Menu


Terhubung Bersama Kami

OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Bustruck.id. All rights reserved.
BerandaMobilityBus

Bahaya Bus Pariwisata Tidak Laik Jalan Saat Mudik, Pemerintah Anjurkan Pengusaha Lakukan Rampcheck

Tidak ada anggaran untuk cek kondisi bus pariwisata dari pemerintah, pengusaha diharapkan melakukan rampcheck mandiri.
Bus
Kamis, 6 Maret 2025 14:00 WIB
Penulis : Erie W. Adji
Efisiensi anggaran Kemenhub bikin ramp check baru dilakukan untuk bus berjadwal seperti AKAP dan AKDP. (Foto: Antara)


BUS-TRUCK – Kepolisian Republik Indonesia (Polri), melalui Wakil Asisten Utama Operasi (Waastamops) Kapolri, Irjen Endi Sutendi, beberapa waktu lalu (25/2) memprediksi jumlah pemudik tahun ini diperkirakan melebihi 100 juta orang.

Keterangan yang dikutip dari laman Polri.go.id itu juga menyebutkan bahwa puncak arus mudik Lebaran 2025 akan terjadi pada 28-30 Maret. Sementara untuk arus balik, diprediksi mencapai puncak setelah 8 April 2025. 

Sejurus dengan hal itu, dari sisi ketersediaan angkutan umum untuk mengangkut para pemudik nanti diingatkan oleh Wakil Ketua Pemberdayaan dan Pengembangan Wilayah Masyarakat Transportasi Indonesia (MTI) Pusat, Djoko Setijowarno, soal pentingnya pelaksanaan ramp check moda transportasi bus. Meskipun kegiatan tersebut dilaksanakan di tengah kebijakan efisiensi anggaran pemerintah.

BACA JUGA

Menurut Djoko dalam keterangannya di Jakarta (5/3), seperti dikutip dari Antara, kegiatan pemeriksaan tersebut harus dilakukan Kementerian Perhubungan dan Dinas Perhubungan untuk memastikan sarana transportasi umum yang digunakan pemudik laik beroperasi. 

Berdasarkan data Direktorat Sarana Direktorat Jenderal Perhubungan Darat (Ditjen Hubdat) Kementerian Perhubungan (Kemenhub), 11.124 unit bus telah dilakukan rampcheck pada periode Angkutan Lebaran Tahun 2025 (1446 Hijriah) pada 13–27 Februari 2025 per pukul 08.00 WIB.

Sebanyak 7.257 unit bus (65,24 persen) berstatus Diizinkan Operasional, 2.052 unit bus (18,45 persen) berstatus Peringatan Perbaikan (Melanggar Teknis Penunjang), 887 unit bus (7,97 persen) berstatus Tilang dan Dilarang Beroperasi (Melanggar Administrasi), dan 928 unit bus (8,34 persen) berstatus Dilarang Operasional (Melanggar Teknis Utama).

Baca juga:Organda: Ramp Check Bus Pariwisata Di Lokasi Wisata Perlu Ditambah

Baca juga:Pemudik Bisa Ikut Cek Mutu Bus Lewat Aplikasi MitraDarat

Solusi ramp check oleh pengelola kawasan wisata

Namun Djoko menjelaskan lebih lanjut bahwa kegiatan uji petik itu baru dilakukan pada bus berjadwal, “Untuk bus wisata yang jumlahnya cukup banyak, belum dilakukan ramp check lantaran tidak tersedia anggaran dan menjadi bagian anggaran yang ikut dipangkas demi efisiensi.”

Sebagai alternatif solusi, Djoko yang juga akademisi Prodi Teknik Sipil Unika Soegijapranata (Semarang) memberikan saran agar ramp check bus pariwisata dapat dilakukan oleh pihak operator itu sendiri, bisa juga dilakukan oleh pengelola lokasi wisata.

“Jangan sampai nanti ketika pemberangkatan mudik gratis ditemukan sejumlah unit bus wisata tidak laik jalan. Bus wisata yang kerap disewa untuk mudik gratis Lebaran harus dalam kondisi laik jalan,” ucapnya mengingatkan. 

