Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaBerita

Operasionalisasi Bus Listrik Di Jakarta Bisa Jadi Percontohan Daerah Lain

Harus didukung insentif fiskal bagi daerah di luar Jakarta
Berita
Rabu, 25 September 2024 14:55 WIB
Penulis : Erie W. Adji


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, mendorong berbagai daerah untuk mencontoh Jakarta dalam mengadopsi transportasi massal listrik, salah satunya angkutan bus.

“Pemerintah juga mendorong untuk infrastruktur dalam bentuk transportasi bus. Memang kalau kita lihat, bus (listrik) itu Jakarta lebih progresif dibandingkan daerah lain,” kata Airlangga pada Green Initiative Conference-Kumparan di Jakarta, pekan ini (24/9).

“Tentu saya berharap bahwa daerah lain juga bisa segera mengikuti Jakarta agar penggunaan transportasi massal juga berbasis listrik,” tambahnya. Seperti dikutip dari Antara.

Meski begitu, ia menyadari bahwa saat ini tidak semua daerah di Indonesia siap untuk menerapkan energi hijau, termasuk transportasi umum yang lebih ramah lingkungan.

BACA JUGA

“Tidak semua daerah siap transportasi umum hijau. Daerah kalau dengan insentif fiskal bisa jalan, tapi kalau dilepas sulit. Perlu investasi, tapi sementara di beberapa daerah ini tidak biasa investasi, biasanya biaya operasional. Makanya kita perlu investasi hijau baru,” jelasnya.

Airlangga menyebut, penggunaan kendaraan listrik pada transportasi publik diharapkan terus meningkat hingga 2035. Untuk itu, kebijakan baru mengenai transportasi hijau, utamanya transportasi publik, sangat penting untuk dibentuk.

Seperti diketahui, Dinas Perhubungan DKI Jakarta akan menambah 200 unit bus listrik TransJakarta, pada akhir 2024.

Langkah ini dilakukan untuk meningkatkan kualitas udara, serta pelayanan angkutan umum di Jakarta.

Saat ini, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta telah memiliki 100 unit bus listrik yang beroperasi. Dengan adanya penambahan itu, total armada bus listrik akan mencapai 300 unit.

PT TransJakarta sendiri juga menargetkan armada bus listriknya mencapai lebih dari 10 ribu unit pada 2030. Peralihan ini bertujuan ke arah elektrifikasi transportasi publik masa depan.

"Coba bayangkan pada 2030 dengan mempertimbangkan pertumbuhan dan sebagainya armada sudah menyediakan kurang lebih 10.047 armada listrik," kata Pelaksana tugas (Plt) Direktur Utama TransJakarta, Mohamad Indrayana, beberapa waktu lalu.

Indrayana berharap adanya rencana dalam kurun waktu tujuh tahun ke depan ini mampu membuat transportasi publik bertenaga listrik bisa berkembang pesat.

Terlebih, pada 2027, pihaknya menargetkan sebanyak 50 persen armada TransJakarta sudah harus menggunakan listrik. Kemudian, tahun 2030 sudah dipastikan 100 persen bertenaga listrik.

Baca juga: Harapan Besar Konversi Bus Listrik

Baca juga: Menhub: Bus Kota Listrik Perlu Ditambah


Tags Terkait :
Airlangga Hartarto Menkoperekonomian Buslistrik Jakarta Transjakarta September 2024
E

Erie W. Adji

reporter

Jurnalis otomotif yang sudah malang melintang sejak 2000. Berpengalaman menulis berita seputar roda empat dari mobil pen...

Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait


Berita
Operasionalisasi Bus Listrik Di Jakarta Bisa Jadi Percontohan Daerah Lain

Harus didukung insentif fiskal bagi daerah di luar Jakarta

1 tahun yang lalu


Berita
Pemerintah: Penjualan Mobil Naik 33,3 Persen, Kendaraan Listrik dan Hybrid Tumbuh di Atas 40 Persen

Penambahan jumlah SPKLU masih menjadi tantangan terbesar elektrifikasi kendaraan di Indonesia

2 minggu yang lalu


Berita
Pemerintah Lanjutkan Insentif Mobil Listrik, Hanya untuk Program Mobil Nasional

Pemerintah memastikan insentif mobil listrik tetap berlanjut. Namun, bantuan hanya diberikan kepada kendaraan yang masuk program mobil nasional (Molinas).

1 bulan yang lalu


Berita
GAIKINDO: Calon Konsumen Tak Perlu Menunggu Insentif Pajak, Harga Saat Ini Sudah Sangat Bersaing

Harga mobil baru terutama EV saat ini sudah sangat bersaing di pasar Indonesia. Dengan harga terjangkau, calon konsumen sudah mendapatkan model dengan fitur lengkap.

1 bulan yang lalu


Berita
Mobil Nasional Akan Dibuat Karawang Oleh Pindad

Mobil Nasional Pindad Karawang: PT Pindad siapkan produksi berbagai model di kawasan industri otomotif Karawang, kata Menko Airlangga Hartarto.

4 bulan yang lalu

Berita
Harga BBM Subsidi Tidak Jadi Naik Tapi Dibatasi Pembeliannya

Harga BBM subsidi tak naik per 1 April 2026. Pemerintah terapkan pembatasan kuota BBM subsidi 50 liter per hari per kendaraan via MyPertamina.

5 bulan yang lalu

Berita
Pabrik VinFast Di Subang Jadi Salah Satu Hub EV Terlengkap Di Asia

Didorong juga jadi salah satu basis produksi mobil VinFast setir kanan dengan kapasitas produksi terpasang sampai 350 ribu unit setahun.

8 bulan yang lalu


Berita
Ini Kata Suzuki, Honda dan Toyota Terhadap Pajak 3% Untuk Mobil Hybrid

Pemerintah baru saja memberikan keringanan pajak 3% untuk mobil hybrid. Begini tanggapan dari para pabrikan.

1 tahun yang lalu


Terkini

Van
Chery Membuat Van Tenaga Listrik Yang Dinamakan Delivan

Dalam pemasarannya akan masuk kawasan Eropa terlebih dahulu.

5 jam yang lalu


VIDEO: Crash Test Leapmotor B05 (Euro NCAP)

Leapmotor B05 kembali membuktikan keselamatannya.

Berita | 5 jam yang lalu


Berita
Beberapa Unit Tesla Model Y Alami Ambles Suspensi Belakang

Tesla Model Y L, SUV enam penumpang yang diproduksi di Gigafactory Shanghai, China, tengah menjadi sorotan.

6 jam yang lalu


Berita
Zeekr 7X Bakal Gendong Baterai 85 kWh dan Tenaga Hampir 500 Hp

Zeekr 7X bakal mendapat pembaruan signifikan. Begini spesifikasinya.

7 jam yang lalu


Berita
Hasil Riset Audi, Konsumen Kaya Tetap Mau Mobil Yang Berisik

Pihak Audi akan membuat kompromi produk dengan mesin fosil dan sistem plug-in hybrid.

8 jam yang lalu