Menu


Terhubung Bersama Kami

OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Bustruck.id. All rights reserved.
BerandaMobilityBus

Laka Fatal Bus ALS Di Sumsel Bukti Ramp Check Masih Formalitas

Kondisi bus harus diperiksa Dishub sebelum diberangkatkan.
Bus
Minggu, 10 Mei 2026 09:00 WIB
Penulis : Erie W. Adji
Pemerintah perlu membuat regulasi lebih ketat atas masa pakai bus dan truk (Foto :Antara)


BUS-TRUCK - Untuk kesekian kalinya, telah terjadi kecelakaan fatal di sektor angkutan transportasi umum. 

Pekan ini (6/5) ada kecelakaan yang melibatkan bus Antar Lintas Sumatra (ALS) dan truk tangki di Jalan Lintas Sumatra di Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara), Sumatra Selatan.

Tak urung, salah satu anggota Komisi V DPR RI, Sofwan Dedy Ardyanto (7/5), ikut buka suara soal tragedi kecelakaan yang menyebabkan 16 orang meninggal dunia dan tiga penumpang bus ALS luka-luka. 

BACA JUGA

Dua awak truk tanki pengangkut BBM juga meninggal dunia di tempat.

Kecelakaan maut itu bermula dari bus ALS yang berangkat dari Semarang, Jawa Tengah. Tepatnya dari agen bus di jalan Raya Kaligawe Km 5, kota Semarang, Jawa Tengah. 

Bus yang mengangkut puluhan penumpang tersebut kemudian terlibat tabrakan frontal dengan truk tangki bahan bakar minyak (BBM).

Hal yang mengejutkan, tragedi kecelakaan ini terjadi tepat setahun sejak kejadian kecelakaan maut yang juga melibatkan bus ALS di Kota Padang Panjang, Sumatra Barat. 

Akibat kecelakaan tunggal tersebut juga menimbulkan korban dengan rincian 12 orang meninggal dunia, dan 22 korban lainnya mengalami luka-luka.

Sembari menunukan kegusarannya, seperti dikutip dari RRI.co.id, Sofwan menjelaskan pengalamannya dalam beberapa kali kunjungan kerja dimana Komisi V sering mendapati terminal-terminal bus antar-kota sepi dari bus. 

Itu karena bus-bus antar-kota tersebut cenderung menaikkan dan menurunkan penumpang di pool-pool bus yang mereka kelola sendiri. Dampak dari kebiasaan itu membuat kewajiban ramp check tidak optimal dilaksanakan.

Baca juga: Pemerintah Dianggap Tidak Tegas Bertindak, Sehingga Kecelakaan Bus Terus Terjadi

Baca juga: Catatan Kecelakaan Bus Di Semarang, Beroperasinya Bus Liar Adalah Tindakan Kriminal

Bus usia pakai muda saja butuh ramp check berkala mengingat jam operasional yang sangat tinggi, apalagi bus dengan usia pakai lama (Foto : Otodriver/Erie W. Adji)Pada kenyatannya tidak semua operator bus mampu melakukan ramp check mandiri secara profesional (Foto : DCVI)

Perketat kewajiban ramp check

Sofwan pun meminta agar pemerintah, dalam hal ini Ditjen Perhubungan Darat, perlu memperketat pelaksanaan kewajiban ramp check (inspeksi keselamatan) bus di terminal merupakan bagian dari Standar Operasional Prosedur (SOP) Kementerian Perhubungan.

Terlebih soal pemeriksaan berkala atas kendaraan angkutan penumpang itu sudah diatur dalam Keputusan Dirjen Perhubungan Darat Nomor KP-DRJD 7334 Tahun 2024.

Legislator dari PDI-Perjuangan itu juga merasa perlunya dilakukan pemeriksaan komperhensif terhadap pihak terkait di Terminal Bus Antarkota di Semarang dan pool agen bus ALS di Semarang. 

