Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaBerita

Di Jalur “Contra Flow”: Tidak Boleh Pindah Lajur!

Jika diabaikan akan fatal akibatnya
Berita
Selasa, 9 April 2024 06:00 WIB
Penulis : Erie W. Adji


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

OTODRIVER- Kejadian fatal telah terjadi di H-2 lebaran 2024, dimana sebuah Daihatsu Gran Max diduga keluar jalur “contra flow” dan kemudian ‘adu kambing’ dengan bus Primajasa yang melaju berlawanan arah. Kecelakaan terjadi di titik Km 58 ruas tol Jakarta-Cikampek (8/4).

Posisi Daihatsu Gran Max berada di jalur yang berlawanan arah menuju Timur. Menurut pengakuan pengemudi bus, Heri, yang membawa bus dari Bandung (menuju arah Barat, Red) dan sesampainya di Km 58 ia dikagetkan dengan adanya minibus yang berlawanan arah dan berada keluar jalur kemudian berada pada lajur yang sama dengan bus.  

"Terus tiba-tiba ada Gran Max menghindari dan menabrak bagian depan keluar dari jalur contra flow," kata Heri di lokasi kejadian, seperti dikutip dari Warta Kota Live. Seketika itu itu juga ia mengarahkan busnya ke arah kiri. Namun benturan keras dengan Gran Max tetap tidak bisa terhindarkan, 13 nyawa yang seluruhnya berada di minibus nahas itu meninggal dunia.   

Baik Daihatsu Gran Max, dan Daihatsu Terios yang berada di belakang bus kemudian terbakar sesaat usai benturan keras dengan bus.

BACA JUGA

Kejadian ini bak semakin mengingatkan lagi bagi setiap pengemudi bahwa memutuskan untuk menjalani perjalanan mudik jelas bukanlah perjalana biasa.    

Pengguna jalan tol diimbau untuk tetap berada di jalurnya ketika mengikuti jalur contraflow atau lawan arah dan mengikuti petunjuk dari petugas di lapangan dalam rangka mencegah terjadinya kecelakaan.

“Mudik itu pasti suasananya extraordinary, jadi perlu persiapan yang extra juga mengingat situasi dan kondisi jalan agak susah diprediksi. Situasi yang dimaksud bukan hanya saat perjalanan menuju kota tujuan saja, selama di kota tujuan serta perjalanan saat kembali ke kota asal menjadi ‘satu paket persiapan’,” jabar Catur Wibowo dari DSTC Defensive & Safety Driving Consulting (4/4).  

Sejurus kemudian dijelaskan bahwa persiapan itu berhubungan dengan sosok pengemudi, dan penumpang. Menurutnya mengemudikan kendaraan di masa arus mudik, maupun arus balik, dan selama berada di area kampung halaman sekalipun bisa memakan waktu yang lebih panjang dibandingkan kegiatan mengemudi di hari biasa.

Kondisi terakhir Daihatsu Gran Max yang diduga pencetus kecelakaan di Km 56 Tol jakarta Cikampek 8 April 2024

Tidak boleh menyalip, pindah lajur hanya karena alasan emergency, dan bisa menepi ke sebelah kiri jalan

Patut diingat juga, ditegaskan lagi oleh Catur, bahwa jalur “contra flow” saat musim libur Lebaran itu rekayasa lalu lintas di jalan. Opsi ini menggunakan jalur yang tidak ideal, semua pengemudi yang berada di area “contra flow” harus memberikan perhatian lebih pada tanda-tanda maupn rambu yang ada di jalur dan disiplin arahan petugas.

Haram yang namanya menyalip kendaraan lain yang sejalur “contra flow” kecuali ada kebutuhan bersifat emergency. “Jangan sampai salah, kecepatan tertinggi di lajur kanan dan terendah di sebelah sisi kiri, apabila seluruh jalur digunakan untuk “contra flow

“Batasi kecepatan dan pertahankan di kecepatan (maksimal, Red) 60-80 km/jam untuk menghindari terjadinya gap kecepatan yang berbeda,” tandas Catur.

Senior Manager Representative Office 1 PT Jasamarga Transjawa Tol, Amri Sanusi, dalam keterangan resminya (8/4),  "Kami mengimbau kepada seluruh pengguna Jalan Tol Trans Jawa jika mengikuti jalur contraflow mohon dipastikan untuk tetap berada pada jalurnya."

Diingatkan lagi oleh Amri agar pengguna jalan tol juga harus memastikan kondisi kendaraan dalam keadaan prima. "Kemudian saldo e-toll dalam keadaan cukup dan mengisi bahan bakar sebelum melakukan perjalanan, serta selalu berhati-hati dalam berkendara," tambahnya.

Selain itu saat lelah dalam berkendara, maka pengguna jalan tol harus beristirahat di tempat yang telah disediakan, mematuhi rambu-rambu serta ikuti arahan dari petugas di lapangan.

