OTODRIVER - Setelah peluncuran generasi terbaru BMW Seri 3, giliran BMW Seri 5 dan versi high-performance-nya, BMW M5, yang bersiap mendapatkan penyegaran (facelift atau Life Cycle Impulse/LCI). Dari rangkaian spyshot terbaru di Jerman memperlihatkan prototipe sedan plug-in hybrid (PHEV) gahar ini sudah menggunakan unit lampu versi produksi massal, menandakan waktu peluncuran resminya yang kian dekat.
Secara tata letak, masing-masing rumah lampu depan (headlight housing) kini dibekali sepasang garis Daytime Running Light (DRL) LED tipis bertema horizontal. Berbeda dengan model BMW Seri 7 atau X7 yang mengadopsi bahasa desain split headlights (lampu utama terpisah), BMW M5 tetap mempertahankan tata letak lampu konvensional yang menyatu.
Menariknya, ada satu detail unik pada prototipe M5 ini. BMW belakangan mulai membiasakan penggunaan warna DRL kuning khusus untuk jajaran lini M Performace dan M murni (seperti pada M350). Namun, prototipe M5 yang tertangkap kamera ini justru masih memancarkan pendaran DRL berwarna putih. Hal ini mengindikasikan bahwa unit lampu tersebut kemungkinan besar masih meminjam komponen milik Seri 5 standar.

Meski area kidney grille dan kap mesin masih ditutupi stiker kamuflase tebal, fascia depannya diprediksi akan mengadopsi bahasa desain visor-like face terbaru BMW. Tekukan tegas pada kap mesin yang memanjang hingga ke emblem baling-baling khas pabrikan Bavarian tersebut dipastikan akan tetap hadir.
Performa V8 PHEV dan Penyempurnaan Baterai
Di bagian buritan, tak ada perubahan signifikan selain penyegaran grafis LED pada lampu belakang. Elemen ikonik berupa empat pipa knalpot (quad exhaust tailpipes) dipastikan tetap dipertahankan—sebuah tradisi khas M5 yang dipertahankan sejak era generasi E39 bermesin V8 pada 1999 silam.
Untuk sektor dapur pacu, BMW diprediksi tidak akan mengubah racikan utama mesinnya. BMW M5 generasi G90 tetap mengandalkan mesin V8 Twin-Turbo yang dipadukan dengan sistem Plug-in Hybrid Vehicle (PHEV). Kombinasi ini mampu menyemburkan tenaga monster hingga 717 hp.
Meski penambahan sistem hybrid membuat bobot kendaraan membengkak cukup drastis (bertambah sekitar 474 kg), BMW disinyalir bakal menyempurnakan teknologi baterainya saat penyegaran LCI ini untuk mendongkrak jarak jelajah mode listrik murni (EV range) yang saat ini berada di angka 62 km (metode WLTP).

Kabin Dapat Panoramic Display Terbaru
Ubahan paling radikal dari M5 facelift ini justru diprediksi terjadi di bagian dalam kabin. BMW bersiap menanggalkan tatanan Curved Display lama (yang menggabungkan panel instrumen digital dan layar infotainment).
Sebagai gantinya, BMW M5 LCI akan mengadopsi sistem operasi iDrive generasi paling gres yang menggunakan layar masif membentang di dasar kaca depan (pillar-to-pillar display), dipadukan dengan layar sentuh model mengapung (floating display) di tengah dasbor. Penyegaran ini diprediksi meluncur resmi pada paruh pertama tahun depan. (Why)