Tindakan tersebut guna mencari tahu soal pemeriksaan oleh petugas Dinas Perhubungan Darat atas kondisi bus sebelum diberangkatkan bus.

Anggota DPR Dapil Jawa Tengah VI itu juga menilai timbulnya tragedi transportasi di Muratara menandakan pemangku kepentingan di terminal lalai alias kecolongan. Padahal, uji kelaikan kendaraan wajib hukumnya.

Ia kemudian menyitir bahwa berdasarkan regulasi yang ada, otoritas terminal tipe A wajib melakukan ramp check terhadap bus-bus AKAP. 

Pemeriksaan wajib dilakukan sebelum bus mengangkut penumpang atau saat akan berangkat dari terminal.

Menurut keterangan sementara, yang masih didalami kebenarannya, bus ALS tersebut diduga mencoba menghindari lubang di jalan. 

Namun, manuver tersebut justru membuat bus masuk ke jalur kanan dan menghantam truk tangki secara frontal.

Dipugkaskan lagi oleh Sofwan, pihak Kementerian Pekerjaan Umum juga perlu segera mengirim tim dari unsur Ditjen Binamarga dan Inspektorat untuk memastikan apakah temuan tersebut benar adanya, mengingat kejadian nahas itu terjadi di jalan yang berstatus jalan nasional. (EW) 

Sudah waktunya ramp check perlu dilakukan secara rutin di semua terminal bus (Foto : Antara)


Tags Terkait :
Kecelakaan Bus
Bagikan Ke :


Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait


Bus
Untuk Kesekian Kalinya, Kantuk Sopir Bus Berujung Petaka

Menahan rasa kantuk ada batasnya, dan biasanya tanpa disadari akan berubah jadi microsleep.

2 bulan yang lalu


Van
Saat Mudik Lebaran Jangan Naik Travel Ilegal Agar Terhindar Potensi Kecelakaan

Travel ilegal dan pengemudinya tidak bisa dijamin kelaikan kendaraan serta kecapakan mengemudinya

3 bulan yang lalu


Tips
Harap Selalu Jaga Jarak Agar Terhindar Dari Tabrakan Beruntun

Cuma butuh empat detik untuk bisa selamat atau malah celaka

1 tahun yang lalu


Bus
Lagi, Bus AKAP Terbalik Di Tol Trans Jawa Karena Kelalaian

'Sumber masalah' adalah perpaduan rendahnya kedisiplinan, kelelahan, dan minimnya standar kemampuan mengemudi

1 tahun yang lalu


Terkini

Bus
Laka Fatal Bus ALS Di Sumsel Bukti Ramp Check Masih Formalitas

Kondisi bus harus diperiksa Dishub sebelum diberangkatkan.

1 jam yang lalu

Truk
Truk Listrik Volvo Laku 5.000 Unit Di Seluruh Dunia

Truk listrik Volvo terjual 5.000 unit di seluruh dunia, dikirim ke 50 negara dengan delapan model. Armada menempuh 170 juta km sejak 2019.

1 hari yang lalu


Bus
Pakai Cara Pabrikan Tiongkok, Produsen Bus Listrik India Ini Rilis Model Terbaru

Mayoritas proses desain sampai perakitan dilakukan dalam satu atap.

1 hari yang lalu


Pikap
Isuzu D-Max EV Mulai Dipasarkan Untuk Pasar Eropa

Isuzu D-Max EV mulai dipasarkan di Eropa. Spesifikasi Isuzu D-Max EV Eropa: tenaga 200 hp, baterai 66.9 kWh, torsi 347 Nm, range 263-335 km WLTP.

2 hari yang lalu


Pikap
KIA Indonesia Serius Jajaki Untuk Hadirkan Double Cabin Tasman

Kia Indonesia rencanakan Kia Tasman rilis Indonesia 2027 sebagai double cabin pikap sasis tangga. Model ini saingi Hilux di tengah harga diesel naik.

5 hari yang lalu