Menu


Terhubung Bersama Kami

OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Bustruck.id. All rights reserved.
BerandaMobilityTruk

Komponen Inilah Penyebab ‘Rem Blong’ Di Truk

Masih jauh dari panggang perihal budaya keselamatan berkendara
Truk
Kamis, 6 Februari 2025 18:55 WIB
Penulis : Erie W. Adji
Penyebab kecalakaan truk sudah mengerucut; rendahnya keterampilan mengemudi dan kondisi kendaraan yang tidak terawat (Foto :Antara)


BUS-TRUCK – Setelah  bulan Januari terjadi kejadian fatal bus pariwisata mengalami ‘rem blong’ di kawasan Batu, Malang. Maka di bulan Februari, satu unit kendaraan komersial kembali meminta tumbal. 

Kecelakaan lalu lintas yang menyebabkan delapan orang meninggal dunia itu terjadi di Gerbang Tol Ciawi, kota Bogor, Jawa Barat, pada Rabu dini hari. 

Diduga akibat truk yang bermuatan air mineral mengalami rem blong sehingga mengakibatkan bangunan gerbang tol hancur dan menyeruduk kendaraan yang sedang antre masuk jalur tol. 

Meskipun telah berulang kali terjadi, sekaligus acap meminta korban nyawa, kejadian ‘rem blong’ sebenarnya sebuah kondisi yang bisa diantisipasi. Tentu saja dengan diawali keterampilan pramudi dalam mengendarai kendaraan dengan aman. 

BACA JUGA

Hal lain yang mirisnya masih banyak diabaikan oleh pihak operator dan pramudi, dengan segala bentuk keterpaksaannya, adalah soal perawatan kendaraan bertonase besar. 

“Paling umum terjadi adalah rutinitas penggantian cairan rem (telat, Red) sehingga kandungan air di dalamnya meningkat dan menyebabkan terjadinya karat pada piston di kaliper. Alhasil, gesekan kampas rem terus terjadi sehingga overheat,” ungkap Dhany Ekasaputra, Manager of Application and Promotion PT Autochem Industry. Ia dihubungi langsung pekan ini (5/2)

Dhany yang juga menggawangi proses riset dan uji coba produk itu juga menyebutkan kebiasaan buruk dengan mengganti komponen pada sistem pengereman dengan komponen mutu rendah.

Menurutnya pemakaian komponen mutu rendah, seperti seal pada piston kaliper rem yang tidak orisinal, berdasarkan sejumlah temuan yang dilakukan pihaknya justru kontra fungsi ketika ‘bertemu’ dengan cairan rem bermutu yang memiliki titik didih tinggi. 

Seal tidak bermutu itu akan ‘mengembang’ sehingga membuat piston di kaliper rem tidak bisa berfungsi dengan baik pula, muncul juga gejala overheat. “Tapi itu di luar adanya masalah mekanikal seperti terjadi kebocoran atau booster gagal bekerja, wantinya. 

Baca juga: Ternyata Truk ODOL Jadi ‘Tanggung Jawab’ Dua Kementerian Ini

Baca juga:Mengawali 2025: Laka Bus Rem Blong Minta Nyawa Lagi

Kemenhub panggil operator truk 

Direktorat Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan (Kemenhub) akan memanggil perusahaan air minum dan operator angkutan barang imbas adanya kecelakaan beruntun di Gerbang Tol (GT) Ciawi tersebut. 

Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kemenhub, Ahmad Yani, mengatakan sehubungan dengan terjadinya kecelakaan beruntun itu, "Sebagai langkah tindak lanjut, kami akan memanggil semua pimpinan perusahaan air minum dan operator angkutan barang," kata Yani di Jakarta, pekan ini (05/02/2025). Seperti dikutip dari Antara. 

Yani juga menuturkan bahwa pihaknya akan melakukan inspeksi keselamatan sekaligus sosialisasi penerapan manajemen keselamatan pada setiap perusahaan yang mengangkut air minum yang beroperasi di lintasan Sukabumi-Jakarta.

