Menu


Terhubung Bersama Kami

OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Bustruck.id. All rights reserved.
BerandaMobilityBus

DCVMI Ekspor Sasis Bus Mercedes-Benz 1626L

Sejak awal sasis ini dirancang untuk bisa memenuhi pasar Asia Pasifik
Bus
Senin, 25 Agustus 2025 18:30 WIB
Penulis : Erie W. Adji
Unit produksi kendaraan niaga Mercedes-Benz di Indonesia memang dirancang untuk memenuhi pasar Asia Pasifik (Foto :DCVI)


BUS-TRUCK - Daimler Commercial Vehicles Manufacturing Indonesia (DCVMI) Agustus ini melepas unit perdana sasis bus Mercedes-Benz 1626L Euro 5 untuk pasar ekspor. 

Pencapaian ini menandai langkah penting dalam strategi ekspor DCVMI, memanfaatkan fasilitas produksi baru di Cikarang yang resmi beroperasi pada 10 Juni 2025.

Presiden Direktur DCVMII, Sankaranarayanan Ramamurthi, dalam keterangan resminya menyampaikan bahwa saat peresmian unit produksi itu telah disampaikan kepada Menteri Perindustrian kala itu soal strategi ekspor yang ditunjang oleh penguatan rantai pasok lokal. 

BACA JUGA

Pabrik tersebut memiliki kapasitas produksi hingga 5.000 unit sasis truk dan bus Mercedes-Benz dalam setahun. Hasil dari konsep integrasi proses manufaktur mutakhir untuk meningkatkan efisiensi operasional dan kualitas produk. Semuanya dijalankan seiring pola produksi efisien dan cerdas sesuai standar global Daimler Truck.

Baca juga: Di GIIAS 2025 DCVI Serahkan 10 Bus Mercedes-Benz

Baca juga: Melihat Langsung Pabrik Baru Bus-Truk Mercedes-Benz, Siap Memenuhi Target Asia Pasifik

Dalam kesempatan yang sama, Managing Director & CEO Daimler India Commercial Vehicles (DICV), Satyakam Arya, menambahkan bahwa ekspor perdana sasis bus Mercedes-Benz 1626L Euro 5 itu jadi bukti produk lokal yang berkualitas tinggi sekaligus punya harga yang kompetitif sebagai alternatif opsi impor. 

Mercedes-Benz 1626L hasil produksi Cikarang itu merupakan sasis bus yang sejak mula untuk mendukung strategi ekspor ke wilayah ASEAN. 

Sebagai model pertama yang diekspor dari pabrik ini, kendaraan tersebut dilengkapi teknologi emisi Euro 5, suspensi udara, konfigurasi mesin belakang, serta sasis rangka ruang (space frame). TKDN-nya sudah mencapai 60 persen. (EW)

Sasis bus Mercedes-Benz yang diproduksi di Cikarang punya TKDN yang tinggi (Foto : Otodriver/Erie W. Adji)Sasis bus Mercedes-Benz 1624L jadi salah satu sasis terpopuler di Indonesia saat ini (Foto : Otodriver/Erie W. Adji)


Tags Terkait :
Mercedesbenz Bus
Bagikan Ke :


Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait


Truk
Spare Part Truk Mercy Versi Murah Dirilis Ke Pasaran

Untuk menjaga loyalitas dan tingkat kepuasan operator, hadir spare part murah yang diberi nama TruckParts by Mercedes-Benz Truck.

8 bulan yang lalu


Bus
Dealer Asal Bandung Ini Paling Banyak Merilis Bus Mercedes-Benz Pada Tahun 2024

Model truk paling laris di wilayah Kalimantan Timur

6 bulan yang lalu


Bus
DCVI Kerahkan Bengkel Siaga 24 Jam Di Masa Nataru 2025

Bengkel siaga punya misi untuk menciptakan rasa aman bagi operator sekaligus penumpang

1 hari yang lalu


Truk
DCVI Berbagi Ilmu Dengan Siswa SMK

Bina kesetaraan pemahaman soal teknologi otomotif termutakhir sejak dini

3 minggu yang lalu


Terkini

Bus
Transjakarta Tunda Kenaikan Tarif, Karena Kondisi Ekonomi Belum Kondusif

Subsidi untuk angkutan umum lebih penting dibandingkan untuk kendaraan pribadi.

4 jam yang lalu


Bus
Pasca Kecelakaan Di Semarang, PO Cahaya Trans Dibekukan

Operator harus menyusun ulang struktur bisnisnya secara menyeluruh

1 hari yang lalu

Truk
Kelas Truk Di Dakar Rally 2026 Bukan Sekadar Balapan

Medan gurun pasir jadi arena adu performa, durabilitas, sampai teknologi terbaru.

1 hari yang lalu

Bus
Transjakarta Sudah Angkut 40 Juta Penumpang Selama 2025

Namun penggunaan angkutan umum oleh masyarakat Jakarta masih rendah

1 hari yang lalu


Pikap
Toyota Gazoo Racing Turunkan Duet Hilux Di Reli Dakkar 2026

Target kejar juara pertama untuk keempat kalinya dengan mobil lebih bertenaga

1 hari yang lalu