Menu


Terhubung Bersama Kami

OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Bustruck.id. All rights reserved.
BerandaMobilityTruk

Spesifikasi Truk Listrik Volvo VNR Yang Jadi Kendaraan Operasional Coca-Cola

Tahap awal memakai 6 unit
Truk
Selasa, 26 September 2023 12:00 WIB
Penulis : Ivan Casagrande


Coca-Cola Bottling Kanada baru-baru ini menerima pengiriman 6 unit truk listrik Volvo VNR Class 8, yang uniknya tidak dibeli sepeserpun oleh raksasa minuman ringan berkabonasi itu. Mereka tidak mengeluarkan anggaran lantaran ada kesepakatan khusus dengan pemerintah Kanada. 

Hal ini erat kaitannya dengan perubahan kebijakan terkait angkutan jalan raya baik di Amerika Serikat maupun Kanada. Perusahaan (Coca-cola) ingin melakukan dekarbonisasi armada mereka terlebih dahulu. Dalam prosesnya, mereka juga dapat menurunkan biaya operasional karena listrik lebih murah dibandingkan truk bermesin bakar konvensional. Jika PepsiCo memilih truk semi listrik Tesla untuk mengangkut barang di Amerika, maka Coca-Cola menggunakan truk "nyetrum" Volvo ini di Kanada.

Coke Canada Bottling berencana mengurangi emisi karbonnya setidaknya sebesar 46% pada tahun 2030. Keenam Volvo VNR listrik ini akan membantu mereka mencapai tujuan tersebut. Ini merupakan hal yang luar biasa, mengingat truk-truk tersebut pada dasarnya diperoleh gratis. Perusahaan menggunakan dua insentif utama yang ditawarkan oleh pemerintah provinsi dan federal Kanada.

BACA JUGA
Truk listrik Volvo ini didukung baterai 565 kWh

VNR listrik memiliki jangkauan hingga 443 km, yang dimungkinkan berkat sokongan baterai berkapasitas 565 kWh. Baterai ini mengkonversi tenaga gerak hingga 455 hp. Tergantung pada konfigurasinya, output torsi maksimum bisa mencapai 5.492 Nm terhubung ke transmisi otomatis I-Shift dua percepatan.

Tergantung pada paket baterai yang dipilih, pengisian daya hingga 80% dapat dilakukan dalam 60 atau 90 menit dengan pengisi daya 250 kW. Hal ini mirip dengan apa yang digunakan kendaraan listrik penumpang saat recharge baterai untuk penyimpanan energinya. Electrify Canada memiliki dispenser yang mampu menghasilkan daya hingga 350 kW.

Meski begitu Coca-Cola turut berinvestasi dengan membuat tiga pengisi daya 150 kW, sehingga waktu pengisiannya akan sedikit lebih lama dibandingkan yang dihadirkan Volvo. Ini mungkin bermanfaat bagi baterai karena tidak akan terlalu tertekan.

VNR listrik warna merah akan berjalan PP setiap hari sekitar 150 km

Volvo memastikan tersedianya konektor CCS Combo 1 dan Combo 2. Meskipun kompetitor Tesla membuka desain port pengisian dayanya (NACS) kepada setiap produsen mobil yang berminat, melalui apa yang disebut "Megacharger". Diandalkan sebagai operasional Coca-cola, VNR disokong sederet fitur seperti teknologi bantuan mengemudi canggih layaknya mobil-mobil penumpang Volvo. Ia menggunakan kamera dan radar untuk memindai jalan, memberikan lebih banyak informasi kepada pengemudi, atau berhenti secara otomatis ketika mendeteksi keadaan darurat.

Coke Canada Bottling akan menggunakan VNR berwarna merah yang ikonik untuk melakukan beberapa perjalanan pergi-pulang setiap hari sejauh 150 km dari pusat distribusi Coca-cola di Montreal ke lokasi pelanggan. Ini bukan rodeo listrik pertama Coca-Cola. Anak perusahaan mereka di Eropa sudah memilih membeli 30 truk Renault untuk mengangkut minuman mereka di Belgia. Strategi mereka sangat mirip dengan Coke Bottling Kanada – menggunakan unit niremisi tanpa knalpot untuk perjalanan sekitar 148 kilometer.

Baca juga: Truk Semen Tenaga Listrik Pertama Di Inggris

Baca juga: DAF Makin Seriusi Truk Listrik


Tags Terkait :
#bus #truk #busindonesia #trukindonesia #safetydriving #defensivedriving #indonesia #trukotonom
Bagikan Ke :


Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait


Truk
Isuzu dan UD Truck Bersama Kembangkan Truk Tenaga Listrik

Proses produksinya juga ‘hijau’

1 tahun yang lalu


Truk
Penguasa Pasar Truk 2023: (Masih) Kepala Kuning dan Hijau

Dikuntit ketat Isuzu dan UD Trucks

2 tahun yang lalu


Truk
Inilah Truk Bobot 5-10 Ton Terlaris Kuartal I 2023

Kepala Kuning dan Kepala Putih bersaing ketat

2 tahun yang lalu


Truk
Kamaz, Legenda Asal Rusia

Peserta tetap reli Paris-Dakkar

3 tahun yang lalu


Truk
Renault Makin Serius Di Segmen Truk Listrik

Target tahun 2030 ada separuh lini produk truk Renault tenaga listrik

1 tahun yang lalu


Pikap
Isuzu Panther Pikap, Masih Layak Diandalkan?

Harga solar yang ‘tinggi’ kini jadi tantangan

2 tahun yang lalu

Bus
Hitachi Bangun 1.000 Bus Listrik Untuk Pasar Inggris

Area Eropa makin 'sempit' untuk pasar bus mesin fosil

2 tahun yang lalu


Pikap
Ini Para Dewa Pikap 2023 Di Indonesia, Tersungkurnya Para Raja Pasar

Pertumbuhan penjualannya ‘dinamis’

2 tahun yang lalu


Terkini

Pikap
Komparasi Spesifikasi JAC Trekker T90 EV vs Foton e Tunland

Komparasi spesifikasi JAC Trekker T90 EV vs Foton e-Tunland: Dua pikap listrik 4x4 double cabin ladder frame dengan baterai 88 kWh, tenaga hingga 335 hp, dan jarak tempuh 340-350 km.

8 jam yang lalu


Van
Beberapa Pilihan Menarik Mobil Komersial EV Di GIICOMVEC 2026

Mobil komersial EV GIICOMVEC 2026 tampilkan model dari JAC, Sany, Wuling, Foton, Farizon, DFSK, Linxys di JIExpo Kemayoran.

13 jam yang lalu


Pikap
Mengenal Lebih Dekat JAC Trekker T90 EV, Pionir Dobel Kabin EV Di Indonesia

Spesifikasi JAC Trekker T90 EV, pionir dobel kabin listrik di Indonesia: 4x4 ganda motor 220 kW, baterai 88 kWh, jarak 344 km, drive mode off-road.

1 hari yang lalu


Van
Farizon Siapkan Van Sampai Truk Heavy Duty, Ini Bocorannya

Farizon V8E van kargo listrik Indonesia debut semester I 2026 di GIICOMVEC dengan kapasitas 7,9 m³. Siapkan juga truk heavy duty untuk pasar lokal.

1 hari yang lalu

Van
Wuling Tawarkan Fleksibilitas Peruntukan Desain Kendaraan Komersial

Perkuat eksistensi di segmen kendaraan pribadi dan kendaraan komersial.

1 hari yang lalu