OTODRIVER – Selama periode libur lebaran, Daihatsu siap menemani para pemudik dengan menghadirkan Posko Siaga di 6 titik strategis pada periode tanggal 17-24 Maret 2026.
Lokasinya di Rest Area Tol Merak–Jakarta KM 68 B; Rest Area Tol Cipali KM 166 A; Rest Area Resta Pendopo Tol Semarang–Solo KM 456 A; Rest Area Resta Pendopo Tol Semarang–Solo KM 456 B; Kendit SPBU 55.683.15 Situbondo; dan Rest Area Tol Bakauheni–Kayuagung.
Selain itu, Daihatsu juga menyiapkan 89 Bengkel Siaga yang tersebar di seluruh Indonesia, dan siap melayani pelanggan selama periode libur Lebaran pada periode tanggal operasional yang sama.
Waktu operasioal Bengkel Siaga itu termasuk di hari Sabtu dan Minggu dengan jam kerja yang telah ditentukan.
Adapun ke-89 titik Bengkel Siaga Daihatsu meliputi 19 bengkel siaga di area Sumatera; Jakarta dan sekitarnya atau Jabodetabek (14), Jawa Barat (10), Jawa Tengah dan DIY (10), Jawa Timur (10), Bali (5), Kalimantan (7), dan area IBT (Indonesia Bagian Timur) seperti Sulawesi & Papua sebanyak 14 bengkel.
Informasi lebih lanjut, kunjungi situs resmi www.astra-daihatsu.id dan aplikasi mobile DaihatsuKu.
Deputy After Sales Service & Logistic Division Head PT Astra International Tbk-Daihatsu Sales Operation (AI-DSO), Yanuar Krisna, dalam keterangan resminya menjabarkan melalui layanan Bengkel Siaga dan Pos Siaga ini, Daihatsu ingin memastikan perjalanan mudik Sahabat Daihatsu dapat berlangsung lebih aman dan nyaman.
Periksa kondisi kendaraan sebelum melakukan perjalanan
Perjalan di musim libur Lebaran butuh persiapan matang agar kondisi kendaraan tetap prima. Dalam keteragan resminya, untuk kendaraan Daihatsu bisa dilakukan pemeriksaan menyeluruh mulai dari oli mesin dan cairan penting lainnya seperti oli gardan, oli rem, hingga oli power steering.
Pastikan pula tekanan dan kondisi ban, termasuk spooring dan balancing, agar tetap optimal selama perjalanan.
Periksa juga komponen rem, kondisi radiator, aki, sistem kelistrikan, lampu, wiper, serta filter pendingin dan AC agar kendaraan tetap nyaman digunakan dalam berbagai kondisi jalan dan cuaca.
Jangan lupa membawa perlengkapan penting seperti dongkrak, ban cadangan, kotak P3K, serta tool kit untuk kebutuhan darurat.
Selama perjalanan mudik, aktivitas akan terasa lebih nyaman bila direncanakan sejak awal dengan menentukan rute dan waktu keberangkatan yang tepat, serta manfaatkan sistem navigasi untuk memantau jalur utama maupun alternatif.
Banyak pemudik memilih berangkat setelah sahur atau setelah berbuka puasa karena kondisi tubuh cenderung lebih segar dan suhu udara lebih sejuk.
Selama dalam perjalanan jauh, pengemudi sebaiknya beristirahat maksimal setiap tiga jam berkendara untuk menjaga fokus dan kebugaran.
Pilih tempat istirahat yang aman seperti rest area atau pos siaga mudik, serta selalu patuhi rambu lalu lintas dan gunakan fitur kendaraan sesuai peruntukannya, seperti sabuk pengaman dan lampu hazard hanya dalam kondisi darurat. (EW)
