Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaBerita

BMW Thailand Genjot Produksi Mobil Hybrid Di 2017

BMW ingin menumbuhkan volume penjualan dengan menambah produk plug-in hybrid yang dijual.
Berita
Rabu, 15 Februari 2017 09:00 WIB
Penulis : Hariawan Arif


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

BACA JUGA

BMW tampaknya tengah menggeber penjualan mobil plug-in hybrid-nya di kawasan Asia Tenggara, khususnya Thailand. Hal ini mungkin saja dikarenakan merek asal Bavaria itu melihat Thailand punya potensi pasar yang baik untuk mobil bermesin hibrida.

Mengutip informasi dari Nikkei (13/2), saat ini fasilitas pabrik BMW yang berada di Provinsi Rayong, Thailand sudah mulai merakit dua model BMW plug-in hybrid yaitu sedan BMW 330e dan SUV BMW X5 xDrive40e sejak akhir 2016. Tapi salah satu komponen utama mobil hybrid, yakni baterai lithium-ion diketahui masih didatangkan dari Jerman bersama beberapa komponen penting lainnya. 

Di Negeri Gajah Putih itu, mobil hybrid memang mendapat dukungan kebijakan pemerintah. Maka untuk menggalakkan program mobil plug-in hybrid di 2017, pihak BMW Thailand tidak hanya ingin merakit dua model saja, tapi mereka ingin merakit empat model mobil dengan menambah line-up Seri-7 dan juga Seri-5 plug-in hybrid.

Pilihan plug-in hybrid juga dirasa lebih sesuai di Thailand dibandingkan mobil full elektrik. Ini mengingat infrastruktur anjungan pengisian listrik sebagai kebutuhan mobil listrik belum hadir di sana.

Mereka yakin dengan menambah model plug-in hybrid ini di Thailand bakal memberikan pertumbuhan volume penjualannya hingga 15 persen. Sementara 2016 lalu, volume penjualan BMW mengalami penurunan hingga 10 persen dan hanya memberikan pangsa pasar 1 persen.

Posisi BMW di Thailand memang masih berada di belakang rival Jermannya yaitu Mercedes-Benz. Padahal Mercedes-Benz juga mengalami penurunan volume penjualan hingga 8 persen.

Produksi mobil ramah lingkungan BMW tersebut sepertinya belum diproyeksi untuk diekspor ke negara tetangga, apalagi Indonesia. Kebijakan pemerintah Indonesia yang belum berpihak kepada mobil hybrid kemungkinan masih jadi sandungan BMW untuk membidik pasar di tanah air.


Tags Terkait :
BMW Plug-in Hybrid
Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait

Berita
Raja Eropa Kembali, Volkswagen Lewati Penjualan Tesla Untuk EV

Setelah tersandung kasus diesegate, kini VW kembali berhasil meningkatkan penjualan dan berhasil melewati Tesla dalam hal menjual EV.

1 hari yang lalu

Berita
Mengenal Lebih Dekat Dengan Range Extender Electric Vehicle (REEV)

REEV disebut sebagai jembatan untuk merasakan kelembutan dan kesenyapan EV tanpa ada range Anxiety.

1 hari yang lalu


Berita
Mercedes-Benz Akan Gunakan Mesin BMW, Kok Bisa?

Mercedes-Benz tengah mempertimbangkan rencana untuk menggunakan mesin BMW di beberapa produknya

3 bulan yang lalu


Berita
BYD Digugat BMW Karena Penamaan M6, Ketahui Nama Lain BYD M6 Di Negera Lain

BYD Indonesia digugat oleh BMW Aktiengesellschaft (AG) terkait nama mobil terbarunya, yaitu M6.

8 bulan yang lalu


Terkini

First Drive
Mitsubishi Xpander HEV Tidak Akan Meluncur Di Indonesia Tahun Ini

Kapan rilis Mitsubishi Xpander HEV di Indonesia? Tak tahun ini. Hybrid 2026 fokus XForce HEV dan Destinator MHEV, Xpander HEV mungkin 2028 dengan gen 2.

4 jam yang lalu


Berita
Toyota Siapkan Rival Ford Raptor. Dilabeli Sebagai TRD Hammer

Toyota siapkan TRD Hammer sebagai rival Ford Raptor berbasis Tundra. Mesin V6 twin-turbo hybrid 3.4L capai 437 hp, respons terhadap Ram TRX.

5 jam yang lalu


Berita
Mudik In Style 2026 : Perfoma Audi Q8, Mampu Melupakan Kekurangannya

Harga Audi Q8 RS 55 TFSI di Indonesia Rp 2,83 miliar. Performa V6 340 hp dan quattro unggul di Mudik in Style 2026, meski BBM boros 5,6 km/liter.

6 jam yang lalu


Berita
Mudik in Style 2026 : Empat Alasan Xpeng G6 Pro Dipakai Sebagai Mobil Libur Lebaran

Alasan Xpeng G6 Pro dipilih Mudik in Style 2026: suspensi nyaman, efisiensi SUV listrik, arsitektur 800V fast charging, dan desain dewasa.

7 jam yang lalu


Berita
Bocoran EV Lamborghini Sebelum Dirilis Ke Pasaran

Lamborghini masih terus mengembangkan model bertenaga listrik murni yang dijadwalkan meluncur setelah 2030.

9 jam yang lalu