Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaBerita

Minim Jalur Penyelamat Jadi Alasan Sering Kecelakaan Di Tol Cipularang?

Secara kontur, di KM 100-90 ada beberapa titik rawan kecelakaan. Pasalnya tol Cipularang memiliki turunan curam, dengan kemiringan sekitar 20 derajat dengan tikungan tajam hingga sudut 70-80 derajat.
Berita
Sabtu, 18 Januari 2020 21:00 WIB
Penulis : Ilham Pratama


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Kasus kecelakaan di tol Cipularang, khususnya KM 100-90 dari Bandung ke Jakarta terus berulang. Rata-rata melibatkan kendaraan besar dengan alasan klasik. Rem blong! Seperti yang terjadi Jumat (16/1).

Dikutip dari Tagar.id, jalur penyelamat di tol Cipularang terbilang minim. Sejak dibangun pada 2005 hingga sekitar September 2019 saja baru ada satu jalur darurat yang berada di kilometer 17 jalur B (Bandung ke Jakarta).

Padahal secara kontur, di KM 100-90 ada beberapa titik rawan kecelakaan. Pasalnya tol Cipularang memiliki turunan curam, dengan kemiringan sekitar 20 derajat dengan tikungan tajam hingga sudut 70-80 derajat.

Menanggapi kecelakaan ini Jusri Pulubuhu, instruktur dan juga pendiri Jakarta Defensive Driving Consultant (JDDC) menyatakan meski pun minimnya jalur penyelamat, namun harusnya insiden ini tetap bisa diantisipasi. Apalagi alasan rem blong selalu jadi sasaran penyebab insiden. Padahal faktor manusia (human error) bisa jadi penyebabnya.

BACA JUGA

"Soal kejadian kecelakaan kontainer tersebut, kalau pun minim jalur penyelamat, supir truk harusnya 'membuang' truk ke area yang kosong. Seperti diarahkan ke selokan atau sisi kiri jalan tol, bukan memasukkannya ke dalam Rest Area yang padat. Itu tindakan aneh," ucapnya.

Mengenai rem blong yang kerap jadi alasan, tentu bisa diantisipasi. Seperti kondisi rem dicek sebelum truk dioperasikan. Mulai dari komponennya, termasuk memastikan kondisi angin dan air di tangki rem tetap optimal.

Hindari juga salah kaprah dalam memperlakukan peranti rem. Seperti rem panas yang langsung disiram air untuk pendinginannya. "Ini malah mempengaruhi komponen metalurginya. Bisa memuai dan bergelombang akibatnya kemampuan friksi rem berkurang." ucapnya. Setelah lolos pengecekan, rem wajib diuji sebelum berjalan, yang dites bukan hanya tractor head, tapi juga trailernya.

Bagi pengemudi, Jusri mewanti untuk jangan kebiasaan menetralkan transmisi di kondisi jalan menurun. "Kebiasaan yang bertujuan untuk mengurangi konsumsi BBM ini adalah perilaku berbahaya dan tidak bertanggungjawab. Karena tanpa bantuan engine brake, beban kerja rem akan makin berat," katanya.


Tags Terkait :
Tol Cipularang Kecelakaan Truk Kecelakaan Tol Cipularang
Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait

Berita
Ini Bahayanya Tailgating Di Jalan Umum

Perlu diingat selalu bahwa jalan umum bukan lintasan balap

2 bulan yang lalu


Truk
Komponen Inilah Penyebab ‘Rem Blong’ Di Truk

Masih jauh dari panggang perihal budaya keselamatan berkendara

9 bulan yang lalu


Truk
Maraknya Truk ODOL Juga ‘Gara-Gara’ Pemerintah

Sudah waktunya pembenahan serius dan tidak hanya respon reaktif

1 tahun yang lalu


Truk
Luar Biasa, Truk Rem Blong Minta Darah Lagi !!

Sudah saatnya diberlakukan “Darurat KIR”

1 tahun yang lalu


Truk
Pasca Laka KM 92 Tol Cipularang, Kemenhub Akan Panggil Para Bos Truk

Uji kompetensi pramudi truk kewajiban para operator

1 tahun yang lalu


Truk
Korlantas Polri: Ada Berbagai Penyebab Kecelakaan Cipularang

Salah satunya, pramudi tidak paham karakter medan

1 tahun yang lalu

Truk
Ternyata Truk ODOL Jadi ‘Tanggung Jawab’ Dua Kementerian Ini

Lebih rumit lagi, belum ada kepastian regulasi atas masalah yang serius ini

1 tahun yang lalu


Truk
Inilah Penyebab Yang Sebenarnya Dari Rem Blong

Tidak peduli perawatan sistem pengereman bak menunggu waktu ‘apes’

1 tahun yang lalu


Terkini

Berita
BYD Atto 3 Varian Baru Diluncurkan, Harga Rp 415 juta

BYD meluncurkan varian baru dari Atto 3 yakni Advanced Plus.

10 menit yang lalu


Berita
Jaecoo Kenalkan Co-Creation J5 EV di IIMS 2026, Ajak Konsumen Melakukan Kustomisasi Sesuai Selera

aecoo membuka ruang bagi para pemilik J5 EV dan pengunjung yang ingin berpartisipasi dalam menentukan arah desain dan fitur J5 EV melalui survei interaktif selama 5-15 Februari 2026

35 menit yang lalu


Berita
Nissan Perkenalkan Navara Terbaru Di IIMS 2026

Belum dibuka pemesanan tapi peminatnya sudah bisa daftar tanpa booking fee.

50 menit yang lalu


Berita
Toyota Luncurkan Vios Hybrid, Yaris Cross G Hybrid, dan Alphard Hybrid Entry Level

Selain pengumuman harga Veloz, Toyota turut membawa tiga model baru elektrifikasinya di ajang Indonesia International Motors Show 2026.

1 jam yang lalu


Berita
Changan Sediakan Lucky Dip Logam Mulia Di IIMS 2026

Changan sediakan lucky dip logam mulia di IIMS 2026 (5-15/2), hadirkan Lumin Rp183 juta dan Deepal S07 Rp599 juta sebagai solusi mobilitas.

1 jam yang lalu