Menu


Terhubung Bersama Kami

OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Bustruck.id. All rights reserved.
BerandaMobilityTruk

Kecelakaan Truk Ciawi : Darurat Operasional Truk Di Indonesia!

Operator truk harus ikut diselidiki
Truk
Rabu, 5 Februari 2025 12:00 WIB
Penulis : Erie W. Adji
Penyelidikan kecelakaan kendaraan besar tidak hanya sampai di faktor pramudi, manajemen operasional pihak operator juga wajib diselidiki (Foto :Otodriver)


BUS-TRUCK – Kapolresta Bogor Kota Kombes Eko Prasetyo menyatakan korban kecelakaan maut di Gerbang Tol (GT) Ciawi pekan ini (4/2), di Kelurahan Katulampa, Kota Bogor, Jawa Barat, ada delapan meninggal dunia dan 11 orang korban luka-luka.

Kombes Eko menjelaskan lebih lanjut, seperti dikutip dari Antara, peristiwa tragis itu terjadi di ruas jalan Tol Bogor Jakarta tepatnya di Gate Tol Ciawi 2 pada pukul 23.30 WIB.

Saat itu truk dengan muatan galon melaju dari arah Ciawi menuju Jakarta, kemudian mengalami rem blong tepat di gerbang tol. "Diduga kendaraan tersebut mengalami gagal fungsi rem (rem blong) sehingga menabrak rangkaian kendaraan yang sedang melakukan transaksi (pembayaran e-tol) tiga kendaraan hancur terbakar, tiga kendaraan lainnya mengalami kerusakan," ujar Kombes Eko menjelaskan.

BACA JUGA

Penindakan jangan hanya ke pramudi

Catur Wibowo dari DSTC Defensive & Safety Driving Consulting, yang dihubungi langsung (5/2) menyebutkan bahwa kejadian yang selalu berulang-ulang dengan korban yang tidak sedikit sudah bisa dijadikan moment untuk menyatakan bahwa kondisi operasional  dunia truk di Indonesia dalam kondisi darurat.

“Tidak bisa lagi dianalisa dari satu sisi saja, misalnya dari faktor defensive maupun safety driving,” ujar pria mantan jurnalis otomotif yang juga penggiat kegiatan offroad serta outdoor itu.

Sejurus kemudian pria yang tinggal di kota Bandung itu memberi gambaran, jika proses penyelidikan sebuah kecelakaan hanya mengambil sudut pandang dari soal, misalnya, defensive driving saja maka yang terjadi sebenarnya tidak ada penyelesaian atas potensi kecelakaan serupa di kemudian hari. 

Baca juga:MTI: Regulasi Untuk Sopir Perlu Dibuat Segera

Baca juga:Inilah Kisah Klasik Penyebab Rem Blong Kendaraan Besar

Jusri Pulubuhu, Training Director sekaligus Founder dari Jakarta Defensive Driving Consulting (JDDC) juga memberikan catatan ke Bus-Truck.id (19/7/2022) perihal bagaimana penyelidikan komperhensif jika terjadi kendaraan umum mengalami kecelakaan di jalan. 

 “Kita harus melihat kejadian ini dari sisi contributor factor-nya, jangan reaktif,” ungkap Jusri.  

Karena menurut Jusri lebih lanjut, faktor pramudi memang bisa jadi pihak diduga ikut jadi penyebab kejadian, tetapi jika yang bersangkutan berada di bawah naungan sebuah institusi yang kegiatannya di bidang trasnportasi maka persoalan bisa berlanjut ke sisi operator. 

“Harus dilihat bahwa pengemudi bukan faktor tunggal jika kendaraan yang dikemudikannya mengalami kecelakaan,” wanti Jusri kala itu.

Pria yang kerap kali jadi “Road Captain” dalam berbagai kegiatan turing bermotor itu lebih mengarahkan dugaan pada soal proses pra perjalanan sebagai titik awal penyelidikan. 

Fleet management operator kendaraan harus diaudit kalau ada kejadian seperti itu.  “Hal yang berkaitan dengan adanya persoalan ‘rem blong’ yang tidak bisa dilepaskan dari soal pengelolaan operasional kendaraan sampai pemeriksaan kelaikan maupun pengadaan suku cadang. Tidak semudah itu bilang penyebabnya rem blong ataupun kelalaian pengemudi saja,” jabar Jusri lagi.

Ditegaskan lagi oleh pria yang sudah lebih dari 40 tahun menggeluti soal ‘road safety’ itu, salah satu solusi agar kejadian dengan karakter masalah serupa tidak terulang memeriksa ulang bagaimana perusahaan yang bergerak di bidang transportasi menjalankan proses kerjanya. “Efek jeranya di situ yang perlu ditelaah sebenarnya,” pungkas Jusri. (EW)

Baca juga: Lagi, Kecelakaan Rem Blong Di Cimahi, Nyaris Rutin’ Tiap Tahun

Baca juga:Mengapa Uji KIR Perlu Dilakukan Rutin?

Perusahaan angkutan justru jadi titik awal proses pramudi mengemudikan kendaraan untuk menghindari kecelakaan  (Foto : Otodriver)


Tags Terkait :
Kecelakaan Truk Ciawi Remblong Dishub Ditlantas Ujikir Perusahaan
Bagikan Ke :


Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait


Truk
Akibat Microsleep, Sopir Tewaskan Dirinya Sendiri

Microsleep sangat berbahaya dan berpotensi kehilangan nyawa. Tapi bisa diatasi.

1 bulan yang lalu


Bus
Ini Bedanya Mengantuk dan Microsleep, Keduanya Bisa Mematikan

Masih jadi bahaya laten pengemudi bus maupun truk.

1 bulan yang lalu


Truk
Truk Lagi-Lagi Rem Blong di Bekasi, Hilangkan Nyawa Sia-Sia

Perawatan kendaraan menjadi salah satu pangkal masalah.

2 bulan yang lalu


Truk
Isuzu Berikan Tips Untuk Tingkatkan Safety dan Efisiensi Armada

Melalui maksimalisasi fitur cerdas MyIsuzuID dan Isuzu Link

2 bulan yang lalu


Terkini

Van
Chery Membuat Van Tenaga Listrik Yang Dinamakan Delivan

Dalam pemasarannya akan masuk kawasan Eropa terlebih dahulu.

9 jam yang lalu

Truk
Persiapan Hampir Rampung, Larangan ODOL Tetap Januari 2027

Akan ada ETLE khusus kendaraan angkutan barang.

1 hari yang lalu


Truk
Hasil Pertama Kolaborasi Toyota dan Daimler Trucks, Medium Truck Yang Lebar

Dibangun dengan basis truk Hino, dipasarkan dengan label Mitsubishi Fuso.

5 hari yang lalu


Truk
Mengenang Peter Cullen dan Mengenal Truk yang Jadi Optimus Prime di Transformers

Selama lebih dari 40 tahun, karakter Optimus Prime menggunakan tiga truk yang kemudian menjadi icon Hollywood

1 minggu yang lalu


Pikap
VW Tukan Siap Hadir Sebagai Pikap Ringan Bermesin Mutakhir

Ada pilihan mengadopsi transmisi canggih Tiptronic dan mesin TSI.

1 minggu yang lalu