Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaBerita

Apa Saja Plus Dan Minus Mobil Listrik?

Selain harga mobil yang mahal ada konseskuensi lain dari EV.
Berita
Selasa, 3 September 2019 10:00 WIB
Penulis : Suryo Sudjatmiko


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

BACA JUGA

Perbincangan mengenai mobil listrik menghangat belakangan ini lantaran pemerintah akan memberikan banyak keistimewaan padanya. Khususnya di DKI Jakarta, beberapa keistimewaan mobil listrik hadir mulai dari bebas ganjil genap hingga parkir gratis. Ingat, hak ini hanya untuk mobil full elektrik dan bahkan mobil hybrid pun tidak mendapatkan keistimewaan ini.

Namun di balik segala keistimewaannya, mobil EV tetap saja masih punya sisi negatif yang jadi kekurangannya. Salah satu hal yang menonjol adalah lamanya proses charging yang bisa memakan waktu jauh lebih lama dibanding dengan mobil konvensional ataupun hybrid saat isi ulang "makanannya".

“Karena itu pabrikan mobil EV dan juga industri terkait selalu melakukan riset berhubungan dengan masalah waktu pengisian ini. Salah satunya adalah dengan memperkenalkan teknologi Super Charging yang bisa memangkas waktu pengisian secara signifikan,” terang Yohanes Nangoi, Ketua Umum Gaikindo dalam sambutannya di perayaan ulangtahun Gaikindo ke 50 beberapa waktu lalu.

Lebih lanjut, Nangoi mengatakan di balik kekurangannya mobil listrik khususnya merupakan harapan baru baik bagi kehidupan maupun industri otomotif. “Cepat atau lambat mobil listrik akan hadir menggantikan pola otomotif lama,” tutupnya.

Berikut plus dan minus dari EV

Kelebihan

1. Lebih murah dalam operasional

Di atas kertas energi listrik lebih murah. Berdasarkan perhitungan di Inggris untuk 12 ribu km hanya diperlukan biaya sebesar £80 atau Rp 160 ribuan saja.

2, Low Maintenance

Mobil listrik punya lebih sedikit komponen bergerak atau bergesekan dan tidak sekompleks mobil konvensional ataupun hybrid.

3. Kencang dan Senyap

Mobil listrik mampu melakukan akselerasi spontan dan memuntahkan torsi maksimal sejak putaran awal. Mobil ini sangat senyap di mana mesinnya hanya menghasilkan suara berdengung saja. Namun justru senyapnya mobil listrik disebut jadi masalah tersendiri, sebab keberadaannya di jalan jadi agak sulit "dimonitor" oleh pejalan kaki.

4. Emisi karbon Jauh Lebih Rendah

Walau tetap memiliki emisi karbon yang dihasilkan oleh ban, namun angkanya jauh lebih bersih dibanding mobil konvensional. Buktinya  beberapa kota di Eropa yang punya populasi EV besar membaiknya kualitas udaranya.

Kekurangan

1.  Jarak tempuh terbatas

 Perjalanan jauh jadi momok bagi EV dan erat hubungannya dengan infrastruktur tempat charging. Sehingga ketika terpaksa harus berjalan jauh maka pengguna harus memastikan posisi charging station pada jalur yang dilewatinya.

 2. Butuh Waktu Lama Untuk Isi Baterai

  Walau sudah tersedia teknologi Super Charging, namun tetap saja proses pengisian baterai EV jauh lebih lama dibandingkan sekedar isi bensin.

3. Harga beli yang mahal

Harga masih jadi masalah besar bagi EV, setidaknya untuk saat ini. Mohil ini jauh dibanderol di atas mobil konvensional sekelasnya.

4. Pilihan terbatas

Saat ini populasi mobil listrik tak ada sekuku hitamnya mobil konvensional, sehingga pilihannya pun sangat terbatas.


Tags Terkait :
Mobil Listrik Hybrid
S

Suryo Sudjatmiko

Jurnalis

Full time journalist, part time off-roader. Berkarya di dunia jurnalistik otomotif sejak 2006. Lulusan Sastra UGM ini te...

Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait


Berita
Pertamina Gelar Diskon Pembelian Pertamax Green 95 Setiap Rabu

Disediakan juga paket khusus pengisian daya listruk untuk EV.

2 bulan yang lalu


Berita
PLN dan Pertamina Sedang Bangun SPBU Hidrogen, Kapan Ada Kendaraanya di Indonesia?

PT Pertamina (Persero) dan PLN juga sedang membangun SPBU hidrogen atau yang punya nama resmi hydrogen refueling Station (HRS).

2 tahun yang lalu


Berita
Mobil Bahan Bakar Bakar Hidrogen Lebih Murah, Tapi Ada Kendala

Untuk biaya penggunaan bahan bakar hidrogen lebih murah dibandingkan biaya untuk penggunaan BBM dan listrik

2 tahun yang lalu


Van
Menakar Peluang Honda N-VAN EV Prototype Meriahkan Segmen Niaga di Indonesia

Bermodal desain sederhana

2 tahun yang lalu


Berita
Ini Mobil Toyota yang Bisa Pakai Bioetanol 100 Persen

Toyota memperkenalkan Toyota Fortuner dan Toyota Corolla Cross HEV Flexy Engine.

2 tahun yang lalu


Berita
Percepat Era Mobil Listrik, Pertamina Operasikan 5 Charging Station di Jakarta

Untuk mendukung era mobil listrik, Pertamina meresmikan 5 charging station dan battery swapping di Jakarta.

4 tahun yang lalu


Tips
8 Hal Penting Yang Harus Diperhatikan Saat Melakukan Pengisian BBM

Beberapa langkah pencegahan perlu Anda ketahui agar tidak ada kejadian seperti mobil terbakar di SPBU pada kemudian hari.

5 tahun yang lalu


Berita
Charging Station di Beijing Lebih Banyak daripada Jumlah SPBU di Indonesia

Di Beijing ada lebih dari 200 ribu unit pengisian daya mobil listrik.

6 tahun yang lalu


Terkini

Berita
Puluhan Ribu Kendaraan Keluar Masuk Jakarta Di Long Weekend Ini

Rekayasa lalu lintas juga disiapkan secara situasional.

3 jam yang lalu


Berita
Car Meet Ekslusif Toyota Terbesar, Hadirkan Banyak Kreasi Yang Jadi Wajah Kultur Otomotif Indonesia

Toyota telah menjadi bagian dari kultur otomotif Indonesia.

3 jam yang lalu


Berita
Kuartet Produk Honda Pamit Dari Tiongkok Tahun Ini

Serbuan produk baru yang nyaris tanpa henti jadi salah satu penyebabnya.

7 jam yang lalu


Berita
Chery QQ Dari Waktu Ke Waktu

Versi pertamanya sempat dianggap produk contekan.

12 jam yang lalu


Berita
Begini Spesifikasi BYD Atto 1 Termurah Yang Resmi Dirilis

BYD Atto 1 mendapatkan varian baru di Indonesia.

15 jam yang lalu