Tak urung, Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi, menyebut kecelakaan lalu lintas yang terjadi di kilometer 58 Jalan Tol Jakarta-Cikampek pada Senin pagi ini, disebabkan pengemudi dan pengguna tol yang tidak taat aturan.

Sementara itu dalam sebuah wawancara dengan sebuah stasiun televisi swasta pada Senin petang (8/4), Bigjen Pol. R. Slamet Santoso, sebagai Direktur Penegakan Hukum Korlantas Polri menegaskan, jika memang seorang pengendara yang berada di jalur "contra flow" merasakan ada masalah teknis maka dipersilakan menepikan kendaran ke sisi jalan sebelah kiri. "Silakan bisa menepi di sisi kiri kendaraan, jika dirasakan ada kendala pada kendaraannya," wanti mantan Kapolda D.I. Yogyakarta dan yang juga berasal dari Korps Lalu Lintas itu. (EW)


Tags Terkait :
Kecelakaan Tol Cikampek Contraflow Mudik Arusmudik Lebaran 2024 Korlantas Jasamarga Safetydriving Defensivedriving
E

Erie W. Adji

reporter

Jurnalis otomotif yang sudah malang melintang sejak 2000. Berpengalaman menulis berita seputar roda empat dari mobil pen...

Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait


Berita
Akibat Kabut Tebal, 200 Mobil Tabrakan Beruntun

Kendaraan yang terlibat kecelakaan tersebut berasal dari berbagai model, mulai dari mobil penumpang, pikap, mini bus, hingga truk

3 tahun yang lalu

Berita
Laka Beruntun Di GT Halim, Akibat Sopir Truk Yang Nekad

Bisa jadi pernah berkali-kali pelanggaran lalin tapi tidak ketahuan

2 tahun yang lalu


Berita
Laka Beruntun Di GT Halim: Sopir Truk Spontan Berbuat Nekad?

Bisa jadi pernah berkali-kali pelanggaran lalin tapi tidak ketahuan

2 tahun yang lalu


Berita
Banyak EV Kecelakaan Di Indonesia, Ini Tanggapan Pihak Safety Driving

Mobil listrik belakangan ini mulai berseliweran di Indonesia.

1 tahun yang lalu


Tips
Penggunaan Lampu Hazard Yang Tepat Dan Tidak Tepat Di Jalan

Cara penggunaan lampu hazard yang benar di jalan diatur Pasal 121 UU No 22/2009. Ketahui kondisi darurat yang tepat serta larangan saat hujan, persimpangan, dan terowongan.

2 bulan yang lalu


Truk
Panduan Aman Mengemudikan Truk Ala Mitsubishi Fuso

Terlihat sekadar kegiatan rutin namun sangat vital pegaruhnya

1 tahun yang lalu


Berita
5 Hal Yang Perlu Diperhatikan Ketika Menggunakan Mobil Listrik Untuk Harian

Mobil listrik memang mudah untuk dirawat. Namun agar tidak terjadi masalah ketika menggunakannya harian, beberapa hal ini perlu Anda perhatikan.

1 tahun yang lalu


Tips
5 Hal Yang Perlu Diperhatikan Ketika Mengemudi Dalam Kondisi Hujan Lebat

Ada beberapa faktor yang membahayakan apabila mengemudikan mobil dalam kondisi hujan lebat. Berikut contohnya

2 tahun yang lalu


Terkini

Berita
Mitsubishi Dapat 3.212 SPK Di GIIAS 2026 New Xforce HEV dan Destinator Jadi Duet Penopangnya

Percapaian tersebut melampaui target yang sudah ditetapkan sebelumya

47 menit yang lalu


Bus
Kursi Penumpang Bus AKAP Dan Pariwisata Kini Lebih Lebar Dan Ergonomis

Sebuah pilihan yang sulit dari segi desain

4 jam yang lalu


Berita
XPeng X9 Punya Fitur Baru, Bantu Mobil Tetap Terkendali Saat Ban Pecah

XPeng X9 Facelift dilengkapi Flat Tire Stability Control yang mendeteksi kehilangan tekanan ban dan mengoreksi stabilitas melalui ESC serta pengaturan torsi agar kendaraan tetap terkendali.

8 jam yang lalu


Berita
Daihatsu Terios, Tetap jadi LSUV Idaman Pengguna Mobil Keluarga

Daihatsu Terios spesifikasi dan popularitas LSUV keluarga masih kuat di Indonesia sebagai pionir dengan mesin 1.5 liter dan basis konsumen loyal.

10 jam yang lalu


Berita
Ini Dia Mobil Tiongkok Terlaris Saat Ini Di Jepang

BYD Racco terlaris di Jepang setelah mencatat 1.002 pesanan dalam dua pekan peluncuran. Varian 300 Premium mendominasi dengan kontribusi 80 persen dari total pemesanan.

12 jam yang lalu