Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaBerita

Tak Bisa Jadi Acuan, Foto Viral Pegetesan RON Pertalite Di Bawah Standar Gunakan Alat Portabel

Alat portabel yang dijual di pasaran tidak bisa menjadi acuan hasil RON BBM.
Berita
Rabu, 12 Oktober 2022 14:00 WIB
Penulis : Afrizal Abdul Rahman


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Belum lama ini beredar foto yang viral di sosial media tentang pengukuran RON Pertalite yang berada di bawah standar RON yang semestinya. Dalam unggahan foto tersebut terpampang angka oktan dari Pertalite hanya 86 dari angka yang semestinya di 90. 

Alat pengukuran untuk oktan bahan bakar minyak (BBM) yang dijual di pasaran ternyata tak bisa menjadi acuan, hal ini dikarenakan hanya mengukur sifat fisik kimia saja. 

Penjelasan ini tertuang dari sebuah video yang diberikan oleh Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, Irto Ginting. Dalam video tersebut menjelaskan mengungkap pengujian oktan dari alat standar internasional dan yang dijual di pasaran. 

"Kalau yang standar internasional itu cara kerjanya menduplikasi mesin kendaraan dan pembakaran yang ada di dalam mesin, hasilnya membuktikan ketahanan bahan bakar," kata Ahli Bahan Bakar dan Pembakaran Fakultas Teknik Mesin dan Dirgantara Institut Teknologi Bandung (ITB) Tri Yuswidjajanto.

BACA JUGA

Lebih lanjut ia menjelaskan, kalau alat yang dijual di pasaran atau portabel itu tidak terjadi pembakaran, sehingga tidak bisa dijadikan alat ukur yang menjadi acuan. 

Lantas alat apa yang memang akurat untuk mengukur oktan di BBM? Tri menjelaskan alat tersebut yaitu Coordinating Fuel Research (CFR) yang digunakan Pertamina dan menjadi standar internasional. 

"Dengan demikian, CFR bisa membuktikan ketahanan bahan bakar terhadap ngelitik (knocking) yang hasilnya bisa menjadi acuan, dan yang menggunakannya tidak sembarangan harus bersertifikat," tambahnya. 

Untuk membuktikannya, Tri mengetes oktan dengan alat portabel dan CFR untuk BBM RON 98. Hasilnya, menggunakan alat portabel hanya mendapatkan hasil 87 dan menggunakan CFR 98,2.

"Konsep angka oktan itu merupakan bilangan yang menunjukkan ketahanan terhadap terjadinya knocking. Ibarat seperti manusia, oktan yang tinggi itu ibarat orang yang sabar, sedangkan oktan yang rendah adalah tempramental," paparnya. 

Seperti diberitakan sebelumnya, berbeda sebuah foto yang menguji BBM Pertalite (RON 90) dengan menggunakan alat portabel.

Hasilnya, angka yang keluar RON 86. Tentunya menjadi perbincangan hangat masyarakat di tengah melonjaknya harga BBM tersebut, bahkan banyak yang menilai jauh lebih boros. 


Tags Terkait :
BBM RON Pertalite Alat Ukur CFR Harga BBM Pengujian RON
Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait


Berita
Tak Bisa Jadi Acuan, Foto Viral Pegetesan RON Pertalite Di Bawah Standar Gunakan Alat Portabel

Alat portabel yang dijual di pasaran tidak bisa menjadi acuan hasil RON BBM.

3 tahun yang lalu


Berita
Pertamina Buka Suara Terkait Adanya Penurunan RON di Pertalite

Beredar gambar pengujian RON Pertalite turun menjadi 86.

3 tahun yang lalu


Berita
Hasil Uji Oktan Pertalite Tidak Sesuai Klaim Pertamina!

Hasil uji Pertalite dan Premium di Jakarta ternyata menunjukan kandungan oktan Premium dan Pertalite tidak sesuai dengan penetapan Pertamina.

10 tahun yang lalu


Berita
Pertamina Masih Evaluasi Penyesuaian Harga Pertamax

Pertamina Patra Niaga masih evaluasi penyesuaian harga Pertamax Pertamina usai kenaikan harga Pertamax Turbo, Dexlite, dan Pertamina Dex per 18 April 2026.

4 hari yang lalu


Tips
Bensin Hasil Ngoplos Ternyata Aman Dipakai, Asal... Penuhi Syarat Ini

Pengoplosan bensin RON rendah dan tinggi aman digunakan jika RON hasil campuran memenuhi standar pabrikan, kata pakar bahan bakar HM Gazy Amin.

2 minggu yang lalu


Berita
Harga BBM Subsidi Tidak Jadi Naik Tapi Dibatasi Pembeliannya

Harga BBM subsidi tak naik per 1 April 2026. Pemerintah terapkan pembatasan kuota BBM subsidi 50 liter per hari per kendaraan via MyPertamina.

3 minggu yang lalu


Berita
Segini Harga BBM Non Subsidi Di Area Jakarta Sampai Akhir Maret

Harga BBM non subsidi Jakarta Maret 2026 stabil hingga akhir bulan. Menteri ESDM dan Pertamina bantah rumor kenaikan 10% per 1 April, cek daftar harga terkini.

3 minggu yang lalu


Berita
BBM Non Subsidi Wilayah Jakarta Turun Harga Serempak

Harga yang naik ataupun turun secara berkala mengikuti tren harga minyak dunia dari nilai tukar rupiah.

3 bulan yang lalu


Terkini

Berita
Wuling BinguoEV Jadi Kado Manis Konsumen Traveloka

Pemenang Wuling New BinguoEV Pro Gebyar Traveloka 2025: Vrita P dari Bandung sebagai Top Spender, diumumkan Wuling Motors dan Traveloka.

54 menit yang lalu


Berita
Melihat Langsung Kelahiran Kembali Freelander 8, Kini Di Bawah Naungan Chery Group

Freelander 8 Chery rilis 2026: Otodriver saksikan langsung peluncuran SUV NEV premium di Wuhu, China, dengan arsitektur 800V, Huawei ADS 5.0, dan baterai CATL 6C.

16 jam yang lalu


Berita
BYD Han Flash Charge Edition Resmi Dirilis, Ngecas 10%-70% Hanya 5 Menit

BYD Han Flash Charge Edition rilis resmi dengan pengisian daya 10-70% hanya 5 menit via Blade Battery gen 2. Performa 322 hp, jarak 705 km, dan ADAS God's Eye 5.0.

17 jam yang lalu


Berita
Kolaborasi Pemprov DKI Jakarta Dan Korlantas Polri: Bisa Perpanjang STNK Tanpa KTP

Pemprov DKI Jakarta dan Korlantas Polri izinkan perpanjang STNK tanpa KTP asli. Kebijakan sementara wajib surat pernyataan balik nama kendaraan 2027.

18 jam yang lalu


Mobil Listrik
Sempat Tertunda, Arcfox T1 Dipastikan Meluncur Di GIIAS 2026

BAIC Indonesia konfirmasi peluncuran Arcfox T1 GIIAS 2026 versi setir kanan rakitan lokal, usai tertunda dari IIIMS 2026.

19 jam yang lalu