Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaBerita

Cokelat Cair Meluber ke Jalanan Setelah Truk Trailer Renault Pengangkut Cokelat Cair Kecelakan di Polandia

"Kalau cokelat ini sudah mengeras, akan sulit dibersihkan. Lebih sulit membersihkan ini ketimbang membersihkan salju," kata Brigadir Senior Bogdan Kowalski
Berita
Senin, 21 Mei 2018 16:55 WIB
Penulis : ZCH1708


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

BACA JUGA

Sebuah ruas jalan tol di Slupca, bagian barat Polandia mendadak jadi penuh dengan cokelat cair yang tumpah ruah setelah sebuah truk trailer pengangkut cokelat cair mengalami kecelakaan Rabu (9/5/2018) pagi. Peristiwa kecelakaan ini terjadi di jalur 6 A2 motorway di Polandia. Truk terpelanting dan terlentang dalam posisi melintang. Puluhan ribu liter cokelat cair siap kirim tumpah ruah ke permukaan aspal.

Stasiun televisi lokal TVN24 yang melakukan peliputan kecelakaan ini melalui udara menyebutkan, pengemudi truk mengalami luka akibat kecelakaan ini dan langsung dilarikan ke rumah sakit karena cedera lengan. Untungnya, saat kecelakaan terjadi, kondisi lalu lintas di jalan tol tersebut sedang lengang, sehingga tercegah dari potensi kecelakaan karambol.

Penyebab pasti truk celaka dalam insiden ini masih dalam penyelidikan petugas. Yang jelas, cokelat cair dalam kondisi masih panas, tumpah ke permukaan jalan tol pada kedua arah. Untuk mencegah kecelakaan beruntun akibat jalan licin karena tumpahan cokelat panas ini, petugas melakukan penutupan jalur. 

Proses pembersihan pasca-kecelakaan truk Renault trailer pengangkut cokelat cair.

Petugas pemadam kebakaran mengaku khawatir akibat lanjutan dari tumpahnya cokelat cair ini. "Kalau cokelat ini sudah mengeras, akan sulit dibersihkan. Lebih sulit membersihkan ini ketimbang membersihkan salju," kata Brigadir Senior Bogdan Kowalski dikutip situs The Drive.

"Salju yang menutup permukaan jalan lebih mudah dibersihkan, tapi cokelat yang menempel permukaan jalan menjadi sangat lengket. Jalan jadi sangat licin dan bisa membuat pengendara yang melintas terpelanting," ungkapnya. Petugas pun harus mengerahkan ribuan liter air panas untuk membersihkan permukaan aspal dari cecern cokelat ini. Ribet juga ya.


Tags Terkait :
Kecelakaan Truk Trailer Renault Polandia
Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait


Bus
Mengawali 2025: Laka Bus Rem Blong Minta Nyawa Lagi

Sudah waktunya darurat ‘ramp check’?

10 bulan yang lalu


Truk
Komponen Inilah Penyebab ‘Rem Blong’ Di Truk

Masih jauh dari panggang perihal budaya keselamatan berkendara

9 bulan yang lalu


Bus
Catatan Kecelakaan Bus Di Semarang, Beroperasinya Bus Liar Adalah Tindakan Kriminal

Ada masalah serius di dunia angkutan darat penumpang karena ada pola penyebab kecelakaan yang berulang.

1 hari yang lalu


Bus
Pemerintah Dianggap Tidak Tegas Bertindak, Sehingga Kecelakaan Bus Terus Terjadi

Akibat regulasi ‘nangung’ dan pengawasan ala kadarnya.

6 bulan yang lalu


Terkini

Berita
Harga BBM Wilayah Jabodetabek Untuk 1 Maret Melonjak

Untuk SPBU Shell masih belum ada stok hingga saat ini.

12 menit yang lalu


Berita
Xiaomi Pamer Supercar Vision Gran Turismo (GT), Kolaborasi Dengan Sony Playstation

Xiaomi menampilkan mobil konsep mereka di MWC Barcelona. Simak detailnya.

17 jam yang lalu


Berita
Destinator Jadi Mobil Hybrid Mitsubishi Setelah XForce HEV

Destinator akan dihibridkan

18 jam yang lalu


Berita
BYD Uji Coba Flash Charging, Bikin Durasi Pengisian Baterai Secepat Isi Bensin

Pengisian dikabarkan hanya membutuhkan waktu sekitar 10 detik setelah kabel dicolokkan tanpa perlu memindai kode QR.

19 jam yang lalu


Truk
Tidak Hanya Mahindra, 4 Brand Ini Akui Dapat Pesanan Proyek Koperasi Desa Merah Putih

Jumlah pesanan keseluruhnya sebanyak 80.000 unit.

20 jam yang lalu