Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaFirst Drive

FIRST DRIVE: Chevrolet Spark LTZ 2017

Kami memacu Chevrolet Spark generasi terbaru dari Lembang sampai Tangkuban Perahu, Jawa Barat dengan cukup kencang. Bagaimana rasanya?
First Drive
Selasa, 23 Mei 2017 12:00 WIB
Penulis : Danu P Dirgantoro


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

BACA JUGA

Lahir kembali dengan model yang revolusioner, kini Chevrolet Spark menjelma sebagai hatchback yang dinamis dan 'kekinian'. Di tengah popularitas hatchback LCGC, Spark generasi terbaru menawarkan beragam menu andalan yang sangat menggoda yang tak bisa ditandingi sebuah mobil LCGC.

Desainnya bodinya harus diakui memiliki bentuk yang keren, sangat pas jika dipakai oleh anak muda. Mulai dari lampu utama yang pakai lampu proyektor dan dilengkapi DRL, sudah pasti memikat siapapun yang melihatnya. 

Semakin seru ketika memandang Spark ini dari samping. Sekilas ia layaknya mobil dua pintu, karena tuas pintu belakang ada di bagian atas dan warnanya senada bingkai kaca belakang. 

Tapi hal yang agak disayangkan adalah suara ketika pintu, baik depan maupun belakang, ditutup. Suaranya tidak bisa disebut enak didengar, tapi bagi Anda yang tak mempedulikan hal semacam ini mungkin bukan sebuah masalah.

Untuk sisi keamanan, Chevrolet sudah membekali mobil barunya ini dengan Immobilizer. Tapi bukan sampai di situ saja kejutannya, saat masuk ke kabin ternyata fitur yang tersedia cukup banyak.

Yang pertama menarik perhatian tentu adalah layar sentuh 7 inci yang punya kemampuan menampilkan isi ponsel pintar (mirroring) berbasis Android dan iOS. Tampilan monitor semakin menarik karena dikelilingi panel dengan kelir piano black dan dasbor yang menarik. Terus terang suasana kabin membuat kami betah mengemudi mobil kecil ini.

Apalagi fleksibilitas kabin juga terbilang oke. Jok belakang yang model 60:40 bisa dilipat sampai rata untuk menambah kapasitas bagasi. Walau untuk melipatnya agar menjadi rata cukup merepotkan, sebab bagian bawah jok perlu diangkat dan dijepit hingga terlipat sempurna.

Mencoba duduk di balik kemudi, panel indikator yang sudah model campuran digital dan jarum analog menjadikan suasana sporty semakin kuat. Apalagi joknya juga empuk dan nyaman. Untuk menyesuaikan posisi mengemudi, Anda juga bisa mengatur ketinggian setir dengan sistem tilt. Namun pengaturan teleskopik tidak tersedia. Bukan masalah karena ini memang belum jadi standar di kelasnya.

Dalam kesempatan menjajal Spark yang diadakan General Motors Indonesia (19/5), trek yang disuguhkan cukup mengasyikkan. OtoDriver dan beberapa media nasional memacu Spark dari Lembang ke kawasan wisata Tangguban Perahu dan finish di Bandung, Jawa Barat. 

Memuaskan. Itulah kata yang tepat untuk menggambarkan performa mesin 1.400 cc empat 96 dk silinder milik Spark. Chevrolet hanya menyediakan satu tipe untuk tes, yakni Spark LTZ CVT. Yup, dengan transmisi otomatik, dan nyaris tak ditemui kendala berarti melahap berbagai tanjakan di daerah Lembang dengan kecepatan yang cukup tinggi.

Masuk ke kawasan wisata Tangguban Perahu kami semakin gatal memeras tenaganya. Yang membuat Spark nyaris tak "kehabisan nafas" ada pada penerapan teknologi auxiliary gearbox pada mekanisme CVT. Ibarat transmisi manual yang memiliki rasio rapat, maka auxiliary gearbox menjadikan penyaluran daya selalu optimum. Itu karena adanya mekanisme rasio gigi tambahan pada CVT yang membuat kedua puli utama berada selalu di posisi optimal dalam menyalurkan tenaga.

Menanjak di kawasan Tangkuban Perahu dengan kecepatan tinggi ala balap reli semakin aman dengan fitur Electronic Stability Control. Sempat kami non-aktifkan fitur ini, sangat terasa bedanya. Spark jadi lebih mudah nyelonong keluar tikungan. Tapi ketika dinyalakan lagi, ada sistem elektronik yang menjaga kestabilan mobil.

Dipacu dalam kecepatan tinggi, mobil berbobot 2.750 kg ini juga tak terasa getaran mesinnya. Hanya saja, karakter suspensi yang mungkin sengaja dibuat cenderung keras menjadikannya kurang oke ketika melewati jalanan jelek atau speed trap.

