Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaBerita

Tahun 2024 Penuh Tantangan Bagi Industri Otomotif, Pabrikan Tetap Optimis

Tahun ini menjadi tantangan bagi industri otomotif Indonesia. Sekretaris Umum Gaikindo, Kukuh Kumara menyebutkan jika pihaknya merevisi target di 2024 dari 1,1 juta unit ke 850 ribu unit saja.
Berita
Jumat, 22 November 2024 11:00 WIB
Penulis : Ilham Pratama
GIIAS 2024


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

OTODRIVER - Tahun ini menjadi tantangan bagi industri otomotif Indonesia baik dari segi konsumen hingga produsen. Penurunan daya beli yang kini terjadi bahkan membuat GAIKINDO (Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia) merevisi target penjualan mereka.

Sekretaris Umum Gaikindo, Kukuh Kumara menyebutkan jika pihaknya merevisi target di 2024 dari 1,1 juta unit ke 850 ribu unit saja. Hal ini disebabkan penjualan mobil yang masih lesu di pasar.

"Belakangan kita lihat ada isu dengan daya beli masyarakat yang menurun. Lalu ada 10 juta orang kelas menengah yang turun kelas. Ini alarm, karena bisa jadi mereka nggak jadi beli mobil. Ini sudah dilakukan survey, mereka punya prioritas. Misalnya beli rumah baru (kemudian) beli mobil," ucapnya.

Meski demikian pihaknya tetap optimis dengan adanya pertumbuhan pasar di Indonesia dikarenakan rasio kepemilikan mobil yang masih rendah jika dibandingkan dengan jumlah penduduk.

BACA JUGA

"Dari hampir 280 juta penduduk Indonesia, rasio kepemilikan mobil masih di angka 99 mobil per 1.000 penduduk. Potensinya masih sangat besar dibanding negara-negara lain di ASEAN seperti Malaysia dan Thailand," kata Kukuh.

Meski demikian, beragam tantangan masih nyata di depan mata. Terutama adanya kebijakan kenaikan PPn 12 persen yang disebutkan akan berdampak besar ke daya beli masyarakat dan harga mobil.

Untuk itu GAIKINDO berharap adanya sejumlah stimulus yang bisa menjaga daya beli masyarakat. Semisal adanya kebijakan pajak baru yang berbasis emisi.

Lalu adanya skema seperti PPnBM Ditanggung Pemerintah (DTP) yang mampu mendongkrak ekonomi di masa pandemi COVID-19. Regulasi ini sempat berlaku di 2021-2022.

Sebab efek yang dirasa oleh industri manufaktur otomotif akan sangat besar jika terjadi pengurangan permintaan secara drastis.

"Dampaknya akan panjang ke pengurangan industri dan dikhawatirkan ke pengurangan tenaga kerja. Ada 1,5 juta orang yang bergantung hidup di sana," paparnya. (IG)


Tags Terkait :
PPn 12 Persen GAIKINDO Penjualan Mobil
Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait


Bus
Inilah Para Jawara Sasis Bus 2024

Penjualan 2024 sempat mengalam kontraksi, penjualan 2025 'dihadang' PPN 12 persen

10 bulan yang lalu


Berita
Ini Kata Toyota Soal Pasar Mobil Baru 2025: Perlu Ada Insentif Dari Pemerintah

Segmen LCGC perlu mendapat perhatian ‘lebih’

10 bulan yang lalu


Berita
Gaikindo: Pajak 12 Persen Tidak Punya Pengaruh Bagi Industri Otomotif

Peningkatan tarif pajak sudah terjadi sebelumnya

10 bulan yang lalu


Berita
Chery Kebut Bangun 80 Dealer Baru Sampai Tahun 2025

Salah satu merek mobil asal Tiongkok yang “serius” di Indonesia

11 bulan yang lalu


Berita
Tahun 2024 Penuh Tantangan Bagi Industri Otomotif, Pabrikan Tetap Optimis

Tahun ini menjadi tantangan bagi industri otomotif Indonesia. Sekretaris Umum Gaikindo, Kukuh Kumara menyebutkan jika pihaknya merevisi target di 2024 dari 1,1 juta unit ke 850 ribu unit saja.

1 tahun yang lalu


Berita
GAIKINDO Sepakat Dukung Pemerintah Beri Insentif ke Mobil Hybrid

GAIKINDO sepakat mendukung pemerintah untuk memberikan insentif kepada mobil hybrid karena dianggap masuk kategori ramah lingkungan.

1 tahun yang lalu


Berita
Gaikindo Berharap Mobil Hybrid Segera Kecipratan Insentif

Mobil hybrid juga turut memberikan kontribusi menekan emisi karbon

1 tahun yang lalu


Berita
Insentif EV Berubah, Industri Otomotif Tunggu Kepastian Kebijakan Baru

Industri otomotif Indonesia tunggu kepastian perubahan insentif EV 2026. Pemerintah tetap komitmen dukung EV meski hentikan PPN Ditanggung Pemerintah dan bea masuk.

1 hari yang lalu


Terkini

Berita
Raih 2.793 SPK Selama IIMS 2026, Ini Dia Dua Unit Paling Laris Toyota

Toyota masih menjadi brand terlaris di tanah air. Dalam pameran di bulan Februari kemarin, mereka mendulang 2.793 SPK dengan nyaris stengahnya disumbang model hybrid.

10 jam yang lalu


Berita
Beberapa Brand Asal Russia Ini Kembali Lahir Setelah Perang Dengan Ukraina

Otomotif Russia semakin menggeliat setelah pecah perang dengan Ukraina

11 jam yang lalu


Berita
Belasan Ribu Toyota LC 300 Terdampak Recall Di Australia, Apa Penyebabnya?

Toyota Motor Company Australia mengabarkan telah menarik kembali 11.020 unit Toyota LandCruiser 300 Series karena ada potensi kerusakan.

11 jam yang lalu


Berita
Mercedes-Benz Baby G-Wagon Bakal Seukuran Suzuki Jimny?

Baby G-Class Mercedes-Benz dirumorkan seukuran Suzuki Jimny dengan desain kotak ikonik dan off-road mumpuni. Rendering Motor1 bocorkan debut potensial 2027.

12 jam yang lalu


Berita
Model Prototipe Next Gen Toyota Fortuner Tertangkap Kamera Untuk Pertama Kali

Kemunculan mobil ini pun jadi isyarat kehadirannya yang diperkirakan akan terjadi pada penghujung tahun ini

16 jam yang lalu