Di kesempatan lain, Sony Susmana, Director Training Safety Defensive Consultant Indonesia (SDCI) menyebutkan berulangnya kecelakaan fatal karena masih tipisnya budaya keselamatan. 

“Butuh proses dalam membangun budaya keselamatan. Hukuman belum tentu membuat efek jera karena mindset pengemudi cuma bagaimana dapat menghidupi kebutuhan keluarga dan urusan perut,” sebutnya gusar. 

Dihubungi langsung pekan ini (05/02/2025) ia memungkaskan bahwa efektivitas membangun budaya keselamatan lebih baik dilakukan lewat pengawasan dan penindakan di lapangan. (EW)

Baca juga: Luar Biasa, Truk Rem Blong Minta Darah Lagi !!

Baca juga:Pasca Laka KM 92 Tol Cipularang, Kemenhub Akan Panggil Para Bos Truk


Tags Terkait :
Truk Remblong Ciawi Korban Tewas
Bagikan Ke :


Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait


Truk
Komponen Inilah Penyebab ‘Rem Blong’ Di Truk

Masih jauh dari panggang perihal budaya keselamatan berkendara

1 tahun yang lalu


Truk
Dishub Kota Tangerang Razia Truk ODOL

Ditunggu upaya berkelanjutannya

1 tahun yang lalu


Truk
Kecelakaan Truk Ciawi : Darurat Operasional Truk Di Indonesia!

Operator truk harus ikut diselidiki

1 tahun yang lalu


Truk
Kenapa Kecelakaan Truk Akibat Rem Blong Masih Saja Terjadi?

Bukti tidak ada penanganan serius soal kelaikan teknis truk di jalan.

1 tahun yang lalu


Truk
Korlantas Polri Bikin Pelatihan Bagi Pengemudi Truk

Untuk cegah kejadian fatal karena rem blong terulang.

1 tahun yang lalu


Truk
Mulai 1 Juni 2025 Ada Sosialisasi Truk Anti ODOL

Dalam penertiban ODOL ini, juga melibatkan pemilik kendaraan angkut.

1 tahun yang lalu


Truk
Catat Tanggal Truk Dilarang Beroperasi Di Libur Nataru

Berlaku di jalur tol maupun arteri

1 tahun yang lalu


Truk
Lagi-Lagi, Truk Rem Blong Makan Korban Jiwa

Manajemen perawatan kendaraan dan kemampuan mengemudi masih dianggap remeh.

13 menit yang lalu


Terkini

Truk
Boomerang Suspension, Suspensi Unik Truk Inovasi Dari Brazil

Bentuknya mirip bumerang dan fungsinya menjaga roda tetap menapak di medan ekstrem. Inilah Boomerang Suspension, inovasi unik Engesa yang tak pernah jadi standar industri truk.

2 jam yang lalu

Truk
Mengapa Truk Pakai Ban Ganda di Belakang? Ternyata Sudah Ada Sejak Lebih dari Seabad Lalu

Truk besar hampir selalu punya dua ban di tiap sisi roda belakang. Ternyata konfigurasi ini sudah dipakai sejak 1908 dan lahir dari kebutuhan mengangkut beban lebih berat.

1 hari yang lalu


Bus
Ramp Check Bus Libur Nataru 2026 Sudah Mulai Dilakukan

Musim Nataru 2025 ada pengurangan kecelakaan angkutan darat secara signifikan.

1 hari yang lalu


Truk
Iveco Kini Dimiliki Oleh Tata Motors

Pabrikan Italia itu perlu sokongan investasi baru untuk bertahan dan berkembang dan pabrikan India itu butuh penguasaan teknologi yang lebih mutakhir

1 hari yang lalu


Bus
Hyundai Sediakan Bus Listrik Untuk Kelas Berjalan Buat Siswa SMP

Merupakan bagian dari kegiatan global dalam hal pembelajaran soal teknologi termutakhir.

1 hari yang lalu