifkan proses produksi yang ramah lingkungan sembari terus kembangkan produk massal yang juga ramah lingkungan.

3 bulan yang lalu


Bus
Transjakarta Tunda Kenaikan Tarif, Karena Kondisi Ekonomi Belum Kondusif

Subsidi untuk angkutan umum lebih penting dibandingkan untuk kendaraan pribadi.

4 bulan yang lalu


Berita
Penjualan Mobil Listrik Hanya Besar Di Jabodetabek

Tren kendaraan listrik terus meningkat di Indonesia.

9 bulan yang lalu


Berita
Mau Coba Mobil Vinfast VF e34? Tinggal Pesan Lewat Gojek

Hasil kemitraan strategis Green SM dengan Gojek.

11 bulan yang lalu


Terkini

Berita
BYD Tech Culture Fest 2026 Resmi Digelar, Kenalkan Teknologi Dual Mode hingga Wahana Test Drive

BYD Tech Culture Fest 2026 Dual Mode diperkenalkan di acara yang digelar gratis 20-24 Mei 2026 di Parkiran Selatan GBK Senayan. Pengunjung dapat menjajal test drive dan teknologi PHEV terbaru.

1 jam yang lalu


Berita
SAG Luncurkan Van Listrik Max dan Perkenalkan REEV Bus di Busworld 2026

Peluncuran SAG Max van listrik di Busworld 2026 menjadi fokus PT SAG yang juga memperkenalkan REEV Bus sebagai solusi transportasi rendah emisi di Indonesia.

1 jam yang lalu


Berita
Alasan Changan Berani Menghadirkan REEV Pertama Di Indonesia

Changan Deepal S05 REEV pertama di Indonesia diperkenalkan sebagai solusi elektrifikasi adaptif. CEO Changan Indonesia paparkan alasan teknologi ini sesuai kebutuhan pasar dan infrastruktur lokal.

7 jam yang lalu


Berita
Mercedes-AMG GT 4-Door Debut Dunia, Intip Kehebatannya

Mercedes-AMG GT 4-Door listrik debut dunia sebagai generasi kedua berbasis platform AMG.EA dengan dua varian GT55 dan GT63 yang menawarkan tenaga hingga 1.169 PS.

8 jam yang lalu


Berita
7 Seater VinFast Meluncur Dengan Harga Tak Sampai 500 Juta

Harga VinFast VF MPV 7 di Indonesia dimulai dari Rp 345 juta OTR Jakarta dengan opsi baterai berlangganan. MPV listrik 7 seater ini diproduksi di pabrik Subang dan memiliki jangkauan 450 km.

9 jam yang lalu