Menu


Terhubung Bersama Kami

OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Bustruck.id. All rights reserved.
BerandaMobilityVan

Toyota LiteAce, Adik Mungil HiAce Yang Tak Pernah Dijajakan Di Indonesia

Meski tidak dipasarkan di Indonesia, namun generasi terakhir model ini justru hanya dibuat di Indonesia.
Van
Senin, 15 Juni 2020 17:00 WIB
Penulis : Suryo Sudjatmiko


Kita mengenal sosok Toyota HiAce sebagai salah satu kendaraan niaga dan penumpang besar yang masih eksis hingga saat ini. Namun sebenarnya HiAce punya ‘adik’ dengan dimensi yang lebih imut yang dikenal sebagai Toyota LiteAce.

Mungkin nama LiteAce sendiri merupakan sesuatu yang kurang familiar dengan kuping orang Indonesia, karena model ini tidak dijajakan tanah air, melainkan untuk pasar dalam negeri Jepang.

Mulai dikenalkan pada 1970 dalam bentuk pikap 2 pintu dan van 4 dan disusul dengan versi 5 pintu setahun kemudian. Masih dalam model yang sama, pada 1976 diluncurkan varian TownAce yang lebih difokuskan sebagai kendaraan penumpang yang dilengkapi dengan fasilitas kenyamanan yang lebih lengkap.

BACA JUGA

Dari titik inilah kemudian dipisahkan pembagian kelasnya, di mana LiteAce diperuntukkan sebagai kendaran komersial dalam bentuk mobil kargo, sedangkan TownAce sebagai kendaraan penumpang. Pembagian LiteAce dan TownAce ini terus digunakan hingga saat ini.

Pada perkembangannya, baik TownAce maupun LiteAce ini menjadi komoditas ekspor Toyota ke berbagai destinasi di berbagai negara, baik di Asia, Afrika maupun Australia. Sayangnya, tidak pernah ditargetkan untuk masuk pasar Indonesia.

Di sisi lain, model ini pun direbrand sebagai produk Daihatsu dengan nama Daihatsu Delta 750 untuk varian LiteAce dan Delta Wide untuk Town Ace.

Generasi I LiteAce

Generasi II pun hadir pada 1979 dan masih menggunakan formasi nama yang sejenis. Jika dicermati, sekilas penampilannya mirip dengan HiAce yang hadir dalam periode sama. Mesin diesel hadir sebagai opsi untuk pertama kalinya.

Perubahan desain dan asupan teknologi terus berkembang pada generasi III hingga IV, di mana pola penamaannya masih sama dengan generasi sebelumnya. Pilihan mesin yang lebih besar, hingga 2.000 cc bensin dan 2.100 cc diesel pun muncul dan dikhususnya untuk model TownAce saja. Opsi ini pun disodorkan pula sebagai menu pada Daihatsu Delta Wide.

Gen II versi Australia

Perubahan besar terjadi pada generasi V, tepatnya di tahun 1996. Di mana untuk pertama kalinya mobil ini memiliki half bonnet, dengan ‘hidung’ yang tidak terlalu panjang di depan. Posisi mesin yang semula berada di bawah jok depan, berpindah ke areal depan.

Pada saat yang sama nama Wide dan angka 750 dihapuskan pada rebadged Daihatsu dan diganti dengan Daihatsu Delta Van.

Model ini bertahan hingga 2007 dan setelahnya, baik Toyota maupun Daihatsu Jepang, berhenti memproduksi model ini.

Walau lenyap dari lini produksi di Jepang, namun sepertinya nama LiteAce dan Town Ace tidak ikutan sirna. Pada 2008 muncul generasi penerusnya yang sepenuhnya dibuat dan dirakit di Indonesia, dengan model yang kita kenal sebagai Daihatsu GranMax.

Pembagian LiteAce diberikan pada model pikap, Blind Van ataupun Van dengan 7 penumpang. Sedangkan TownAce menggunakan GranMax dengan kemampuan angkut 7 penumpang yang dijejali berbagai fitur kenyamanan dan kemewahan.

Perubahan mendasar terjadi pada konstruksi bodi, di mana posisi mesin kembali ditempatkan di bawah jok walaupun model ini memiliki half bonnet.

Varian ekspor ke Negeri Matahari hanya menggunakan mesin 1.500 cc dengan pilihan transmisi manual 5 speed dan 4 percepatan matik. Yang istimewa dari versi ekspor ini adalah tersedianya pilihan penggerak AWD pada semua tipenya.

Kendati sepenuhnya dibuat oleh PT Astra Daihatsu Motor, namun pada kenyataannya tak satupun dari model berlogo 'D' itu untuk pasar Jepang.

Toyota TownAce 1995 
Generasi paling mutahir dari LiteAce

Tags Terkait :
Toyota LiteAce TownAce GranMax
Bagikan Ke :


Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait


Berita
Daihatsu Kumpul Sahabat Sleman, Ajang Tampil Mobil-Mobil Langka dan Istimewa

Selain menjadi ajang silaturahmi antar komunitas pengguna mobil Daihatsu, event ini juga memajang mobil-mobil Daihatsu yang memiliki tampilan yang unik dan Istimewa.

2 minggu yang lalu


Berita
Ratusan Mazda Bongo Made In Indonesia Telah Melantai di Jepang

Sepanjang September Daihatsu telah eksport 430 Bongo ke Jepang.

5 tahun yang lalu


Berita
Mazda E2000 Terbaru, Rebadge Gran Max

Tiga brand mengusung mobil yang sama di pasar Jepang

5 tahun yang lalu


Berita
Tak Seperti Jepang, Daihatsu Gran Max Indonesia Tidak Alami Up-Grade.

Versi Indonesia tetap melestarikan spek lama agar harga tetap menarik

5 tahun yang lalu


Terkini

Truk
Pemerintah Siapkan Regulasi Lebih Ketat Soal ODOL, Termasuk Menyangkut Posisi APM

Pemerintah siapkan regulasi ketat ODOL kendaraan angkutan barang, termasuk pengawasan APM, telematika, dan pemeliharaan armada guna cegah kecelakaan serta kerusakan jalan.

21 jam yang lalu


Truk
Mitsubishi Fuso Support Perkembangan Bisnis Cold Chain

Mitsubishi Fuso dukung bisnis cold chain lewat truk niaga lengkap, layanan purnajual di 225 titik, dan monitoring suhu real-time, disampaikan di GIICOMVEC 2026.

1 hari yang lalu


Pikap
Komparasi Spesifikasi JAC Trekker T90 EV vs Foton e Tunland

Komparasi spesifikasi JAC Trekker T90 EV vs Foton e-Tunland: Dua pikap listrik 4x4 double cabin ladder frame dengan baterai 88 kWh, tenaga hingga 335 hp, dan jarak tempuh 340-350 km.

1 hari yang lalu


Van
Beberapa Pilihan Menarik Mobil Komersial EV Di GIICOMVEC 2026

Mobil komersial EV GIICOMVEC 2026 tampilkan model dari JAC, Sany, Wuling, Foton, Farizon, DFSK, Linxys di JIExpo Kemayoran.

1 hari yang lalu


Pikap
Mengenal Lebih Dekat JAC Trekker T90 EV, Pionir Dobel Kabin EV Di Indonesia

Spesifikasi JAC Trekker T90 EV, pionir dobel kabin listrik di Indonesia: 4x4 ganda motor 220 kW, baterai 88 kWh, jarak 344 km, drive mode off-road.

1 hari yang lalu