Menu


Terhubung Bersama Kami

OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Bustruck.id. All rights reserved.
BerandaMobilityBus

PO Brilian, Sleeper Bus Pertama di Indonesia Yang Berumur Pendek

Saat itu, bus Brilian sendiri memiliki rute Jakarta-Wonosobo, melalui Purwokerto, Purbalingga dan Banjarnegara. Tiket Rp 210-240 ribu dengan fasilitas servis makan malam dan air mineral gratis.
Bus
Kamis, 20 Februari 2020 14:00 WIB
Penulis : Ilham Pratama


Menyebut sejarah sleeper bus di Indonesia, belum komplet rasanya jika belum membahas armada dari PO Brilian. Pasalnya, perusahaan otobus asal Banyumas, Jawa Tengah itulah, pencetus pertama di tanah air.

Bus tersebut mengandalkan sasis Hino RK260 buatan 2013 berbalut bodi Jetbus 2+ dari Adi Putro. Saat itu, fasilitas yang ditawarkan di antaranya 20 tempat tidur berukuran 185 x 85 cm dengan bantal dan selimut yang tersusun atas-bawah.

Untuk hiburannya, tersedia TV LCD di tiap bed dan free wifi. Penumpang pun tidak diperkenankan memakai alas kaki selama di dalam bus. Untuk itu, tersedia sandal hotel gratis bagi penumpang.

BACA JUGA

Saat itu, bus Brilian sendiri memiliki rute Jakarta-Wonosobo, melalui Purwokerto, Purbalingga dan Banjarnegara. Tiket Rp 210-240 ribu dengan fasilitas servis makan malam dan air mineral gratis.

Kehadirannya pada bulan Juli 2016 menjadi perhatian banyak pihak yang penasaran. Maklum, sleeper bus belum pernah ada di Indonesia. Bahkan di kaca depan bus Brilian, terpampang besar tulisan 'Indonesian 1st Sleeper Bus'.

Sontak mulai dari media, penggemar bus hingga vlogger berlomba-lomba mencicipi bus ini sehingga makin viral. Bahkan, bus tersebut juga sempat dijajal oleh gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, disela peringatan hari perhubungan Provinsi Jawa Tengah, di Pelabuhan Tanjung Emas Semarang.

Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo mencoba tempat tidur di PO Brilian

Hal ini membuat okupansi sleeper bus tersebut selalu penuh. Sayangnya kisah manis tersebut tak berumur lama. Tak sampai setahun, bus tersebut berhenti beroperasi. Alasan perizinan dan keselamatan menjadi ganjalannya.

Dikutip dari Kompas.com, bus tersebut sebenarnya merupakan armada bekas yang dimodifikasi. Izin awalnya berkonfigurasi bangku standar. Izin trayeknya pun tak ada, karena statusnya yang merupakan angkutan pariwisata.

Meski layaanan dengan bus tersebut berhenti beroperasi, PO Brilian sendiri tetap ada sebagai penyedia bus pariwisata. Tentu dengan konfigurasi jok bus normal. Namun rumor beredar, tahun ini Brilian akan kembali menghadirkan sleeper bus yang dibangun dengan rancangan mirip Suite Class.


Tags Terkait :
Sleeper Bus Sleeper Bus Indonesia Po Brilian
Bagikan Ke :


Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait


Bus
Inilah Bus Sleeper ‘Pertama’ Di Indonesia

Kini desain sleeper sudah beragam detailnya

2 tahun yang lalu


Berita
Sejarah Singkat Sleeper Bus Dunia, Sudah Eksis Sebelum Perang Dunia II

Sejarah eksistensi sleeper bus sudah ada jauh lebih lama dari kehadirannya di Indonesia. Bahkan sebelum pecahnya Perang Dunia II (1939).

6 tahun yang lalu


Berita
Lika-liku Sleeper Bus di Indonesia, Ada Yang Terganjal Izin Juga Terlibat Kecelakaan

Berbeda dari banyak negara, termasuk Kamboja di mana sleeper bus sudah bukan jadi barang baru. Di Indonesia, kehadiran sleeper bus baru ada pada 2016 silam.

6 tahun yang lalu


Bus
PO Brilian, Sleeper Bus Pertama di Indonesia Yang Berumur Pendek

Saat itu, bus Brilian sendiri memiliki rute Jakarta-Wonosobo, melalui Purwokerto, Purbalingga dan Banjarnegara. Tiket Rp 210-240 ribu dengan fasilitas servis makan malam dan air mineral gratis.

6 tahun yang lalu


Terkini


Truk
Hino 500 FM 280 JD 6x4 Fire Truck, Sasis Tangguh untuk Kendaraan Pemadam Kebakaran

Bukti sasis truk Hino bisa fleksibel untuk dibangunkan bodi yang beragam sesuai kebutuhan

1 hari yang lalu


Van
Meski Tanpa Insentif, Farizon Bertekad Konsisten Rakit Produknya di Indonesia

Segmen kendaraan niaga tenaga listrik di Indonesia punya potensi pasar yang besar

1 hari yang lalu

Truk
Isuzu Raih 1.180 SPK Di GIIAS 2026, Elf Jadi Penopang Utama

Kendaraan komersial merupakan produk serbaguna yang bisa disesuaikan dengan kebutuhan penggunanya

1 hari yang lalu


Bus
Kursi Penumpang Bus AKAP Dan Pariwisata Kini Lebih Lebar Dan Ergonomis

Sebuah pilihan yang sulit dari segi desain

1 hari yang lalu


Bus
Hino Terus Handover Sampai Pekan Terakhir GIIAS 2026

Bukti komitmen sinergi pabrikan, karoseri, dan operator

2 hari yang lalu