Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaBerita

Ssangyong Alami Kebangkrutan

Pandemi Covid mengakselerasi anjlognya penjualan Ssangyong
Berita
Jumat, 25 Desember 2020 08:00 WIB
Penulis : Suryo Sudjatmiko


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Selain Hyundai dan Kia, dikenal pula brand lain asal Korea Selatan. Salah satunya adalah Ssangyong. Di Indonesia pun merek ini pernah berkibar beberapa tahun silam dengan menggandalkan produk SUVnya seperti Musso ataupun Rexton.

Namun sayang, ternyata nasib pabrikan bermarkas di wilayah Pyeongtaek ini tengah terpuruk.

Berdasarkan laporan yang dikutip dari Autoweek, Ssangyong Motor Co., Ltd telah mengajukan pailit setelah gagal membayar pinjangam sebesar 60 milyar Won atau setara Rp 772 milyar.

Pabrikan ini diketahui memiliki hutang pada Bank of America, JPMorgan Chase dan BNP Paribas. 

BACA JUGA

Sinyal jika SsangYong bangkrut ini sebenarnya sudah terdeteksi sejak lama. Catatan finansial perusahaan mengungkapkan, jika SsangYong telah mengalami krisis keuangan sejak 15 kuartal berturut-turut. Untuk mengatasi kondisi ini SsangYong coba mengajukan program Autonomous Restructuring Support (ARS). Sayangnya hal itu tidak berhasil membalikkan keadaan keuangan perusahaan, bahkan hutang jadi semakin banyak.

Sebelumnya diketahui bahwa 74,65% saham Ssangyong dimiliki oleh Mahindra-Mahindra. Namun perusahaan otomotif asal India ini pun sepertinya gagal menyelamatkan Ssangyong dan kemudian melepas sahamnya.

Tahun 2020 menjadi masa terberat Ssangyong. Pandemi Covid-19 telah mengaselerasi runtuhnya penjualan Ssangyong.


Tags Terkait :
Ssangyong Bangkrut
S

Suryo Sudjatmiko

Jurnalis

Full time journalist, part time off-roader. Berkarya di dunia jurnalistik otomotif sejak 2006. Lulusan Sastra UGM ini te...

Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait


Mobil Listrik
Ingin Fokus Mengembangkan Mobil Listrik, Mahindra Batal Kerja Sama Dengan Ford

Mahindra dan Ford membatalkan rencana kerja sama mereka. Apa penyebabnya?

5 tahun yang lalu


Berita
Ssangyong Alami Kebangkrutan

Pandemi Covid mengakselerasi anjlognya penjualan Ssangyong

5 tahun yang lalu


Berita
Pindad Sanggupi Pengadaan Mobil Kepresidenan Transparan Untuk Prabowo

PT Pindad menyatakan kesiapan menyediakan mobil kepresidenan transparan Prabowo Pindad dengan jendela besar sesuai permintaan Presiden untuk visibilitas yang lebih jelas dari luar.

1 minggu yang lalu


Van
Mercedes-Benz MB100 AMG: Van Paling Langka Saat Ini?

Tidak diketahui jumlah pastinya yang sudah diproduksi

1 tahun yang lalu


Terkini

Berita
Subsidi Dikurangi Penjualan EV di China Mengalami Penurunan, Fokusnya Kini Untuk Ekspor

Awal tahun ini pemerintah China mulai secara bertahap menghapus keringanan pajak penjualan bagi produsen kendaraan listrik.

45 menit yang lalu


Bus
Ini Bedanya Mengantuk dan Microsleep, Keduanya Bisa Mematikan

Masih jadi bahaya laten pengemudi bus maupun truk.

1 jam yang lalu


Berita
Brand Baru Lagi, BAW Bakal Hadir Di GIIAS 2026 Bawa 212 T01, SUV Bergaya Klasik

BAW 212 T01 GIIAS 2026: Brand China BAW direncanakan hadir di GIIAS 2026 lewat PT BAW Automobile Trading Indonesia dengan SUV klasik 212 T01 berdesain retro dan mesin turbo.

2 jam yang lalu


Berita
Changan Deepal S05 Tes Jalur Ekstrem Jakarta-Ciletuh, Ini Impresinya

Setelah diperkenalkan beberapa waktu lalu, Changan Deepal S05 akhirnya kami uji dari Jakarta ke Ciletuh.

5 jam yang lalu


Berita
Toyota Supra MK5 Sudah Divonis Mati, Tapi Penjualannya Malah Melonjak

Toyota telah mengetok palu untuk menghentikan produksi GR Supra. Namun kemudian reaksi pasar cukup mengejutkan. Generasi V Supra ini mengalami lonjakan permintaan.

6 jam yang lalu