Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaBerita

Toyota Nilai Kenaikan BBNKB DKI Jakarta Tidak Tepat

Saat pasar otomotif tengah menurun, DKI Jakarta yang berkontribusi terhadap penjualan 20 persen kendaraan baru malah dinaikan pajak BBNKB-nya.
Berita
Sabtu, 16 November 2019 11:00 WIB
Penulis : Alfons


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

BACA JUGA

Kenaikan tarif Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB) untuk wilayah DKI Jakarta mulai dikeluhkan oleh produsen kendaraan roda empat di tanah air. Pihak PT Toyota Astra Motor (TAM) menjadi salah satu yang mengutarakan kekecewaannya.

Executive General Manager TAM, Fransiscus Soerjopranoto menilai momentum kenaikan pajak ini tidak ideal. "Kenaikan BBN sebesar 2,5% tidak tepat dilakukan di tengah kelesuan pasar otomotif belakangan ini. Apalagi DKI Jakarta sebagai kontributor penjualan terbesar --di atas 20 persen-- untuk total pasar otomotif Indonesia dibandingkan propinsi lainnya," tuturnya dalam pesan singkat kepada OtoDriver.

Foto: Yulian Lahardi

Melihat tren otomotif pada tahun 2019 memang cenderung menunjukkan penurunan. Penjualan kendaraan roda empat menunjukkan penurunan sekitar 10 persen jika membandingkan 10 bulan pertama tahun ini dengan tahun 2018. Total dari Januari sampai Oktober 2019, penjualan mobil baru tercatat sebanyak 847.164 unit.

Mayoritas pabrikan,pun menorehkan rapor merah. Meski dalam kasus Toyota penurunan penjualannya 'hanya' 7,8 persen, lebih kecil dibanding penurunan pasar nasional.

Soerjo menambahkan kenaikan tarif BBNKB di ibu kota makin tidak ideal jika melirik prospek pasar otomotif pada tahun 2020 mendatang. Dia berharap para pelaku pasar, dalam hal ini APM bisa bahu-membahu menggairahkan pasar otomotif tahun depan.
"Sebagai contoh, perpaduan antara strategi APM dalam memperkenalkan produk-produk baru mereka dan kebijakan pemerintah untuk menurunkan suku bunga kredit. Sekali lagi, bukan menaikkan pajak yang akan membebankan calon konsumen," tutup dia.

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta sebelumnya telah resmi mengundangkan Peraturan Daerah Provinsi DKI Jakarta No. 6 Tahun 2019 tentang Perubahan Peraturan Daerah No. 9 Tahun 2009 tentang Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor, 11 November 2019 lalu. Tarif BBNKB di wilayah DKI Jakarta per 11 Desember 2019 jadi 12,5 persen setelah sebelumnya masih di angka 10 persen.


Tags Terkait :
Toyota Pajak BBNKB Pemerintah
Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait


Berita
Opsen PKB Berlaku Mulai 5 Januari 2024, Ini Ilustrasinya

Opsen pajak kendaraan diberlakukan serempak secara nasional mulai 5 Januari 2025.

1 tahun yang lalu


Berita
Beberapa Kerugian Membeli Sebuah PHEV

Era mobil eletrifikasi kini sudah berjalan di Indonesia.

1 tahun yang lalu


Berita
Setelah Pembebasan Pajak Mobil Baru, Harga Fortuner-Pajero Sport Setara Wuling Almaz

Kementrian Perindustrian Republik Indonesia mengusulkan adanya pembebasan pajak kendaraan bermotor pada mobil baru.

5 tahun yang lalu


Berita
BBN-KB Naik, Ini Daftar Kenaikan Harga Mobil Toyota

Setelah diundangkan pada 11 November 2019, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta resmi memberlakukan Kenaikan Bea Balik Nama (BBN) Kendaraan Bermotor (KB) dari 10 persen menjadi 12,5 persen.

6 tahun yang lalu


Berita
Bersiap, Harga Mobil Baru Bakal Naik!

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta memastikan kenaikan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB) dari 10 persen menjadi 12,5 persen.

6 tahun yang lalu


Berita
Toyota Nilai Kenaikan BBNKB DKI Jakarta Tidak Tepat

Saat pasar otomotif tengah menurun, DKI Jakarta yang berkontribusi terhadap penjualan 20 persen kendaraan baru malah dinaikan pajak BBNKB-nya.

6 tahun yang lalu

Berita
Pajak Naik Bulan Depan, Saatnya Beli Mobil Sekarang!

Dengan kenaikan BBN-KB menjadi 12,5%, dipastikan harga on the road mobil di DKI Jakarta mengalami kenaikan.

6 tahun yang lalu


Berita
Konsumen di Banten Menebus Mobil Pelat B Lebih Mahal

Meskipun menggunakan pelat B pada mobilnya, namun untuk Anda yang berdomisili di wilayah Banten (Ciputat,Ciledug,Cikokol dan BSD) dikenakan harga OTR lebih mahal.

7 tahun yang lalu


Terkini

Mobil Listrik
Usung Konsep Modular, KIA PV5 Bakal Hadir Di Indonesia Sebagai Mobil Penumpang

Walau punya fleksibelitas, KIA Indonesia jatuhkan pilihan pasarkan sebagai mobil penumpang.

3 jam yang lalu


Tips
Konsumsi BBM Dengan RON Lebih Rendah Dipandu Buku Manual

Pabrikan Hyundai dan Toyota tekankan RON minimal buku manual mobil sebagai panduan konsumsi BBM aman, hindari risiko mesin di tengah harga naik.

11 jam yang lalu


Pikap
KIA Indonesia Serius Jajaki Untuk Hadirkan Double Cabin Tasman

Kia Indonesia rencanakan Kia Tasman rilis Indonesia 2027 sebagai double cabin pikap sasis tangga. Model ini saingi Hilux di tengah harga diesel naik.

11 jam yang lalu


Berita
Girboks Manual Masih Punya Potensi, KIA Agendakan Kehadiran Carens Manual

KIA Sales Indonesia agendakan KIA Carens transmisi manual Indonesia untuk daerah pegunungan dan pelosok. Varian manual tawarkan harga lebih kompetitif.

1 hari yang lalu


Berita
GWM Buka Dealer Ke 18 Di Kawasan PIK

GWM membuka dealer ke-18 di kawasan PIK, Jakarta Utara, dioperasikan PT Wahana Wirawan. Dealer GWM PIK hadir dengan fasilitas 3S lengkap untuk sales, service, dan sparepart.

1 hari yang lalu