Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaBerita

TMMIN: Mobil Hibrida dan Bioetanol Bisa Bantu Akselerasi Reduksi Emisi Nasional

Indonesia memiliki potensi sumber bahan bakar ramah lingkungan yang besar
Berita
Minggu, 8 September 2024 03:30 WIB
Penulis : Erie W. Adji
Toyota Siap Produksi Mobil Bioethanol


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

OTODRIVER - Wakil Presiden Direktur PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN), Bob Azam, mengatakan bahwa selain mobil listrik berbasis baterai (Battery Electric Vehicle/BEV) kendaraan ramah lingkungan lain seperti hybrid dan bioetanol dapat membantu Indonesia mencapai target menurunkan emisi pada 2030.

“Indonesia sangat luar biasa dan kaya energi, berpotensi tinggi mengembangkan bioetanol ke depan. Mobil hybrid dan bioetanol, salah satunya, dapat menjadi solusi menurunkan emisi di 2030,” katanya saat ditemui di salah satu fasilitas manufaktur Toyota di Karawang, Jawa Barat, pekan ini (5/9). Seperti dikutip dari Antara.

Bob menyebutkan banyak tantangan yang dihadapi Indonesia untuk dapat memenuhi target dunia mencapai emisi nol bersih (Net Zero Emission) pada 2060.

Berdasarkan data Dewan Energi Nasional (DEN), hingga 2023, persentase bauran energi Indonesia masih didominasi batu bara (40,46 persen), minyak bumi (30,18 persen), gas bumi (16,28 persen), sedangkan Energi Baru dan Terbarukan (EBT) masih mencapai 13,09 persen.

BACA JUGA

Namun untuk target yang lebih dekat, yakni pengurangan emisi karbon sebanyak 41 persen pada 2030, dapat didorong dengan kendaraan yang menggunakan energi ramah lingkungan lain, yakni hibrida dan bioetanol. 

“Selain BEV kita juga punya sumber-sumber energi lainnya yang bersumber dari kekayaan alam yang sebenarnya bisa dieksplor lebih lanjut. Berbagai sumber energi ini dapat dikembangkan beriringan dengan BEV,” ujar Bob menjelaskan lebih lanjut.

Bob juga menyebutkan baik pihak produsen maupun industri akan selalu siap untuk mengembangkan penggunaan opsi energi ramah lingkungan tersebut pada kendaraan di Indonesia.

Toyota pun, lanjut Bob, telah bertahun-tahun mengembangkan berbagai kendaraan yang menggunakan alternatif energi EBT.

Selain itu, masih menurut Bob, agar akselerasi reduksi emisi secara paralel bisa dilakukan maka insentif terhadap mobil hybrid juga perlu diberikan.

Hal itu tidak lain untuk juga mendorong masyarakat mengadopsi kendaraan kombinasi bensin dan listrik tersebut, di tengah daya beli masyarakat yang terus menurun. Selain tentu untuk tujuan reduksi emisi itu sendiri. (EW) 


Tags Terkait :
Bev Hybrid Toyota Bioethanol Emisi Reduksi Nolemisi Insentif
E

Erie W. Adji

reporter

Jurnalis otomotif yang sudah malang melintang sejak 2000. Berpengalaman menulis berita seputar roda empat dari mobil pen...

Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait


Berita
TMMIN: Mobil Hibrida dan Bioetanol Bisa Bantu Akselerasi Reduksi Emisi Nasional

Indonesia memiliki potensi sumber bahan bakar ramah lingkungan yang besar

1 tahun yang lalu


Berita
Begini Cara Toyota Mengurangi Emisi Karbon di Indonesia

Toyota memperkenalkan konsep Beyond Zero di GIIAS 2024. Apa itu?

2 tahun yang lalu


Berita
Sasis Tangga, Konstruksi Kuno yang Masih Bertahan di Era Modern

Sasis tangga boleh jadi konstruksi 'purba', namun di era mobil modern, ia masih tetap digunakan dan bisa mengikuti jaman

1 hari yang lalu


Pikap
VW Tukan Siap Hadir Sebagai Pikap Ringan Bermesin Mutakhir

Ada pilihan mengadopsi transmisi canggih Tiptronic dan mesin TSI.

1 minggu yang lalu


Berita
Pemerintah: Penjualan Mobil Naik 33,3 Persen, Kendaraan Listrik dan Hybrid Tumbuh di Atas 40 Persen

Penambahan jumlah SPKLU masih menjadi tantangan terbesar elektrifikasi kendaraan di Indonesia

2 minggu yang lalu


Berita
Tiongkok Jadi Biang Kerok, Harga Rata-Rata Mobil Listrik Global Sekarang Lebih Murah dari Hibrida

Data Mobility Global menunjukkan harga rata-rata mobil listrik global kini US$37.000, lebih rendah dari hibrida yang mencapai US$39.000. Penurunan ini didorong oleh ekspor EV murah dari Tiongkok.

3 minggu yang lalu


Berita
Alasan Toyota Belum Minat Terjunkan PHEV di Indonesia

PT Toyota Astra Motor (TAM) tampaknya masih melihat teknologi hybrid sebagai pilihan elektrifikasi yang paling sesuai untuk pasar Indonesia.

3 minggu yang lalu


Berita
Toyota Hilux Masuk Generasi ke-9, Kini Hadir dalam Versi Listrik untuk Sektor Komersial

Toyota Hilux generasi 9 BEV listrik diperkenalkan untuk kebutuhan komersial. Model ini menawarkan varian listrik AWD dengan kemampuan medan berat di lebih dari 190 negara.

1 bulan yang lalu


Terkini

Berita
Usia Puluhan Tahun, Great Corolla Masih Bikin Pemiliknya Rela Jelajah Nusantara

Great Corolla Club Indonesia gelar Jambore Nasional yang dihadiri anggota dari berbagai penjuru Nusantara

41 menit yang lalu


Van
Chery Membuat Van Tenaga Listrik Yang Dinamakan Delivan

Dalam pemasarannya akan masuk kawasan Eropa terlebih dahulu.

14 jam yang lalu


VIDEO: Crash Test Leapmotor B05 (Euro NCAP)

Leapmotor B05 kembali membuktikan keselamatannya.

Berita | 15 jam yang lalu


Berita
Beberapa Unit Tesla Model Y Alami Ambles Suspensi Belakang

Tesla Model Y L, SUV enam penumpang yang diproduksi di Gigafactory Shanghai, China, tengah menjadi sorotan.

15 jam yang lalu


Berita
Zeekr 7X Bakal Gendong Baterai 85 kWh dan Tenaga Hampir 500 Hp

Zeekr 7X bakal mendapat pembaruan signifikan. Begini spesifikasinya.

16 jam yang lalu