Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaBerita

Insentif Baru Untuk EV Agar Impor BBM Menurun

Insentif Ini berlaku mulai bulan Juli 2026.
Berita
Rabu, 13 Mei 2026 08:00 WIB
Penulis : Erie W. Adji
Masterplan untuk kendaraan listrik secara nasional perlu dibenahi lagi agar momentum elektrifikasi tak hilang (Foto : Otodriver/Erie W. Adji)


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

OTODRIVER - Menteri Keuangan (Menkeu), Purbaya Yudhi Sadewa, mengatakan, insentif kendaraan listrik diberikan untuk menekan impor bahan bakar minyak (BBM) di tengah harga minyak global yang diperkirakan masih tinggi dalam beberapa bulan ke depan.

Dalam keterangannya pekan ini di Jakarta (12/5), ia memperkirakan harga minyak dunia tidak akan turun dalam waktu dekat. Hal itu seiring masih belum meredanya ketegangan di kawasan Timur Tengah. 

Menurutnya, seperti dikutip dari Antara, berkaca dari kondisi konflik tersebut ditambah masih tingginya konsumsi BBM nasional, jika ada proses konversi energi ke listrik secara insentif akan bisa berdampak pada upaya signifikan atas penurunan impor BBM. 

Purbaya juga mengingatkan terdapat sistem kelistrikan PLN yang memiliki mekanisme take or pay, di mana PLN tetap membayar pembangkit sesuai kontrak meski listrik tidak seluruhnya terserap.

BACA JUGA

Kelebihan kapasitas tersebut dinilai dapat dioptimalkan melalui pemanfaatan kendaraan listrik untuk menekan konsumsi BBM dan impor energi.

Skema Pajak Pertambahan Nilai Ditanggung Pemerintah (PPN DTP) yang disodorkan pihak pemerintah atas insentif itu, pertama, PPN DTP sebesar 100 persen untuk mobil listrik berbasis nikel, atau Nickel Manganese Cobalt). 

Kedua, PPN DTP sebesar 40 persen untuk baterai selain nikel.  

Ketiga, ini untuk pembelian motor, subsidi pembelian per unit motor listrik sebesar Rp5 juta. 

Rencana pemerintah memberikan insentif secara terbatas bagi kendaraan listrik muncul beberapa waktu belakangan. 

Insentif kendaraan listrik yang tengah disiapkan yakni masing-masing 100 ribu unit mobil dan 100 ribu sepeda motor listrik tahun ini.

Penerapannya ditargetkan di bulan Juni 2026.

Namun Iinsentif PPN DTP dikhususkan untuk kendaraan listrik itu tanpa mencakup kendaraan hibrida. (EW)

Insentif baru untuk EV kuotanya untuk 100 ribu unit mobil diterapan pada bulan Juni 2026  (Foto : Otodriver/Erie W. Adji)
Selain insentif bagi pemilik kendaraan listrik, perluasan jaringan isi ulang listrik sudah mendesak dilakukan (Foto : Otodriver/Erie W. Adji)

Tags Terkait :
Insentif Mobillistrik
E

Erie W. Adji

reporter

Jurnalis otomotif yang sudah malang melintang sejak 2000. Berpengalaman menulis berita seputar roda empat dari mobil pen...

Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Special Report: GIIAS 2026
Artikel Terkait

Berita
Insentif Baru Untuk EV Agar Impor BBM Menurun

Insentif Ini berlaku mulai bulan Juli 2026.

2 bulan yang lalu


Berita
Semester Pertama 2025 Ada 9,1 Juta Unit Kendaraan EV Laris Di Seluruh Dunia

Insentif pajak dan reduksi biaya pemeliharaan serta operasional jadi pemicunya.

1 tahun yang lalu


Berita
Kementerian ESDM: Bangun 62.918 SPKLU Sampai 2030

Baik di kota besar maupun di kota kecil

1 tahun yang lalu


Berita
Ini Daftar Baru Pajak Progresif Wilayah Jakarta Tahun 2025

Kepemilikan kendaraan ke-6 dan seterusnya tarifnya sama

1 tahun yang lalu


Terkini

Berita
Viral Mobilnya Terbakar di Tol, Ini Klarifikasi dari BYD Indonesia

Beberapa waktu lalu beredar video terbakarnya salah satu model BYD di tol. Ini tanggapan pihak BYD.

52 menit yang lalu


Bus
PO Bagong Borong 61 Unit Bus Hino Di GIIAS 2026

Dilakukan untuk penambahan armada serta peremajaan unit.

1 jam yang lalu


Van
Semua Unit Farizon Bisa Isi Ulang Listrik di Jaringan Arista

Sebagai bagian dari pelayanan lengkap bagi pemilik armada.

2 jam yang lalu


Berita
Mengenal Lebih Dekat Jetour T2 i-DM, PHEV Adventure SUV dengan Klaim Jarak Tempuh Lebih dari 1.200 Km

Jetour T2 i-DM PHEV jarak tempuh 1200 km diperkenalkan sebagai adventure SUV dengan teknologi i-DM yang menggabungkan motor listrik dan mesin bensin untuk efisiensi perjalanan jauh.

3 jam yang lalu


Berita
Toyota Klaim Kuasai 70 Persen Pasar Pikap di Indonesia

Toyota Hilux generasi ke-9 resmi hadir di Indonesia.

4 jam yang lalu