OTODRIVER – Chery secara resmi mencanangkan untuk mencapai penjualan sebanyak 3,2 juta unit di tahun 2026. Rencana tersebut tentu harus ditopang kehadiran produk baru serta kapasitas produksi yang besar.
Bukan hanya itu, rencana penjualan tersebut akan diwujdukan dengan tidak hanya mengandalkan pasar dalam negeri Tiongkok. Pasar di semua benua juga dijajaki serius oleh pabrikan yang berkantor pusat di kota Wuhu itu.
Terlebih Chery juga sudah memastikan bahwa setiap model yang dirilis ke pasar merupakan model global. Hal tersebut bisa diartikan bahwa pabrikan yang dirintis di tahun 1997 itu akan lebih fokus pada produksi dibandingkan membuat model-model yang spesifik untuk region-region tertentu.
Salah satu upaya untuk meningkatkan kapasitas produksi Chery secara keseluruhan adalah dengan melebarkan sayap produksinya untuk kendaraan penumpang.
Seperti dikutip dari Car News China, pabrikan ini sedang melakukan negosiasi serius dengan pihak Jaguar Land Rover (JLR) untuk memanfaatkan salah satu fasilitas produksi di Inggris yang sudah tidak dipakai lagi.
Seperti diketahui, JLR mempunyai pabrik di sejumlah wilayah di Inggris Raya seperti di Solihul (Range Rover, Range Rover Sport), Halewood (Evoque, Discovery Sport), dan satu pusat rejayasa mesin.
Di luar Inggris, JLR juga punya fasilitas produksi di Slovakia dan juga ada di Tiongkok, di India, Brazil, dan Austria.
Pemerintah Inggris sendiri menyambut positif rencana itu. Namun lebih dikehendaki jika pihak Chery mengoperasikan pabrik di Inggris juga menyertakan rencana untuk kolaborasi dalam hal riset.
Karena saat ini target produksi kendaraan tahun 2025 di seantero Inggris berada di angka 738.000 unit. Lebih rendah dari rencana awal yang ada di angka 1,3 juta unit per tahun hingga tahun 2035.
Bagi Chery, pusat produksi Di Inggris akan mendorong Omoda dan Jaecoo lebih kompetitif. Terlebih keduanya termasuk jenama mobil listrik yang pertumbuhan pasarnya sangat positif di sana.
Sebenarnya langkah Chery untuk punya unit produksi kendaraan penumpang di Inggris mengikuti langkah dari unit kendaraan komersial yang sudah buka perwakilan resmi di kota Liverpool.
Kantor perwakilan di Liverpool itu juga menjadi penghubung bagi Chery Group untuk pasar otomotif di benua Eropa. Tidak hanya berkaitan dengan penjualan produk, karena kegiatan riset pasar serta teknologi otomotif juga dilakukan seiring adanya kantor perwakilan itu.
Selain mengincar lokasi di Inggris, Chery sebenarnya sudah punya fasilitas produksi di Barcelona, Spanyol, hasil mengambil alih fasilitas milik Nissan. Dimana langkah bersama Nissan itu dikabarkan belanjut dengan rencana akuisisi fasilitas produksi Nissan di Afrika Selatan.
Lebih dari itu, pendekatan antara Chery dan JLR itu juga merupakan upaya lanjutan karena sudah dilakukan pemberian lisensi ke pihak Chery atas platform Freelander untuk dikembangkan sebagai EV dengan hadirnya Chery EOX dan M3X. (EW)
