Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaBerita

Menanti Kebijakan Insentif Penghapusan Pajak Impor CBU untuk BYD

Patut kita nantikan apakah mobil listrik BYD mendapatkan insentif penghapusan pajak impor CBU
Berita
Jumat, 19 Januari 2024 13:00 WIB
Penulis : Gemilang Isromi Nuar


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

OTODRIVER - Build Your Dreams (BYD) produsen mobil listrik resmi meramaikan pasar otomotif Indonesia dengan meluncurkan tiga produknya secara bersamaan, yaitu Seal, Atto 3, dan Dolphin dan berkomitmen menjadi brand yang mendukung terciptanya ekosistem tanpa emisi di Indonesia

Dengan begitu saat memboyong mobil listrik ini nanti patut kita nantikan apakah akan mendapat insentif melalui fasilitas pajak bea masuk 0 persen dan pajak barang mewah 0 persen yang mungkin membuat harga lebih murah. Saat peluncuran hari ini sendiri BYD belum memberitahu harga mobilnya.

"Indonesia merupakan salah satu negara yang aktif dalam mengadopsi tren, termasuk inisiatif untuk menurunkan emisi dengan penggunaan kendaraan listrik. Pemerintah Indonesia juga sangat responsif untuk mendukung perkembangan tersebut dengan regulasi yang dikeluarkan," ujar President Director PT BYD Motor Indonesia, Eagle Zhao, Kamis (18/1).

Sesuai Pasal 18 ayat 1 Perpres No. 79 Tahun 2023 pemberian insentif itu tidak dibebaskan. Hanya bagi produsen yang akan atau sudah melakukan investasi fasilitas manufaktur di dalam negeri, dan yang mau meningkatkan kapasitas produksi mobil listrik.

BACA JUGA

"Untuk mendapatkan insentif sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dan ayat (2), Pelaku Usaha harus berkomitmen untuk memproduksi KBL Berbasis Baterai Roda Empat di Indonesia yang memenuhi spesifikasi teknis sebagaimana diatur dalam peraturan menteri yang menyelenggarakan urusan pemerintahan di bidang perindustrian," bunyi aturan tersebut.

Saat ini, status mobil listrik BYD masih impor CBU (Completely Built Up), hingga rencananya akan diproduksi lokal. Untuk itu, General Manager BYD wilayah Asia Pasific, Liu Xeuliang mengatakan terkait rencana investasi komitmen pengembangan ekosistem kendaraan listrik dari pemerintah Indonesia.

"Kami percaya diri untuk membangun manufaktur di Indonesia. Ketika kebijakan diumumkan pemerintah Indonesia, kami memilih mendirikan manufacturing sendiri dibandingkan kerjasama dengan perusahaan lain di Indonesia, dan tidak hanya produksi, kami juga akan membawa rantai pasok dan ini tentunya harus didukung kebijakan dan regulasi yang sesuai," kata Liu.

Keyakinan BYD membuat pabrik di Indonesia juga diungkapakn Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto saat bertemu dengan eksekutif BYD, investasinya adalah 1,3 miliar USD (setara Rp20 triliunan) kapasitas produksinya 150.000 unit per tahun,

"Kita juga terus mendorong insentif termasuk bea masuk sebesar 0% untuk impor CBU, dan CKD serta insentif ppnbm untuk roda emapt dalam percepatam mobil listrik di indonesia. Pemerintah juga mendorong BYD untuk dapat meningkatkan local content sehingga tentu dapat mendorong daya saing industri melakukan integrasi," papar Airlangga saat peluncuran BYD di Jakarta, Kamis (18/1).

Patut kita nantikan apakah mobil listrik BYD mendapatkan insentif penghapusan pajak impor CBU yang mungkin membuat mobil ini harganya bisa dijangkau. Menurut kabar, BYD akan mengumumkan harganya pada ajang IIMS 2024. (GIN)


Tags Terkait :
Mobil Mobil Listrik Byd Insentif Pajak Cbu
Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait


Berita
Toyota : Mengurangi Emisi Tidak Hanya Lewat Produk Mobil

Upaya sinergis dari semua proses produksi juga termasuk usaha reduksi emisi

9 bulan yang lalu


Berita
Toyota Rilis Hydrogen Refueling Station, Wujud Peran Transisi Energi Yang Ramah Lingkungan

Toyota Indonesia resmikan fasilitas Hydrogen Refueling Station (HRS) di xEV Center Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN), Karawang Plant 3, Karawang, Jawa Barat

9 bulan yang lalu


Berita
PLN dan Pertamina Sedang Bangun SPBU Hidrogen, Kapan Ada Kendaraanya di Indonesia?

PT Pertamina (Persero) dan PLN juga sedang membangun SPBU hidrogen atau yang punya nama resmi hydrogen refueling Station (HRS).

1 tahun yang lalu


Berita
Mobil Bahan Bakar Bakar Hidrogen Lebih Murah, Tapi Ada Kendala

Untuk biaya penggunaan bahan bakar hidrogen lebih murah dibandingkan biaya untuk penggunaan BBM dan listrik

1 tahun yang lalu


Terkini

Berita
Lambang Flying Lady Milik Rolls-Royce Dulunya Adalah Tutup Radiator

Rolls-Royce jadi pabrikan mobil pertama yang menjadikan ornamen pada tutup radiatornya sebagai maskot.

4 jam yang lalu


Berita
Dealer Geely Bakal Layani Konsumen Aletra

Geely saat ini tengah mengembangkan bisnisnya di Indonesia.

5 jam yang lalu


Berita
Changan Akan Hadirkan Produk DI IIMS 2026 Meskipun Tanpa Insentif Mobil Listrik

Targetkan buka 20 dealer baru tahun ini

6 jam yang lalu


Berita
Dari Insiden CV Joint Lepas L8, Apa Yang Sebenarnya Terjadi?

Insiden rusaknya CV joint Lepas L8 saat media test drive Driving Control Challenge. Apa yang sebenarnya terjadi?

17 jam yang lalu


Berita
MG Bakal Bawa Line Up Baru Sepanjang 2026, PHEV Jadi Fokus Utama

Tidak hanya membawa line up baru. MG bakal punya beberapa pilihan powertrain untuk pasar Indonesia.

19 jam yang lalu