Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaBerita

Mengenal Suspensi MacPherson Yang Berpengaruh Besar Hingga Kini

Desainnya yang sederhana, ringkas tak memakan banyak ruang, ringan, murah diproduksi dan ringan perawatan menjadikannya sebagai salah satu suspensi yang paling berpengaruh di dunia otomotif.
Berita
Minggu, 14 Desember 2025 10:00 WIB
Penulis : Suryo Sudjatmiko
MacPherson (Foto :Otodriver)


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

OTODRIVER - Kita sering mendengar tentang suspensi MacPherson. Desainnya yang sederhana, ringkas tak memakan banyak ruang, ringan, murah diproduksi dan hemat perawatan menjadikannya sebagai salah satu suspensi yang paling berpengaruh di dunia  otomotif.

Di Indonesia suspensi dapat mudah ditemui di berbagai mobil baik itu MPV hingga SUV. Penggunanya pun cukup beragam mulai dari mobil sejuta umat seperti Mitsubishi Xpander, Toyota Avanza hingga mobil besutan Eropa seperti BMW dan Mercedes-Benz.

Nama MacPherson itu sendiri diambil dari penemunya yakni Earle S MacPherson. Ia mengembangkan jenis suspensi ini saat menjadi kepala insinyur pengembangan proyek Mobil Ringan Chevrolet pada 1945. Ia ditugaskan untuk mengembangkan mobil baru dengan ukuran lebih kompak untuk dipasarkan pasca perang. Chevrolet Cadet menjadi mobil yang berada di bawah kendali pengembangannya.

Singkatnya, Cadet diposisikan sebagai kendaraan yang inovatif, dan tiga prototipe yang telah dibangun pada tahun 1946 menunjukkan berbagai inovasi. Salah satunya adalah sistem suspensi independen baru yang revolusioner yang menampilkan apa yang sekarang dikenal sebagai suspensi MacPherson. 

BACA JUGA
Chervolet Cadet, calon pengguna pertama suspensi MacPherson yang gagal diproduksi(Foto : Otodriver)

Cadet direncanakan menjadi kendaraan produksi pertama dengan suspensi MacPherson, tetapi proyek tersebut dibatalkan pada tahun 1947 dan tidak pernah diproduksi secara komersial. Hal ini sebagian besar disebabkan oleh kekhawatiran General Motors (GM) tentang margin keuntungan yang diprediksi untuk Cadet yang terlalu tipis.

Desain suspensi ini pun sempat dipatenkan untuk GM pada 1947. Namun rasa kecewa dengan keputusan GM itu, mendorong MacPherson untuk hengkang dari GM. Namun lantas bergabung dengan Ford dan kemudian mematenkan rancangannya untuk pabrikan yang bermarkas di Dearborn, Michigan itu pada 1949.

Pada beberapa sumber disebutkan, mobil pertama yang menggunakan rancangan MacPherson adalah Ford Vedette yang dibuat oleh Ford Perancis pada 1949. Namun bukan untuk produksi masal dan lebih kepada produk pengembangan.

Mobil yang diluncurkan pada 1948 ini sebelumnya menggunakan jenis suspensi depan single wishbone dengan per keong. Uniknya Vedette benar-benar diproduksi masal dengan suspensi MacPherson pada 1954, saat pabrik mobil ini sudah beralih tangan dibeli oleh Simca.

Ford Consul jadi mobil pertama produksi masal dengan MacPherson (Foto : Otodriver)

Sedangkan dari Ford sendiri pengguna suspensi MacPherson secara masal pertama adalah Ford Consul dan Zephyr pada 1950. 

Sebenarnya, desain MacPherson ini terinspirasi dari desain-desain sebelumnya. Inspirasi datang dari rancang bangun suspensi pada mobil Stout Scarab dari AS dan mobil Cottin-Desgouttes dari Perancis. Disebutkan bahwa inspirasi lainnya dari roda pendaratan pada pesawat saat itu. (SS)


Tags Terkait :
MacPherson Suspensi
Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait

Berita
Honda Super One EV Siap Masuk Pasar Indonesia, Harga NJKB Rp 257 Juta

Harga NJKB tertera di angka Rp 257 juta.

1 hari yang lalu


Berita
Cuma Rp 360 Juta, Jetour X70 Plus Pede Incar Segmen SUV 7-Seater Premium

Sebagai andalan harian dan perjalanan jauh, Jetour X70 Plus ini punya sejumlah kunci, terutama sektor kenyamanan. Seperti apa?

1 hari yang lalu

Berita
Honda Super-One Meluncur Di Singapura, Harganya Horror

Mobil ini dijajakan di Singapura di angka S$178.999 atau setara dengan Rp 2,3 miliar.

1 hari yang lalu


Berita
Mengenal Suspensi MacPherson Yang Berpengaruh Besar Hingga Kini

Desainnya yang sederhana, ringkas tak memakan banyak ruang, ringan, murah diproduksi dan ringan perawatan menjadikannya sebagai salah satu suspensi yang paling berpengaruh di dunia otomotif.

1 hari yang lalu


Berita
Toyota Rilis GR Yaris Yang Lebih Sangar

Bagi yang merasa facelift Toyota GR Yaris masih kurang sangar, pabrikan Jepang ini baru saja merilis paket Aero Performance

2 bulan yang lalu


Berita
Melihat Sosok Jetour X20e, Penantang BYD Atto 1 Hadir di GIIAS 2025

Dilihat dari wujud dan dimensinya sepertinya ia akan menjadi rival BYD Atto 1.

3 bulan yang lalu


Berita
Jetour Rilis SUV Penantang Chery J6 dan City Car Lawan Wuling Air EV

Keduanya menjanjikan ketangguhan produk dan kemudahan operasional.

4 bulan yang lalu


Berita
Melihat Bocoran MG4 Facelift, Sebelum Diluncurkan 5 September 2025

MG 4 facelift resmi menampakkan wujudnya di Cina.

4 bulan yang lalu


Terkini

Berita
MG Gaspol Tahun Ini, Bakal Hadirkan Model-Model Barunya Di Indonesia

Setelah tidak menghadirkan model baru pada tahun lalu, tampaknya tahun ini MG siap gaspol.

53 menit yang lalu


Berita
Suzuki Siapkan 71 Bengkel Siaga Selama Mudik Lebaran 2026

Suzuki menggelar 61 outlet bengkel untuk roda 4 dan 10 outlet untuk roda 2

1 jam yang lalu


Daftar Harga
Daftar Harga MAZDA Terbaru (Maret 2026)

Mazda baru-baru ini menghadirkan SUV andalan mereka, yakni CX-80.

2 jam yang lalu


Berita
Xpeng Siapkan Mekanik Terbang Untuk Wilayah Yang Belum Ada Dealer

Bagian dari komitmen penuh untuk menghadirkan standar kenyamanan memilik Xpeng

13 jam yang lalu


Berita
Jaecoo Akan Beri Sanksi Tegas Bagi Yang Lakukan Mark Up Harga J5

Jaecoo Indonesia siapkan sanksi tegas mark up harga Jaecoo J5 bagi dealer. Pemesanan capai 15.000 unit hingga Maret 2026 akibat tingginya minat.

19 jam yang lalu