Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaBerita

Ferrari Tegaskan Tolak Kemudi Otonom

Ferrari tolak kemudi otonom penuh. CEO Benedetto Vigna menegaskan bahwa setiap mobil Ferrari akan tetap dilengkapi setir agar pemilik dapat menikmati sensasi mengemudi.
Berita
Senin, 8 Juni 2026 12:30 WIB
Penulis : Suryo Sudjatmiko
Ferrari tegaskan tidak akan tertarrik kembangkan sistem kemudi otonom penuh(Foto :carnewschina.com)


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

OTODRIVER - Jika beberapa pabrikan seperti Tesla hingga Xpeng kian gencar untuk mengembangkan kemampuan menuju otonom penuh, namun tidak demikian dengan Ferrari.

Pabrikan asal Maranello, Italia ini menyatakan tidak tertarik untuk menghadirkan teknologi otonom penuh pada produknya.

CEO Ferrari, Benedetto Vigna, menolak kemungkinan Ferrari untuk menjadi sebuah mobil yang sepenuhnya digerakkan secara otonom. Ia mempertanyakan mengapa seseorang akan membeli sebuah Ferrari apabila mereka tidak dapat mengemudikannya.

Kepada TheDrive, Vigna berjanji untuk selalu memasangkan lingkar kemudi di setiap kendaraan sehingga pemiliknya dapat menikmati mengemudi daripada membiarkan komputer mengambil alih semua pekerjaan.

BACA JUGA

“Kami tidak akan membuat mobil yang sepenuhnya otonom dengan tegas. Kami ingin orang-orang bersenang-senang, bukan malah chip komputer,” ungkapnya. 

“Kita ingin memiliki setir dan seorang pria atau wanita di belakang setir. Jika tidak, mengapa Anda membeli Ferrari?” imbuhnya.

Ferrari tegaskan mengenai kesenangan berkendara(Foto : Carscoops)

Tetap Mengembangkan ADAS

Menolak mengendara otonom penuh bukan berarti menolak kehadiran Advance Drive Assistance System (ADAS). Sistem peringatan keluar jalur dan adaptive cruise control akan tetap ditanamkan pada Ferrari, namun sistem otonomo level 3 atau lebih tinggi bukanlah agenda utama. 

Intinya orang yang membeli Ferrari bukan orang yang ingin dimanjakan oleh kemampuan komputer canggih. Mereka adalah orang yang ingin merasakan sensasi berkendara. (SS)


Tags Terkait :
Ferrari Autonomous Sistem Kemudi Otonom ADAS
S

Suryo Sudjatmiko

Jurnalis

Full time journalist, part time off-roader. Berkarya di dunia jurnalistik otomotif sejak 2006. Lulusan Sastra UGM ini te...

Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Special Report: GIIAS 2026
Artikel Terkait


Berita
Ferrari Tegaskan Tolak Kemudi Otonom

Ferrari tolak kemudi otonom penuh. CEO Benedetto Vigna menegaskan bahwa setiap mobil Ferrari akan tetap dilengkapi setir agar pemilik dapat menikmati sensasi mengemudi.

1 bulan yang lalu


Berita
CEO Apple: Industri Otomotif Akan Berubah Total

Apple percaya paradigma dan produk otomotif akan berubah total di masa depan.

10 tahun yang lalu


Berita
Testarossa Dihidupkan Kembali, Ini Sejarah di Balik Ferrari 849 Testarossa

Spesifikasi Ferrari 849 Testarossa mencakup sistem plug-in hybrid V8 twin-turbo 1.050 cv yang menggantikan SF90 Stradale dengan desain modern dan sejarah nama Testarossa.

1 minggu yang lalu


Berita
Ferrari Amalfi Sebagai Penerus Roma, Ini Impresi Kami

Ferrari Amalfi penerus Roma menawarkan grand tourer dengan mesin V8 twin-turbo 640 cv, suspensi nyaman, dan kabin ergonomis untuk mobilitas harian sekaligus performa tinggi.

4 minggu yang lalu

Berita
Ferrari Luce Dijual Lebih Murah di Cina dan Laris Manis

Ferrari resmi meluncurkan sedan listrik kontroversial Luce di pasar China setelah debut globalnya di Roma pada akhir Mei lalu.

1 bulan yang lalu

Berita
Ferrari Bakal Gunakan Modern Transmisi Bergaya Manual Nan Klasik

Rumor yang beredar pabrikan asal Maranello Italia itu tengah mempersiapkan mobil dengan gaya transmisi manual, hanya saja jenis dan modelnya belum tersingkap.

1 bulan yang lalu


Berita
Luxeed RX Mirip Dengan Ferrari Purosangue

Dokumen terbaru yang dirilis Kementerian Industri dan Teknologi Informasi Tiongkok (MIIT) mengungkap kehadiran Luxeed RX, SUV anyar hasil kolaborasi Huawei dan Chery.

1 bulan yang lalu


Berita
Toyota Bikin Camry Dual Engine, Tapi Bukan Yang Pertama

Toyota Camry dual engine Super Taikyu diperkenalkan untuk balap ketahanan, meski konsep mobil bermesin ganda sudah ada sejak 1907.

1 bulan yang lalu


Terkini

Berita
MG Hadirkan Dua SUV Elektrifikasi di GIIAS 2026, MGS5 EV dan ZS Hybrid+

MG Motor Indonesia menghadirkan dua pilihan SUV elektrifikasi di ajang GIIAS 2026, yakni MGS5 EV sebagai mobil listrik murni dan MG ZS Hybrid+ yang mengusung teknologi full hybrid.

3 jam yang lalu


Truk
UD Trucks Extra Mile Challenge 2026: Sarana Menghadirkan Pengemudi Truk Yang Profesional

Berbalut kegiatan kompetisi untuk memberi pembekalan berbagai aspek operasional kendaraan niaga

4 jam yang lalu


Berita
Daihatsu Ayla Modern Vintage Jadi Hadiah Utama Undian GIIAS 2026, Basisnya Varian Terlaris

Daihatsu Ayla Modern Vintage hadiah undian GIIAS 2026. Mobil modifikasi NMAA berbasis varian 1.0 liter terlaris ini diundi di hadapan pengunjung dan dimenangkan konsumen dari Lampung.

5 jam yang lalu


Berita
Bukan Lagi Soal Tenaga Mesin, Teknologi Keselamatan Jadi Tren Baru di GIIAS 2026

Teknologi keselamatan kendaraan menjadi sorotan di GIIAS 2026. Bosch Indonesia memperkenalkan sistem Sense, Think, dan Act yang membantu pengemudi.

6 jam yang lalu


Berita
MAXUS Hadirkan Konsep 'A Quiet Luxury' di GIIAS 2026 melalui Jajaran Premium Electric MPV

MAXUS A Quiet Luxury GIIAS 2026 menampilkan konsep kemewahan tenang melalui lini premium electric MPV MIFA 7 dan MIFA 9 di ICE BSD City.

8 jam yang lalu