Menu


Terhubung Bersama Kami

OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Bustruck.id. All rights reserved.
BerandaMobilityBus

Pakai Cara Pabrikan Tiongkok, Produsen Bus Listrik India Ini Rilis Model Terbaru

Mayoritas proses desain sampai perakitan dilakukan dalam satu atap.
Bus
Selasa, 5 Mei 2026 22:00 WIB
Penulis : Erie W. Adji
India diam-diam masuk panggung dunia bus listrik bersama Tiongkok, Jepang, Korea Selatan, Vietnam, dan Taiwan (Foto :Blackbuck)


BUS-TRUCK – Mulai berdiri sejak tahun 2019, Blackbuck semakin menunjukan kinerjanya sebagai produsen bus listrik terpandang dari kawasan Asia. 

Apalagi sejak mula perusahaan yang bermarkas di Hyderabad, India, ini memang foksu ke soal designing, developing, dan  perakitan bis listrik kelas high-end.

Sejak tahun 2023, Blackbuck sudah secara resmi menyatakan akan fokus pada desain sampai perakitan bus listrik dengan panjang 9 sampai 15 meter. Ditandai dengan riils perdana seri Elon 3X. 

Rilisan terbaru di April lalu adalah Viro 2X, panjangnya 9 meter. Secara khusus peruntukannya untuk bus kota, antar jemput karyawan, ataupun bus charter kelas premium. 

BACA JUGA

Rencana produksi massal sudah digulirkan, target ada unit yan beroperasi di sekitar kuartal keempat tahun 2026. 

Seperti Elon 3X, utuk Viro 2X juga berisikan komponen yang desain dasarnya dilakukan sendiri oleh pihak Blackbuck. 

Termasuk struktur utama bus yang memanfaatkan gabungan material aluminium berstandar aviasi dan komposit yang biasa dipakai membangun wahana luar angkasa. 

Bukan hanya itu, masih serupa dengan Elon 3X, semua peranti utama pada Viro 2X seperti struktur uatama, peranti kelistrikan, serta berbagai komponen vital dari bus berada dalam satu platform yang terintegrasi.

Baca juga: Uji BBM B50 Akan Selesai Bulan Depan, Diberlakukan Juli 2026 

Baca juga: Busworld Southeast Asia, Janjikan Akan Banyak Desain Bus Baru

Desain struktur dasar bus terinspirasi bentuk skateboard (Foto : Blackbuck)

Desain itu menghemat pemakaian ruang ataupun dudukan pada struktur dasar dari bus. 

Sejurus itu pula berpotensi besar mengurangi bobot secara keseluruhan, sekaligus memudahkan untuk keperluan perawatan rutin.

Untuk detail dari motor listrik dan baterai masih belum diinfokan spesifikasinya. Namun diklaim bus itu bisa menyediakan potensi penghematan energi sampai 0,6 kWh per kilometer saat melaju di jalan raya dengan kondisi AC menyala. 

Klaim lain soal jarak tempuhnya sampai 260 kilometer dengan posisi daya pada baterai 80 persen. 

CEO Blackbuck. R.K. Raju, dalam keterangan resminya menyebutkan bahwa pengembangan yang produk Blackbuck yang didominasi oleh kegiatan secara in house itu bisa mempercepat respon perusahaannya terhadap kebutuhan pasar. 

Ia memungkaskan bahwa pihaknya berupaya menjaga jaminan bahwa pihak operator berada di posisi paling maksimal dalam pengoperasian kendaraan yang diyakini pula punya durabilitas terbaik di kelasnya dengan rasio uptime yang terjaga. (EW) 


Tags Terkait :
Bus Ev
Bagikan Ke :


Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait

Bus
Pakai Cara Pabrikan Tiongkok, Produsen Bus Listrik India Ini Rilis Model Terbaru

Mayoritas proses desain sampai perakitan dilakukan dalam satu atap.

1 jam yang lalu


Berita
Meski Ekspor Naik, Penjualan BYD Turun Delapan Bulan Berturut-Turut

Penurunan penjualan BYD delapan bulan berturut-turut di pasar domestik China, meski ekspor April melonjak 70,9% menjadi 134.000 unit.

1 hari yang lalu

Berita
Melihat Lebih Dekat All-New C-Class Electric, Standar Baru Segmen Sedan Listrik Premium

Peluncuran global All-New Mercedes-Benz C-Class Electric digelar di Seoul. Sedan listrik premium ini tawarkan desain futuristik, range 762 km WLTP, MBUX Hyperscreen, dan akselerasi 4 detik.

1 minggu yang lalu

Pikap
Daihatsu Gran Max Masih Kuasai Pasar Pikap Ringan Nasional

Daihatsu Gran Max kuasai pasar pikap ringan 2025 dengan 56% pangsa Low Pick Up (14.849 unit) dan 92% Low Semi Commercial hingga Mei.

1 minggu yang lalu


Terkini

Bus
Pakai Cara Pabrikan Tiongkok, Produsen Bus Listrik India Ini Rilis Model Terbaru

Mayoritas proses desain sampai perakitan dilakukan dalam satu atap.

1 jam yang lalu


Pikap
Isuzu D-Max EV Mulai Dipasarkan Untuk Pasar Eropa

Isuzu D-Max EV mulai dipasarkan di Eropa. Spesifikasi Isuzu D-Max EV Eropa: tenaga 200 hp, baterai 66.9 kWh, torsi 347 Nm, range 263-335 km WLTP.

1 hari yang lalu


Pikap
KIA Indonesia Serius Jajaki Untuk Hadirkan Double Cabin Tasman

Kia Indonesia rencanakan Kia Tasman rilis Indonesia 2027 sebagai double cabin pikap sasis tangga. Model ini saingi Hilux di tengah harga diesel naik.

3 hari yang lalu


Bus
Beban Subsidi Makin Besar, Tarif Transjakarta Bisa Naik

Wacana kenaikan tarif Transjakarta mengemuka akibat subsidi APBD membengkak hingga Rp9.000-10.000 per penumpang. Pendapatan tiket hanya tutup 14% biaya operasional.

3 hari yang lalu


Truk
Mitsubishi Fuso Akhirnya Rambah Wilayah Kolaka

PT Krama Yudha Tiga Berlian Motors resmikan Fuso Service Center Kolaka pertama di Sulawesi Tenggara, dukung zero downtime armada pertambangan nikel dan perkebunan sawit.

1 minggu yang lalu