Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaBerita

Sudah Ada Korban Jiwa, Apakah Amerika Akan Ikuti China Terkait Aturan Handle Pintu Flush?

China telah melarang penggunaan handle pintu pop out untuk unit mobil yang dijual mulai 2027 nanti.
Berita
Sabtu, 3 Januari 2026 06:00 WIB
Penulis : Suryo Sudjatmiko
Door handle Tesla (Foto :bloomberg)


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

OTODRIVER - China mengambil langkah cepat dengan membentuk undang-undang yang mengatur mengenai handle pintu pop out atau flush menyusul banyaknya insiden kematian lantaran pintu gagal dibuka saat terjadi kecelakaan. 

Pada 2027 nanti Negeri Panda resmi melarang penggunaan mekanisme handle pintu yang digerakkan secara elektrik ini pada mobil yang dijajakan di sana.

Sebenarnya pembahasan potensi bahaya pada handle pintu seperti itu juga sudah mencuat di AS. Tesla yang tak lain merupakan pionir handle model ini tengah mendapat sorotan.

Mengutip dari Drive.com.au, investigasi yang tengah dilakukan oleh media Bloomberg pada mobil Tesla ini telah menyebabkan setidaknya 15 kematian di AS.

BACA JUGA

Bloomberg melakukan analisa data kecelakaan sejak 2012, termasuk laporan dari pemilik yang mengatakan bahwa  telah terjadi kegagalan fungsi mekanik-elektrik setelah terjadi kecelakaan.

Menambahkan informasi yang diberikan oleh National Highway Traffic Safety Administration (NHTSA). Laporan tersebut berfokus pada kecelakaan dengan korban jiwa yang dilaporkan dan melibatkan kebakaran, dan mencakup tidak hanya Tesla, tetapi semua produsen mobil, berdasarkan data yang dikumpulkan antara tahun 2012 dan 2023.

Door handle Tesla (Foto : CNN)

Terungkap bahwa dari hampir 70 model yang dijual di Amerika Serikat dilengkapi dengan sistem pembuka pintu elektronik dengan  Tesla menyumbang jumlah keluhan konsumen tertinggi. 

Meskipun sistem pintu yang dikunci secara elektronik diwajibkan memiliki sistem pelepasan fisik sebagai cadangan dalam keadaan darurat, pengoperasiannya mungkin tidak selalu jelas atau mudah diakses oleh penumpang dalam situasi panik. 

Sebagai contoh ada di Tesla Model 3 dan Model Y yang memiliki pelepasan interior melalui tombol tekan elektronik. 

Pintu depan menawarkan pegangan angkat di dekat tarikan pintu, tetapi pintu belakang dibuka melalui pelepasan yang memerlukan pelepasan panel trim di bagian bawah kantong pintu sebelum dioperasikan. 

Tesla telah mengatasi kekhawatiran tersebut dengan menambahkan halaman keselamatan ke situs web AS dan Australia, yang menyoroti fitur keselamatan bawaan dan standar kendaraan mereka. 

Sayangnya, halaman ini tidak membahas pengoperasian pelepasan pintu secara langsung, hanya menyarankan bahwa pintu akan dibuka setelah kecelakaan untuk membantu petugas. Tapi bagaimana dengan orang awam yang datang menolong di mana mereka tidak mengetahui adanya perangkat pembuka darurat itu?

Pada perkembangannya, awal 2025 lalu, kepala desain Tesla mengatakan dalam sebuah podcast Bloomberg, bahwa pihaknya akan melakukan perancangan ulang untuk menyederhanakan sistem pembuka pintu Tesla.  

Saat ini NHTSA sedang melakukan investigasi terbuka terhadap lebih dari 174.291 Model Y tahun 2021 karena kekhawatiran bahwa gagang pintu eksterior mungkin tidak berfungsi, yang menyebabkan risiko terjebak.

Namun demikian, sampai saat ini baik pemangku kebijakan di AS atau negara lain selain China belum juga membentuk satu perundangan yang mengatur tentang hal ini.

China sudah mengeluarkan aturan yang jelas tentang masalah handle pintu ini. Dan apakah otoritas lain akan memberi ketegasan untuk mengatur keselamatan seperti yang dilakukan China?

Kita tunggu saja perkembangannya. (SS)


Tags Terkait :
Tesla Door Handle Electic
Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait


Berita
Sudah Ada Korban Jiwa, Apakah Amerika Akan Ikuti China Terkait Aturan Handle Pintu Flush?

China telah melarang penggunaan handle pintu pop out untuk unit mobil yang dijual mulai 2027 nanti.

3 bulan yang lalu


Berita
China Resmi Larang Penggunaan Handle Pintu Elektrik, Diperkirakan Akan Mempengaruhi Desain Mobil Dunia

China larang handle pintu elektrik mobil listrik 2027. Aturan baru wajibkan gagang mekanis eksterior dan interior demi keselamatan pasca-kecelakaan, potensi ubah desain global.

2 bulan yang lalu


Berita
Ini Sejarah Di Balik Flush Door Handle, Fitur Keren Yang Akan Dihapus

Keren dan menjadi identitas desain sebuah mobil modern, namun kemudian dilarang untuk digunakan. Ini adalah gambaran perjalanan flush door handle atau pop up door handle.

6 bulan yang lalu


Berita
Zeekr Hadirkan 001 Versi Terbatas, Tenaga Tembus 912 Hp!

Zeekr luncurkan 001 edisi terbatas 912 Hp di China untuk rayakan 5 tahun debut. Paket FR-Line, AWD dual-motor, baterai 103 kWh capai 680 km CLTC.

2 minggu yang lalu


Terkini

Berita
Laris Manis, 280 Unit Honda Prelude Siap Diterima Konsumen

HPM umumkan harga resmi Honda Prelude Rp974,9 juta. Pemesanan capai 280 unit melebihi alokasi, pengiriman bertahap akhir Mei 2026.

4 jam yang lalu


Berita
Mitsubishi Destinator Sodorkan Kenyamanan Lewat Layar Sentuh Terbesar Di Kelasnya

Layar SDA 12.3 inci Mitsubishi Destinator terbesar di kelasnya integrasikan pengaturan fitur kendaraan seperti panoramic sunroof, ambient light, keyless, dan wiper.

5 jam yang lalu


Berita
Produsen Vacuum Cleaner Di Cina Buat Supercar, Intip Spesifikasinya

Dreame Technology resmi mengumumkan langkahnya masuk ke sektor otomotif pintar melalui sebuah peluncuran global bertajuk “Dreame Next” yang digelar di Silicon Valley.

7 jam yang lalu


Berita
Changan Berharap Mobil REEV Dapat Insentif Lebih Dari Pemerintah

Mobil asal Tiongkok yang hadir di Indonesia identik dengan mobil berpenggerak hybrid, plug-in hybrid, maupun EV murni. Berbeda dengan REEV.

8 jam yang lalu


Berita
Imbas Laka KA Di Bekasi Timur, CEO Vinfast Indonesia Buka Suara

Mendukung penyelidikan menyeluruh atas kejadian nahas itu.

9 jam yang lalu