Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaBerita

Menhub: Bus Kota Listrik Perlu Ditambah

Bisa dengan skema Buy The Service
Berita
Rabu, 22 Mei 2024 18:00 WIB
Penulis : Erie W. Adji


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi, mendorong percepatan pengembangan bus listrik sebagai transportasi publik di perkotaan untuk mengurangi kemacetan dan polusi udara.

“Kementerian Perhubungan selalu memprioritaskan pengadopsian transportasi yang rendah emisi dan peningkatan kualitas udara. Karena itu, kami mendorong percepatan elektrifikasi transportasi publik, yakni penggunaan bus listrik untuk kawasan perkotaan,” ujarnya dalam acara Sustainable E-Mobility Event: Upscaling Bus Electrification Nationwide di Jakarta, pekan ini (21/5).

Menhub menuturkan pemerintah pusat serius mengembangkan kendaraan listrik, salah satunya dengan menerbitkan Peraturan Presiden (Prepres) Nomor 79 Tahun 2023 tentang Percepatan Program Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai. Atas dasar itu, Kementerian Perhubungan sedang menyusun Peta Jalan Implementasi E-Mobility untuk program transportasi massal berbasis BRT di Indonesia.

Salah satu upaya yang dilakukan adalah peluncuran angkutan perkotaan dengan skema pembelian layanan BTS (Buy The Service) menggunakan armada listrik di dua kota, yaitu Bandung (8 bus) dan Surabaya (14 bus).

BACA JUGA

Program lainnya adalah angkutan umum di dua kota, yaitu Medan dan Bandung, yang implementasinya akan menggunakan bus listrik. Namun, Budi menuturkan bahwa masih ada sejumlah tantangan dalam pengembangan angkutan umum berbasis listrik di Indonesia, di antaranya, kurangnya komitmen dari pemerintah daerah dalam penyelenggaraan transportasi publik, serta kurangnya sarana dan prasarana terkait kesiapan armada bus listrik, seperti ketersediaan fasilitas stasiun pengisian kendaraan listrik.

Sejurus kemudian Menhub juga menyadari bahwa pengadaan kendaraan listrik membutuhkan biaya yang tak sedikit, apalagi harga kendaraan listrik bisa dua kali lipat lebih mahal dibanding kendaraan berbahan bakar fosil.

“Menurut saya, salah satu komponen yang perlu diperhatikan dalam kendaraan listrik adalah baterai. Karena itu, saya berharap ITDP (Institute for Transportation and Development) atau pihak-pihak lain yang berkepentingan bisa melakukan riset bagaimana cara mendapatkan baterai dengan harga yang terjangkau,” tuturnya, seperti dikutip dari Antara.

Dalam kesempatan tersebut, Menhub juga menerima hasil studi ITDP Indonesia terkait "Peta Jalan dan Program Insentif Nasional Elektrifikasi Transportasi Publik Perkotaan Berbasis Jalan" untuk mendukung akselerasi elektrifikasi bus di perkotaan.

Studi tersebut menemukan bahwa komitmen pemerintah daerah masih rendah dalam penyelenggaraan transportasi publik yang baik, dan tingginya biaya investasi adopsi kendaraan listrik berbasis baterai (KBLBB) menjadi sejumlah hambatan utama elektrifikasi transportasi publik perkotaan.

Studi ITDP merekomendasikan 11 kota prioritas untuk percepatan elektrifikasi transportasi publik, yaitu Jakarta, Semarang, Pekanbaru, Batam, Medan, Bandung, Surabaya, Denpasar, Yogyakarta, Bogor, dan Padang.

Studi tersebut menyebutkan bahwa untuk mendorong program elektrifikasi yang tepat sasaran dan menjamin ketersediaan anggaran, elektrifikasi transportasi publik di 11 kota prioritas tersebut perlu dicantumkan dalam Rancangan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2025–2029.

Selain mengganti armada bus yang sudah ada menjadi bus listrik, kota juga perlu menambah armada bus secara gradual untuk menjamin ketersediaan dan kualitas layanan transportasi publik nol emisi.

Baca juga: ESDM: Bahan Bakar Hidrogen Potensial Untuk Bus Dan Truk

Baca juga: Elektrifikasi Armada TransJakarta Perlu Dipercepat


Tags Terkait :
Buslistrik Menhub Dishub Pln Buskota
Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait


Bus
Ini Rute Bus Listrik Jaringan Transjakarta

Tahun ini akan berjumlah 200 unit bus listrik

1 tahun yang lalu

Bus
Transjakarta Pakai Teknologi Digital Buat Pelayanan, Cek Rute Dan Layanan Customer

Sekaligus juga untuk meningkatkan standar operasional kelas dunia.

1 bulan yang lalu


Bus
Mengapa Belum Ada Medium Bus Listrik Di Jalur Transjakarta? Ini Jawabannya

APM sudah siap dengan produk.

3 bulan yang lalu


Bus
Transjakarta Tambah Lagi Ratusan Bus Listrik, Intip Spesifikasinya

Tidak ada lagi peremajaan bus mesin solar.

4 bulan yang lalu


Terkini

Berita
Harga Veloz Hybrid Resmi Dirilis, Mulai Dari Rp 308 Juta

Harga Toyota Veloz Hybrid resmi dirilis PT TAM di IIMS 2026, mulai Rp 308 juta hingga Rp 385 juta. Promo tipe V Rp 303 juta.

1 jam yang lalu


Berita
GWM Tank 500 Diesel Meluncur Di IIMS 2026, Harga Mulai Rp700 jutaan

Kehadiran Tank 500 di Indonesia tersedia dalam dua varian. Berikut harganya.

1 jam yang lalu


Berita
Hyundai Boyong Varian Santa Fe Baru DI IIMS 2026

Harga Hyundai Santa Fe XRT IIMS 2026 Rp 932,4 juta. Varian flagship Hyundai tampil serba hitam eksterior-interior dengan spesifikasi hybrid 235 PS seperti Calligraphy.

1 jam yang lalu


Berita
Wuling Eksion Diperkenalkan, Ada Versi EV dan PHEV

Perkenalan Wuling Eksion EV PHEV di IIMS 2026: SUV 7-seater basis Starlight 560 dengan jarak tempuh EV 530 km dan PHEV >1.000 km.

2 jam yang lalu


Berita
Thunder EV, Aki Khusus Mobil Listrik Dari Massiv

Diklaim sebagai aki aftermarket untuk mobil listrik paling efisien saat ini

4 jam yang lalu