Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaBerita

Tahun 2026 Ini Diperkirakan Puluhan Produsen EV China Bakal Rontok

China memang punya industri EV terbesar di dunia, tapi ternyata masih banyak yang merugi
Berita
Sabtu, 3 Januari 2026 08:00 WIB
Penulis : Suryo Sudjatmiko
China Car (Foto : Otodriver/undefined)


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

OTODRIVER - China telah didapuk sebagai pembuat EV terbesar di dunia. Kendaraan bikinan mereka pun menyebar cepat ke pasar global dengan dorongan permintaan pasar yang tinggi dan diikuti dengan bekingan kuat dari Beijing.

Namun pada 2026 semuanya akan berubah, di mana puluhan brand EV Tiongkok mendapatkan tekanan yang besar, seiring dengan melemahnya permintaan domestik dan rampungnya berbagai subsidi juga intensif pajak di Negeri Panda tersebut. 

Melansir South China Morning Post (SCMP), dilaporkan bahwa sekitar 50 produsen EV di Tiongkok yang merugi mungkin terpaksa mengurangi ukuran pabrik atau malah menutup usaha sepenuhnya pada tahun 2026.

Dihapuskannya subsidi tunai dan insentif pajak mobil domestik Tiongkok diperkirakan para analis bakal menyusutkan minat pembeli, sekalipun produsen menawarkan diskon besar. 

BACA JUGA

Namun pemerintah China saat ini masih berpikir apakah subsidi tukar tambah sebesar 20 ribu yuan (US$2.845) akan diperpanjang atau tidak. 

Tahun ini Pemerintah China telah mencabut subsidi pajak sebesar 10 persen dan sebagai gantinya diberlakukan insentif pajak sebesar 5 persen. Rencananya tarif normal tanpa subsidi pajak bakal efektif berlaku sepenuhnya pada 2028.

Hanya pabrikan besar yang masih meraup untung(Foto : Otodriver/Awie Ananta)

Kerugian produsen China ini juga semakin diperburuk dengan terjadinya perang diskon perang harga yang brutal selama tiga tahun terakhir. Kondisi ini semakin menipiskan margin keuntungan pabrikan lokal.

Gelombang besar ini berdampak pada semua pabrikan, namun yang paling parah adalah pabrikan kecil dan menengah. Investasi besar dalam penelitian dan pengembangan menjadi beban nyata selain perang harga yang terjadi. 

Pabrikan besar seperti BYD ataupun Seres yang didukung oleh Huawei dan beberapa produsen menengah hingga atas lainnya yang masih mencatatkan keuntungan.

Perundangan dan kondisi pasar domestik Tiongkok di 2026 ini laksana ‘seleksi alam’. Penyusutan pabrikan EV terbanyak di dunia ini  sudah terjadi lebih cepat. (SS)


Tags Terkait :
EV China Pabrikan EV China 2026
S

Suryo Sudjatmiko

Jurnalis

Full time journalist, part time off-roader. Berkarya di dunia jurnalistik otomotif sejak 2006. Lulusan Sastra UGM ini te...

Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait


Berita
Xpeng Mona L03, Saudara G6 Yang Tersedia Penggerak EV dan PHEV

Xpeng resmi memperlihatkan wujud perdana Mona L03 di China menjelang debut publiknya yang dijadwalkan berlangsung pada Juli 2026.

1 hari yang lalu


Pikap
Mengenal Lebih Jauh Hilux BEV, Pikap Setrum Murni Pertama Dari Toyota

Harga Toyota Hilux BEV Indonesia tercatat Rp 674 juta untuk varian double cabin AWD dengan baterai 59,2 kWh dan jarak tempuh 240 km WLTP.

1 hari yang lalu

Berita
Beda Dengan di Luar Negeri, Leapmotor B10 Dijual Tanpa LIDAR di Indonesia Karena Alasan Ini

Leapmotor B10 tanpa LIDAR di Indonesia karena infrastruktur belum memadai untuk mengoperasikan teknologi tersebut secara optimal.

1 hari yang lalu

Berita
Begini Spek Ioniq V, EV Hyundai Khusus Pasar Tiongkok

Hyundai Ioniq V, model fastback listrik yang dikembangkan oleh Beijing Hyundai, mengungkap spesifikasi baterai LFP berkapasitas 66,8 kWh yang mampu menghadirkan jarak tempuh hingga 620 km.

1 hari yang lalu


Mobil Listrik
Ingin Keluar Dari Bayang-Bayang Huawei, Seres Bikin Brand Baru Aiva

Seres luncurkan brand EV baru Aiva kurangi ketergantungan Huawei. Merek ini dikembangkan dengan teknologi AI dan kemitraan ByteDance untuk model perdana ME7.

1 hari yang lalu

Mobil Listrik
Digadang Jadi Gen II Air EV, Wuling Aira Punya Pintu Lebih Banyak dan Dimensi Lebih Bongsor

Wuling Aira vs Air EV: perbandingan generasi kedua EV mini dengan lima pintu dan dimensi lebih besar menggunakan platform Tianyu S.

1 hari yang lalu


Pikap
Ladder Frame EREV, Konsep Hybrid Yang Mulai Banyak Dilirik

Ladder frame EREV untuk pikap mulai dilirik pabrikan otomotif. Konsep ini dipilih karena ketahanan struktural dan kemampuan off-road yang lebih baik, seperti pada BYD Shark, Ram 1500, dan Ford F-150.

1 hari yang lalu


Berita
Semua Orang Beralih ke BEV, Ini Kekhawatiran Bos Toyota

Toyota

1 hari yang lalu


Terkini

Berita
Aurus Senat Pesaing Maybach, Sedan Rusia Tunggangan Vladimir Putin

Bisa dilengkapi proteksi untuk hadapi lontaran roket maupun granat.

5 jam yang lalu


Berita
Tiga BMW M Diluncurkan Serentak, Model Station Wagon Dibanderol Rp 2 Miliaran

BMW meluncurkan tiga model terbaru dari divisi performance M. Tiga model serentak diluncurkan yang terdiri dua coupe yakni M2 dan M2 CS, serta M3 Touring yang berwujud station wagon.

7 jam yang lalu


Berita
BAIC T1 Sudah Tiba di Indonesia, Simak Spesifikasinya Sebelum Dijual

BAIC T1 merupakan model terbaru yang segera dijual BAIC Indonesia. Lihat spesifikasinya.

10 jam yang lalu


Berita
Pemutihan Pajak Kendaraan Bermotor DKI Jakarta Masih Sampai Agustus

Tidak perlu membayar denda bunga keterlambatan.

12 jam yang lalu


Berita
SPY SHOT: Honda Avancier di Thailand, SUV Flagship Rival Palisade

Bukan rahasia lagi jika Honda tengah menghadapi tekanan besar di pasar Asia akibat persaingan ketat dari pabrikan asal Tiongkok.

15 jam yang lalu