OTODRIVER - Mercedes-Benz resmi membuka babak baru dalam sejarah sedan premiumnya dengan meluncurkan All-New C-Class Electric untuk pertama kali di dunia di Seoul, Korea Selatan.
Peluncuran global yang digelar pada 20 April 2026 ini menjadi tonggak penting dalam transformasi elektrifikasi brand asal Jerman tersebut.
Pemilihan Korea Selatan, khususnya Seoul, bukan tanpa alasan. Negara ini merupakan salah satu pasar terbesar Mercedes-Benz secara global dan dikenal sebagai pusat adopsi teknologi tinggi.
CEO Mercedes-Benz, Ola Källenius, menyebut Korea sebagai “pasar kunci dan laboratorium inovasi” untuk masa depan kendaraan listrik.
Langkah ini juga menegaskan semakin pentingnya Asia terutama Korea dalam strategi global kendaraan listrik premium.
C-Class Electric hadir dengan evolusi desain yang tetap mempertahankan identitas sedan Mercedes-Benz, namun dengan sentuhan futuristik. Siluet coupé, grille bercahaya, serta lampu LED dengan motif bintang menjadi ciri khas baru yang mempertegas era elektrifikasi.
Platform khusus EV memberikan dimensi yang lebih lega, termasuk wheelbase yang lebih panjang untuk kenyamanan kabin yang meningkat.
Masuk ke dalam kabin, pengguna disambut oleh teknologi mutakhir, termasuk layar MBUX Hyperscreen 39,1 inci yang membentang di seluruh dashboard.
Sistem ini berjalan dengan sistem operasi terbaru MB.OS dan didukung AI multi-agent yang mengintegrasikan teknologi seperti ChatGPT dan Google Gemini.
Tak hanya itu, fitur panoramic roof dengan efek “162 bintang” memberikan pengalaman visual premium yang unik, memperkuat nuansa luxury khas Mercedes-Benz.
Dari sisi performa, varian unggulan C 400 4MATIC Electric mampu menghasilkan tenaga sekitar 360 kW (±483 hp) dan akselerasi 0–100 km/jam dalam sekitar 4 detik.
Mobil ini juga dibekali baterai sekitar 94 kWh dengan jarak tempuh hingga 762 km (WLTP), menjadikannya salah satu sedan listrik dengan range terbaik di kelasnya. Teknologi arsitektur 800 volt memungkinkan pengisian cepat hingga sekitar 325 km hanya dalam 10 menit.
Debut global di Seoul menandai langkah strategis Mercedes-Benz dalam memperkuat posisinya di pasar EV global. Dengan inovasi teknologi dan desain yang revolusioner, C-Class Electric berpotensi menjadi standar baru di segmen sedan listrik premium.
Namun demikian pihak Mercedes-Benz Indonesia mengatakan, C-Class Electric belum akan dijual tahun ini. Pihaknya masih fokus terhadap model-model ICE yang kini dipasarkan. Kemungkinan C-Class Electric baru hadir tahun depan. (AB)
