Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaBerita

GAIKINDO Sepakat Dukung Pemerintah Beri Insentif ke Mobil Hybrid

GAIKINDO sepakat mendukung pemerintah untuk memberikan insentif kepada mobil hybrid karena dianggap masuk kategori ramah lingkungan.
Berita
Jumat, 30 Agustus 2024 12:00 WIB
Penulis : Ahmad Biondi


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

OTODRIVER - Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia atau yang biasa disebut GAIKINDO kini dikabarkan mendukung seruan Menteri Perindustrian (Menperin) Agus Gumiwang Kartasasmita untuk memberikan insentif bagi mobil hybrid, meskipun nilainya tidak sebesar insentif untuk mobil listrik murni (Battery Electric Vehicle/BEV).

"Kami sependapat bahwa mobil hybrid sebaiknya juga mendapatkan insentif, walaupun tidak sebesar mobil full listrik," ujar Ketua I Gaikindo, Jongkie D. Sugiarto, dikutip dari Antara, Kamis (29/8/2024).

Jongkie berpendapat, mobil hybrid berhak mendapat insentif karena efisiensi bahan bakarnya yang jauh lebih baik dibandingkan mobil konvensional. Kombinasi mesin pembakaran internal (ICE) dan motor listrik membuat mobil hybrid mampu mengurangi konsumsi bahan bakar secara signifikan, yang tidak hanya menghemat pengeluaran konsumen, tetapi juga mengurangi ketergantungan pada bahan bakar fosil.

Efisiensi ini, sambungnya, juga berkontribusi pada pengurangan emisi gas buang, menjadikan mobil hybrid sebagai pilihan yang lebih ramah lingkungan dan membantu pemerintah mencapai target nol emisi pada 2030. 

BACA JUGA

"Mobil hybrid sudah hemat BBM yang cukup signifikan, sudah rendah polusi karena mesin ICE jarang hidup, bisa langsung beroperasi," kata Jongkie.

Honda CR-V e:HEV 

Selain itu, mobil hybrid memiliki beberapa keunggulan dibandingkan mobil listrik penuh, antara lain kemampuan beroperasi tanpa infrastruktur pengisian daya, mobil hybrid tidak membutuhkan pengisian daya eksternal karena baterainya terisi secara otomatis saat mobil beroperasi, menjadikannya lebih praktis dan mudah diadopsi oleh masyarakat luas, terutama di daerah yang belum memiliki infrastruktur pengisian daya yang memadai.

Kemudian mobil hybrid memiliki biaya produksi yang lebih rendah, sejauh ini harga mobil hybrid lebih terjangkau bagi masyarakat dibandingkan mobil listrik penuh. 

Sebelumnya pada awal Agustus, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto memastikan tidak ada penambahan kebijakan baru untuk sektor otomotif pada tahun ini. Hal ini berarti pemerintah juga tidak akan mengeluarkan kebijakan dalam memberikan insentif untuk kendaraan hybrid di Indonesia.

Saat ini, mobil hybrid dikenai Pajak Penjualan Atas Barang Mewah (PPnBM) sebesar 6-12 persen. Hal ini berbeda dengan BEV yang mendapatkan beragam fasilitas, mulai dari PPnBM 0 persen hingga PPN ditanggung pemerintah (DTP). Fasilitas PPN DTP diberikan khusus atas mobil listrik dengan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) minimal sebesar 40 persen. Adapun besaran PPN DTP yang diberikan sebesar 10 persen.

Dengan fasilitas ini, PPN yang dikenakan atas penyerahan mobil listrik dengan TKDN minimal 40 persen adalah sebesar 1 persen. Fasilitas PPN DTP diberikan untuk masa pajak Januari hingga Desember 2024. (AB)


Tags Terkait :
Mobil Hybrid Spesifikasi Mobil Hybrid Harga Mobil Hybrid Insentif Mobil Hybrid Pemerintah Beri Insentif Mobil Hybrid
Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait


Berita
GWM Wey G9 Rilis Di Malaysia, Indonesia Secepatnya Menyusul?

Berpotensi untuk menjadi ‘kuda hitam' yang baru di segmen MPV premium.

1 hari yang lalu


Berita
Toyota Veloz HEV Telah Dipesan 4.000 Unit, Lebih Laris Dibandingkan Yaris Cross HEV?

Veloz HEV potensial bakal lebih laris dari Yaris Cross HEV

1 hari yang lalu


Berita
Ini Alasan Kenapa Honda HR-V Bisa Turun Harga

Honda HR-V e:HEV resmi diluncurkan di Indonesia. Yang menarik, kini harga jualnya lebih murah ketimbang versi sebelumnya.

5 bulan yang lalu


Berita
Bulan Madu EV CBU Bakal Habis, Pemerintah Bakal Kaji Ulang Insentif Kendaraan Elektrifikasi

Pemerintah makin serius menggenjot kendaraan berbasis elektrifikasi.

6 bulan yang lalu


Berita
Chery Tiggo 8 Hybrid Bakal Dijual Dalam Waktu Dekat Dengan Perkiraan Harga Rp 600 Jutaan, Simak Bocorannya

Chery Tiggo 8 dengan teknologi Chery Super Hybrid bakal dijual dalam waktu dekat dan diproduksi di dalam negeri.

7 bulan yang lalu


Berita
Ini Jawaban Toyota Soal Kehadiran Veloz Hybrid Dalam Waktu Dekat

Toyota Veloz Hybrid diisukan akan segera hadir di Indonesia.

8 bulan yang lalu


Berita
MG ZS Hybrid Bakal Diproduksi Lokal, Jadi Mobil Hybrid Berharga Terjangkau

MG Motor Indonesia tengah bersiap memproduksi mobil hybrid mereka di tanah air agar tetap mendapatkan insentif pajak.

8 bulan yang lalu


Berita
BYD Tertarik Bawa Mobil Hybrid Untuk Berjualan di Indonesia, Ini Faktanya

BYD sudah menyiapkan PHEV untuk pasar Indonesia. Tinggal tunggu waktu yang tepat.

9 bulan yang lalu


Terkini

Berita
Bakal Nongol Di 2027, Ini Sederet Penyegaran All New Fortuner

Next Gen Fortuner mendapatkan penyegaran di bagian interior dan eksterior

37 menit yang lalu


Daftar Harga
Daftar Harga BYD Terbaru (Februari 2026)

Daftar harga BYD terbaru Februari 2026: Dolphin Rp369-429 juta, Atto 3 varian baru Rp390-415 juta, Seal Rp639-750 juta. Hanya Atto 1 Dynamic naik Rp4 juta.

7 jam yang lalu


Berita
Raih 2.793 SPK Selama IIMS 2026, Ini Dia Dua Unit Paling Laris Toyota

Toyota masih menjadi brand terlaris di tanah air. Dalam pameran di bulan Februari kemarin, mereka mendulang 2.793 SPK dengan nyaris stengahnya disumbang model hybrid.

20 jam yang lalu


Berita
Beberapa Brand Asal Russia Ini Kembali Lahir Setelah Perang Dengan Ukraina

Otomotif Russia semakin menggeliat setelah pecah perang dengan Ukraina

21 jam yang lalu


Berita
Belasan Ribu Toyota LC 300 Terdampak Recall Di Australia, Apa Penyebabnya?

Toyota Motor Company Australia mengabarkan telah menarik kembali 11.020 unit Toyota LandCruiser 300 Series karena ada potensi kerusakan.

22 jam yang lalu