Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaBerita

Penumpang Harus Cermat Memilih Bus Untuk Pariwisata

Calon penumpang harus jeli dalam melihat kondisi bus yang akan digunakan untuk berwisata.
Berita
Senin, 7 Maret 2022 17:00 WIB
Penulis : Benny Averdi


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Kabar tidak menyenangkan, kembali terdengar. Sebuah bus pariwisata Al-Mubarok, terbakar di Tol Malang, beruntung tak ada korban jiwa di kejadian tersebut.

Banyak spekulasi mengenai penyebab terbakarnya bus tersebut. Namun yang jelas, dikabarkan, api berasal dari bagian belakang bus.

Seperti diketahui, saat ini sudah cukup banyak bus yang menempatkan mesin di bagian belakang, tentunya jika dilihat sebagai potensi penyebab terbakar, di bagian tersebut salah satu yang memiliki potensi.

Apalagi, jika pemilik bus tidak melakukan perawatan dengan rutin, tentunya potensi timbulnya penyebab kebakaran akan semakin banyak. Seperti kabel terkelupas atau bagian yang mudah terjadi percikan api ada di ruang di bagian belakang itu.

BACA JUGA

Namun, sebagai penumpang, hendaknya memperhatikan hal-hal yang bakal memicu terjadinya kebakaran, seperti diungkapkan oleh Ahmad Wildan, Senior Investigator KNKT. Dilansir dari Bisnis.com, Ahmad Wildan mengatakan sebagai upaya meningkatkan aspek keselamatan dari adanya sistem kelistrikan yang terdapat di dalam bus.

Pemicu terjadinya kebakaran itu ada tiga yang disebut dengan segitiga api, di antaranya, adanya oksigen, benda mudah terbakar (flammable) dan pemantik atau sumber api.

"Jadi tugas bapak ibu kalau naik sebuah bus tidak perlu cari oksigen dan benda mudah terbakar karena itu sudah banyak. Tinggal identifikasi, cermati hal-hal apa saja yang bisa memantik atau menimbulkan sumber api di sebuah bus," katanya.

Dia menyebut sumber api pada sebuah bus bisa disebabkan dari tiga hal. Pertama perilaku manusia yang membuang rokok sembarangan, dari peristiwa alam seperti petir, dan dari instalasi kelistrikan atau korsleting listrik.

Sehubungan dengan korsleting listrik, kita harus memperhatikan adanya isolasi kabel yang terbuka, kabel yang digunakan tidak sesuai baik ukuran maupun jenisnya, penyambungan kabel yang kurang tepat sehingga terjadi kebocoran arus listrik, kabel atau peralatan listrik yang basah, beban arus berlebih hingga kabel yang terkena benda tajam.

"Kita harus waspadai kalau ada kabel yang terbuka. Ketika kabel dilewatkan ke sebuah lubang yang tajam maka dia akan tergesek dan terbuka. Nah ketika dia terbuka isolasinya, dia akan berisiko korsleting dan terbakar," jelas Wildan.

Tentunya, sebagai calon penumpang, kita tak perlu ragu untuk ikut memperhatikan kondisi bus yang akan digunakan. Jangan sampai niat berwisata malah jadi petaka.


Tags Terkait :
Bus Terbakar Tol Malang Jasa Marga
B

Benny Averdi

Penulis

test

Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait


Berita
Penumpang Harus Cermat Memilih Bus Untuk Pariwisata

Calon penumpang harus jeli dalam melihat kondisi bus yang akan digunakan untuk berwisata.

4 tahun yang lalu


Truk
Kecelakaan Truk Ciawi : Darurat Operasional Truk Di Indonesia!

Operator truk harus ikut diselidiki

1 tahun yang lalu

Bus
Biaya Apa Saja Yang Masuk Di Harga Sewa Bus Pariwisata?

Pahami agar tak ada salah paham

1 tahun yang lalu


Berita
Bus Pariwisata Angkut Siswa TK Terbakar Di Tol

Tidak ada korban jiwa akibat kesigapan awak bus

1 tahun yang lalu

Berita
Ditlantas Polda Jabar: Bus ‘Laka Subang’ Pernah Terbakar April Lalu

Setelah itu dilakukan penggantian nama bus

1 tahun yang lalu


Berita
Duh, Bus Pahala Kencana Mau Ke Bali Terbakar Di Tol Jatim

Diawali gesekan pelek dengan permukaan jalan

2 tahun yang lalu


Berita
Di Jalur “Contra Flow”: Tidak Boleh Pindah Lajur!

Jika diabaikan akan fatal akibatnya

2 tahun yang lalu

Berita
Sopir Primajasa: Saya Coba Menghindari Ke Kiri…

Sayang jaraknya dengan Daihatsu Gran Max nahas terlalu dekat

2 tahun yang lalu


Terkini

Mobil Listrik
Citroen Akan Hidupkan Kembali 2CV Sang Siput Kaleng Dalam Wujud EV

Pabrikan berlogo double chevron ini akan menghadirkan kembali 2CV dalam wujud mobil listrik dengan harga terjangkau.

7 jam yang lalu


Berita
Jaecoo J8 SHS-P ARDIS, Mobil Bertenaga 530 Hp Yang Hanya Butuh Biaya Operasional Rp 20 ribu Perhari

SUV AWD ini digerakkan dengan sistem hybrid pintar yang efisien sehingga memungkinannya menelurkan daya 530 hp dengan konsumsi BBM yang irit.

8 jam yang lalu


Berita
Geely Resmikan Dua Dealer Sekaligus, Tangsel Dan Jakbar

Geely resmikan dua dealer baru di Tangsel dan Jakbar sebagai bagian dari perluasan jaringan 3S untuk meningkatkan layanan konsumen di Jabodetabek.

19 jam yang lalu


Berita
Incar First Buyer, Daihatsu Tetap Unggul Di Segmen LCGC

Daihatsu unggul LCGC first car buyer lewat strategi penargetan konsumen. Hingga April, penjualan ritel capai 46.953 unit dengan pangsa pasar 16,3 persen dan posisi merek otomotif nomor dua.

22 jam yang lalu


Berita
Layu Sebelum Berkembang, LiDAR Perangkat Canggih Yang Justru Mulai Ditinggalkan Sebelum Mendunia

Alasan LiDAR ditinggalkan Tesla Xpeng Volvo karena biaya tinggi, keterbatasan cuaca, dan perkembangan kamera berbasis AI. Produsen otomotif mulai beralih dari sensor laser ini.

22 jam yang lalu