Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaBerita

PLN dan Pertamina Sedang Bangun SPBU Hidrogen, Kapan Ada Kendaraanya di Indonesia?

PT Pertamina (Persero) dan PLN juga sedang membangun SPBU hidrogen atau yang punya nama resmi hydrogen refueling Station (HRS).
Berita
Kamis, 25 Januari 2024 11:00 WIB
Penulis : Gemilang Isromi Nuar


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

OTODRIVER - Mempunyai potensi sumber daya energi terbarukan yang melimpah, Indonesia memiliki modal kuat untuk pengembangan hidrogen. Sebagai upaya mewujudkan transisi energi nasional dari bahan bakar fosil ke energi baru, Menteri ESDM Arifin Tasrif mengatakan hidrogen diproyeksikan mulai tumbuh setelah 2030.

"Dalam skala kecil untuk proyek hidrogen ini telah dilakukan pilot project, namun untuk skala ekonomi, masih menunggu perkembangan teknologi industrinya," kata Arifin dalam keterangannya di Jakarta, Rabu (17/1).

PT Pertamina (Persero) dan PLN juga sedang membangun SPBU hidrogen atau yang punya nama resmi hydrogen refueling station (HRS). "Transisi energi ini tidak hanya untuk mengurangi penggunaan energi beremisi tinggi di sektor transportasi, tetapi sekaligus beralih ke energi yang ramah lingkungan, bahkan nol emisi, dan tentu dengan harga yang jauh lebih murah," ujar Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo.

Namun, saat dibangunnya fasilitas tersebut hingga saat ini di tanah air belum ada produsen otomotif yang menjual kendaraan berbahan bakar hidrogen. Di pabrik PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (PT TMMIN) memang terdapat satu unit Mirai dengan teknologi fuel cell electric vehicles (FCEV) di fasilitas xEV.

BACA JUGA

Tapi menurut Presiden Direktur PT TMMIN, Bob Azam mobil ini hanya untuk keperluan studi. "Belum memungkinkan untuk Mirai bisa masuk ke garasi konsumen. Sebab infrastruktur stasiun pengisian ulang hidrogen untuk kendaraan belum masif," papar Bob di xEV Center, Karawang, Senin (21/1).

Walaupun ada kerja sama Pertamina New & Renewable Energy (Pertamina NRE) berkolaborasi dengan Toyota yang mengembangkan ekosistem hidrogen sebagai bahan bakar kendaraan di Indonesia. Bob, masih tidak bisa banyak bicara soal peluang Mirai dipasarkan di Indonesia. "Ya, kita lihat saja" ujarnya.

Sebelumnya, CEO baru Toyota Koji Sato juga meyakini bahwa tren masa depan kendaraan ramah lingkungan bukanlah listrik tapi dengan menggunakan hidrogen. Ketika produsen lain berfokus pada kendaraan listrik, Sato memiliki keyakinan yang berbeda, dia menganggap hidrogen akan menjadi tulang punggung masa depan.

"Kami ingin memastikan bahwa hidrogen tetap menjadi pilihan yang layak. Kami membutuhkan rantai pasokan produksi dan transportasi. Kecuali kami melihat evolusi di sana, kami tidak dapat mengharapkan peningkatan volume dalam penggunaan energi," kata Sato dikutip dari InsideEv.

Berdasarkan perhitungan PLN, bahan bakar hidrogen lebih irit biaya dibandingkan energi lainya. Perbandingannya, per 1 kilometer (km) mobil BBM membutuhkan biaya Rp1.400. Sedangkan mobil listrik Rp370 per km dan mobil hidrogen hanya Rp350 per km. (GIN)


Tags Terkait :
Mobil Mobil Hidrogen Pln Pertamina Toyota
Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait


Berita
Jadi Bukti EV Andalan Toyota Saat Ini, bZ4X Kembali Kawal Tamu Negara KTT

Keikutsertaan Toyota merupakan bagian mensosialisasikan kendaraan ramah lingkungan berbasis listrik dalam mendukung upaya Carbon Neutral yang juga telah menjadi semangat global.

2 tahun yang lalu


Berita
100 Wuling Air ev Layani Delegasi AIS Forum 2023

100 Wuling Air ev layani 30 delegasi dan organisasi internasional dalam AIS forum 2023

2 tahun yang lalu

Berita
Daftar Mobil Listrik yang Digunakan Dalam KTT AIS Forum 2023 di Bali

Kepala Bagian Kendaraan, Biro Umum Kementerian Sekretaris Negara (Kemensetneg) Masduki mejabarakan kendaraan listrik tersebut terdiri atas empat merek.

2 tahun yang lalu


Mobil Listrik
BYD Akan Luncurkan Baterai Solid State Di 2027. Akan Mulai Digunakan Secara Luas Di 2030

BYD mengatakan bahwa teknologi baterai solid-state akan mereka luncurkan pada 2027, sebelum diadopsi dalam skala massal pada 2030.

9 bulan yang lalu


Mobil Listrik
158 Wuling Kembali Jadi Kendaraan Resmi Di Forum Internasional

Cloud EV dan BinguoEV jadi official car partner di High-Level Forum on Multi-Stakeholder Partnerships & Indonesia-Africa Forum

1 tahun yang lalu


Mobil Listrik
VinFast Jalin Kerjasama Dengan Marubeni Untuk Daur Ulang Baterai EV

Marubeni akan melakukan daur ulang tanpa membongkar baterai bekas EV

1 tahun yang lalu


Berita
Daihatsu Sudah Mulai Studi Mobil Listrik Sejak 40 Tahun Silam

Daihatsu telah lakukan studi EV sejak 40 tahunan silam

2 tahun yang lalu


Berita
BMW Siap Sediakan Limousin EV Tahan Peluru Untuk Presiden Indonesia

Mobil ini tidak bisa dimiliki oleh sembarangan orang

2 tahun yang lalu


Terkini

First Drive
Mitsubishi Xpander HEV Tidak Akan Meluncur Di Indonesia Tahun Ini

Kapan rilis Mitsubishi Xpander HEV di Indonesia? Tak tahun ini. Hybrid 2026 fokus XForce HEV dan Destinator MHEV, Xpander HEV mungkin 2028 dengan gen 2.

6 jam yang lalu


Berita
Toyota Siapkan Rival Ford Raptor. Dilabeli Sebagai TRD Hammer

Toyota siapkan TRD Hammer sebagai rival Ford Raptor berbasis Tundra. Mesin V6 twin-turbo hybrid 3.4L capai 437 hp, respons terhadap Ram TRX.

7 jam yang lalu


Berita
Mudik In Style 2026 : Perfoma Audi Q8, Mampu Melupakan Kekurangannya

Harga Audi Q8 RS 55 TFSI di Indonesia Rp 2,83 miliar. Performa V6 340 hp dan quattro unggul di Mudik in Style 2026, meski BBM boros 5,6 km/liter.

8 jam yang lalu


Berita
Mudik in Style 2026 : Empat Alasan Xpeng G6 Pro Dipakai Sebagai Mobil Libur Lebaran

Alasan Xpeng G6 Pro dipilih Mudik in Style 2026: suspensi nyaman, efisiensi SUV listrik, arsitektur 800V fast charging, dan desain dewasa.

9 jam yang lalu


Berita
Bocoran EV Lamborghini Sebelum Dirilis Ke Pasaran

Lamborghini masih terus mengembangkan model bertenaga listrik murni yang dijadwalkan meluncur setelah 2030.

11 jam yang lalu