Lebih penting lagi, Djoko menyampaikan bahwa para penyelenggara program mudik gratis harus memastikan bahwa bus yang mereka sewa bukan berasal dari usaha penyewaan bus ilegal.

 Selain itu, seharusnya setiap unit bus ada dua pramudi untuk mengantisipasi kelelahan akibat perjalanan yang jauh dan memakan waktu lama. (EW)

Kecelakaan atas bus pariwisata mayoritas disebabkan kondis yang tidak laik jalan (Foto : Antara)


Tags Terkait :
Bus Mudik Gratis Lebaran Rampcheck Uji Laik Jalan
Bagikan Ke :


Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait

Bus
Bahaya Bus Pariwisata Tidak Laik Jalan Saat Mudik, Pemerintah Anjurkan Pengusaha Lakukan Rampcheck

Tidak ada anggaran untuk cek kondisi bus pariwisata dari pemerintah, pengusaha diharapkan melakukan rampcheck mandiri.

1 tahun yang lalu


Berita
Pemudik Bisa Ikut Cek Mutu Bus Lewat Aplikasi MitraDarat

Untuk menghindari dari potensi kecelakan di perjalanan

2 tahun yang lalu


Berita
Klakson Telolet Bikin Bus Tak Lulus “Ramp Check”

Sesuai aturan Kemenhub, mengganggu keselamatan lalu lintas

2 tahun yang lalu


Berita
Mengapa Uji KIR Perlu Dilakukan Rutin?

Tanggung jawab pelaksanaannya di tingkat kabupaten/kota

1 tahun yang lalu


Berita
Dishub Jogja: Awasi Bus Pariwisata

Dilakukan di lokasi wisata

2 tahun yang lalu


Berita
Cek Bus Pra Lebaran Di Terminal Kalideres

Cegah Dini Kecelakaan Lalu Lintas

2 tahun yang lalu


Bus
Mudik Gratis DKI Dibuka Tanggal 22 Februari 2026

Menuju ke 20 daerah tujuan di pulau Jawa serta Sumatra.

2 bulan yang lalu

Bus
Polda Bali Bikin Mudik Gratis Ke Surabaya Dan Jember, Berangkat Minggu Depan

Untuk pulan kampung ke Surabaya dan Jember dari Bali, Pola Bali menyediakan 1.465 kuota tiket gratis.

1 tahun yang lalu


Terkini

Bus
Hari Ini Saja, Naik Transjakarta Bayar Rp1 Untuk Semua Rute

Tarif Rp1 Transjakarta semua rute hari ini berlaku untuk BRT dan Non BRT, rayakan Hari Angkutan Nasional 2026 hingga 23.59 WIB.

1 hari yang lalu


Pikap
Daihatsu Gran Max Masih Kuasai Pasar Pikap Ringan Nasional

Daihatsu Gran Max kuasai pasar pikap ringan 2025 dengan 56% pangsa Low Pick Up (14.849 unit) dan 92% Low Semi Commercial hingga Mei.

2 hari yang lalu


Bus
Uji BBM B50 Akan Selesai Bulan Depan, Diberlakukan Juli 2026

Hasil sementara pengujian menunjukan potensi pemakaian yang positif.

3 hari yang lalu


Bus
Ini Tiga Dealer Terbaik Mercedes-Benz Untuk Segmen Bus Dan Truk

DCVI umumkan dealer terbaik Mercedes-Benz bus truk 2025: PT Star Wagen Indonesia juara umum, Citrakarya Pranata sasis bus terlaris, Mas Auto Germania Axor unggul.

3 hari yang lalu


Truk
Auto2000 Ubah Toyota Dyna Jadi Klinik Berjalan

Auto2000 ubah Toyota Dyna jadi klinik berjalan MOKES2000 untuk layanan kesehatan dasar dan edukasi medis di wilayah terpencil. Program CSR target 14 kegiatan 2026.

6 hari yang lalu