Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaBerita

Pemerintah Berkomitmen Terus Perbanyak Bus Listrik

Termasuk meningkatkan konsumsi bio diesel
Berita
Sabtu, 7 September 2024 12:00 WIB
Penulis : Erie W. Adji


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Pemerintah Indonesia mempergunakan sumber daya ramah lingkungan dan pendanaan untuk meningkatkan penggunaan transportasi umum berbahan bakar listrik demi menekan polusi udara dan mendorong penggunaan bahan bakar yang lebih bersih.

"Kami berharap dapat memiliki biodiesel yang lebih bersih pada Q4 2024, dan bensin yang lebih bersih pada Q1 2025 di beberapa wilayah Indonesia. Kami juga telah memperluas jangkauan TransJakarta dan penggunaan bus EV (electric vehicle)," ujar Deputi III bidang Koordinasi Infrastruktur dan Transportasi Kemenko Maritim dan Investasi, Rachmat Kaimuddin, dalam paparannya di Jakarta, pekan ini (6/9). Seperti dikutip dari Antara. 

Berbicara saat diskusi sesi plenari Indonesia International Sustainability Forum (ISF) 2024, dia menyampaikan TransJakarta telah menggunakan 100 bus EV tunggal, dan akan menambah 200 bus EV tunggal lainnya pada akhir 2024, dengan komitmen pembelian 100 persen EV untuk bus tunggal baru di masa mendatang.  "Kami juga mengevaluasi kemungkinan perluasan penerapan low emission zone (LEZ)," tambahnya. Seperti dikutip dari Antara.

Dia juga berbicara terkait pentingnya upaya untuk mengurangi polusi dari Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) sebagai salah satu sumber polusi, terutama di perkotaan seperti Jakarta. Selain itu, juga emisi kendaraan bermotor, pembakaran terbuka dan kualitas bahan bakar Indonesia belum memenuhi standar Euro.

Rachmat mengatakan ada inefisiensi biaya dalam penerapan solusi untuk mengurangi polusi udara. Karenanya, memerlukan koordinasi berbagai pemangku kepentingan.

"Kita perlu memperbanyak penelitian dan studi untuk memvalidasi solusi hemat biaya terbaik untuk mengurangi polusi udara, karena PLTU dan gas buang kendaraan," ujarnya.

Tidak hanya itu, standar emisi PLTU di Indonesia saat ini masih tertinggal dibandingkan negara lain, seperti Tiongkok, India, Uni Eropa, dan AS.

Rachmat menambahkan saat ini sedang dilakukan evaluasi cara untuk mengurangi emisi PLTU dan meningkatkan standar di masa mendatang.

Untuk pembakaran terbuka, telah diterapkan Undang-Undang No 18/2018, yang melarangnya, namun diperlukan lebih banyak edukasi dan penegakan hukum.

Secara paralel, jelasnya, pemerintah Indonesia juga menerapkan program konversi sampah menjadi energi, yaitu mencegah pembakaran terbuka di pusat pemrosesan sampah. Dua proyek telah selesai dan 10 program akan segera diselesaikan.

"Untuk mempercepat peningkatan kualitas udara, kami perlu memperluas kemampuan untuk mengukur dan memantau kualitas udara, memasang lebih banyak sensor, dan terus perbarui pembagian sumber untuk memahami sumber polusi dan dampak dari tindakan polusi tertentu," kata Rachmat Kaimuddin.

Baca juga: TransJakarta: 200 Bus Listrik Baru Segera Beroperasi

BACA JUGA

Baca juga: Damri Ajukan Modal Rp1 Triliun Untuk Beli Ratusan Bus Listrik


Tags Terkait :
Buskota Listrik Ev Eksositem Pltu September 2024
E

Erie W. Adji

reporter

Jurnalis otomotif yang sudah malang melintang sejak 2000. Berpengalaman menulis berita seputar roda empat dari mobil pen...

Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait


Berita
Pemerintah Berkomitmen Terus Perbanyak Bus Listrik

Termasuk meningkatkan konsumsi bio diesel

1 tahun yang lalu


Bus
Kalista Rilis 60 Bus Listrik Higer Di Medan

Satu paket dengan ekosistem kelistrikannya

1 tahun yang lalu


Bus
VKTR Tes Bus Listrik Rakitan Laksana Untuk Trans Semarang

Elektrifikasi bus kota secara nasional sudah bukan wacana lagi

3 bulan yang lalu


Berita
Kolaborasi Elektrifikasi TransJakarta Bersama Pindad

Percepatan dalam mewujudkan angkutan massal non fosil di Jakarta

1 tahun yang lalu


Berita
Shuttle Listrik Toyota Pertama Di Bali

Wujudkan nol emisi di Bali tahun 2026

2 tahun yang lalu

Bus
Siapakah KG Mobility Si Pemakai Bodi Jetbus 5 Versi Listrik?

Elektrifikasi bus kota semakin tak terbendung

2 tahun yang lalu


Bus
Pakai Cara Pabrikan Tiongkok, Produsen Bus Listrik India Ini Rilis Model Terbaru

Mayoritas proses desain sampai perakitan dilakukan dalam satu atap.

1 minggu yang lalu


Bus
Ternyata Ini Masalah Bus Medium Listrik Belum Dioperasikan Transjakarta

Transjakarta ungkap masalah bus medium listrik Mikrotrans: kapasitas baterai dan jangkauan operasional harian belum sesuai kebutuhan layanan.

1 bulan yang lalu


Terkini

Berita
Pabrik BYD Di Subang Masukin Tahap Final, Digadang Jadi Basis Produksi M6 DM-i

Pabrik BYD Subang produksi M6 DM-i memasuki tahap final. Fasilitas ini telah memproduksi unit terbatas untuk kebutuhan internal sebelum beroperasi penuh.

2 jam yang lalu


Berita
GIIAS 2026 Hadirkan Puluhan Merek Mobil dan Kendaraan Niaga Baru

GIIAS 2026 ICE BSD digelar 30 Juli-6 Agustus 2026 dengan 63 merek kendaraan, termasuk mobil penumpang dan niaga baru dari Leapmotor, Changan, serta Farizon.

2 jam yang lalu


Berita
Kenali Dua Metode Kinerja Hybrid Paling Dasar Ini

Pada dasarnya mobil hybrid dibagi menjadi dua metode kerja yakni series hybrid dan pararel hybrid.

9 jam yang lalu


Berita
Asuransi Kendaraan Sudah Jadi Sesuatu Yang Penting, Jangan Sampai Salah Pilih Proteksi

Kita sepakati bahwa asuransi itu penting, tapi jangan sampai salah pilih proteksinya.

10 jam yang lalu


Mobil Listrik
Pro Dan Kontra Ferrari Luce Yang Lahir Dari Mantan Desainer iPhone

Pro dan kontra Ferrari Luce dibahas melalui desain hasil karya mantan desainer Apple Jony Ive, performa 1.035 hp, serta tanggapan media yang beragam.

19 jam yang lalu