Kesimpulan

Bermesin 1.400 cc dengan tenaga mencapai 96 dk dan torsi mencapai 124 Nm tentu jadi godaan tersendiri bagi yang gemar hatchback bertenaga. Apalagi dengan fitur-fitur yang tergolong lengkap di kelasnya, Spark generasi terbaru ini memang layak untuk dimiliki. Walau jaringan bengkel resminya tak sebanyak mobil merek Jepang, tapi dengan Rp 196 juta bisa memiliki mobil yang berparas manis, memiliki kedinamisan baik serta fitur hiburan canggih.

Kelebihan:

- Fitur berlimpah

- Mesin bertenaga

- Transmisi halus

- Ada stability control


Kekurangan:

- Agak susah melipat jok belakang

- Jaringan servis belum sebanyak rival

- Suspensi agak keras

Spesifikasi:

Chevrolet Spark LTZ 2017

Harga:  Rp 196 juta (OTR DKI Jakarta)

Kapasitas Mesin: 1.399 cc 4 silinder

Tenaga maksimum: 96 dk/6.200 rpm

Torsi maksimum: 124 Nm/4.400 rpm

Transmisi: Otomatik 5 percepatan CVT

Foto tambahan:


Tags Terkait :
Chevrolet Spark
D

Danu P Dirgantoro

Reporter

a

Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Special Report: GIIAS 2026
Artikel Terkait


Berita
Chery QQ Dari Waktu Ke Waktu

Versi pertamanya sempat dianggap produk contekan.

2 bulan yang lalu


Berita
IMX 2024 Berkelas Internasional, Sajikan Dunia Modifikasi Yang Lebih Memukau

Akan dihadiri beragam mobil modifikasi dari dalam dan luar negeri

1 tahun yang lalu

Berita
Wuling Luncurkan Varian Baru Dari Hongguang Mini EV, Harganya Rp 80 Jutaan Saja

Wuling resmi meluncurkan varian mobil listrik baru yang mungil nan terjangkau di Cina.

1 tahun yang lalu


Berita
Cadillac Lyriq SUV Listrik Mewah Segera Diluncurkan, Simak Bocorannya

GM Korea Co., unit General Motors Co. di Korea Selatan, mengumumkan peluncuran SUV listrik Cadillac Lyriq dalam waktu dekat.

3 tahun yang lalu


Berita
Pertama Kali Sejak Invasi Berlangsung, Rusia Kembali Hadirkan Mobil Baru

Pabrikan asal Rusia mulai meluncurkan mobil baru sejak pertama kali invasi berlangsung.

4 tahun yang lalu


Mobil Listrik
Chery QQ EV Siap Kobarkan Perang EV Murah

Harga murah jadi resep baru dalam persaingan EV

5 tahun yang lalu


Berita
Chery Re-Entry Indonesia Berbekal Rapor Ciamik ?

Chery punya beban stigma buruk mengenai kualitas produk di masa lalu

5 tahun yang lalu


Berita
Brio RS Masih Terlaris, Sirion Tekuk Ignis

Brio RS masih jadi primadona di kelas City car atau small hatchback.

6 tahun yang lalu


Terkini

Berita
Mitsubishi Fuso Perluas Ekosistem Aftersales, Fokus Tekan Waktu Perawatan Armada

Mitsubishi Fuso Zero Down Time aftersales dikembangkan PT KTB melalui integrasi telematika, advisor on-site, dan perluasan jaringan servis untuk tekan downtime armada niaga.

2 jam yang lalu


Berita
Honda Super-ONE Dijual Rp 438 Juta, Lebih Mahal Dari Rata2 EV Tiongkok

Harga Honda Super-ONE resmi dirilis Rp 438 juta. Sudah bisa dipesan di GIIAS 2026.

3 jam yang lalu


Berita
XPENG Tak Sekadar Hadir di GIIAS 2026, Bawa Komitmen Jangka Panjang Bangun Ekosistem Kendaraan Listrik Indonesia

XPENG GIIAS 2026 komitmen jangka panjang ekosistem kendaraan listrik Indonesia tercermin dari partisipasi mereka yang menghadirkan berbagai inovasi mobilitas pintar di ajang tersebut.

3 jam yang lalu


Berita
Polytron G3+ Special Collaboration Edition Resmi Hadir, Dapat Upgrade Senilai Rp40 Juta

Polytron G3+ Special Collaboration Edition resmi meluncur di GIIAS 2026. Hadir dengan kolaborasi HSR dan Triple 9, mobil listrik ini mendapat upgrade senilai Rp40 juta dengan tambahan harga Rp20 juta.

4 jam yang lalu


Berita
Dekkalive Trio, Dashcam Tiga Kamera yang Bisa Dipantau Langsung dari Smartphone

DVR terbaru dari Dekka dilengkapi dengan tiga kamera dan merupakan tipe online yang bisa diakses melalui perangkat smartphone.

6 jam yang lalu