Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaBerita

Terlalu Canggih, Tuas Transmisi Jeep, Dodge, Chrysler Dianggap Membahayakan

Ternyata sistem transmisi elektronik yang terpasang pada produk Fiat Chrysler Automobile (FCA) menuai masalah. Meskipun canggih, sistem ini dianggap bisa menimbulkan kecelakaan.
Berita
Rabu, 10 Februari 2016 10:00 WIB
Penulis : okky Zulham Hadi


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Ternyata sistem tuas transmisi elektronik yang terpasang pada produk Fiat Chrysler Automobile (FCA) menuai masalah. Meskipun teknologi ini terbilang canggih namun dianggap membingungkan pengemudi bahkan menimbulkan kecelakaan.

Menurut hasil laporan penyelidikan Badan Keselamatan Jalan Raya Amerika Serikat (NHTSA), jumlah kecelakan akibat sistem ini mencapai 100 kasus. Dengan korban cedera mencapai 30 orang serta laporan keluhan pelanggan sekitar 300 kasus.

Dari penyelidikan yang dilakukan, diketahui tuas transmisi tersebut bertugas mengatur posisi transmisi. Namun shifter atau tuas tidak berpindah posisi seperti pada kendaraan bertransmisi otomatik pada umumnya. Sistem persneling elektrik yang dipasang pada Jeep Grand Cherokee, sedan Dodge Charger, dan sedan Chrysler 300 ini memang berbeda.

Tidak hanya bentuknya yang lebih modern dan menarik di kabin, cara pemindahan giginya tak biasa. Misalnya untuk memindahkan posisi transmisi dari parkir (P) ke maju (D), pengemudi harus menekan tuas itu ke belakang selama beberapa detik. Setelah lampu indikator D menyala, tuas itu memantul kembali ke posisi semula (tegak lurus), seolah-olah belum dipindahkan. Begitupun jika ingin mundur. Pengemudi harus mendorong tuas itu ke depan hingga lampu indikator (R) menyala, namun batang persneling memantul kembali ke posisi semula meski transmisi sebenarnya sudah berpindah.

BACA JUGA

Sistem ini sangat berbeda dengan persneling konvensional, di mana tuas akan berada di posisi yang telah ditentukan, tanpa memantul kembali ke posisi awal. NHTSA menganggap sistem transmisi ini berpeluang besar membuat pengemudi melakukan kesalahan dalam memindahkan posisi tuas transmisi.

Hingga saat ini penyelidikan terus dilakukan lembaga tersebut dan sudah mencapai 856 ribu kendaraan. Begitu juga dengan pihak pabrik yang masih melakukan pemeriksaan dan kemungkinan akan dilakukan penarikan produk dari pasar.


Tags Terkait :
Fiat Chrysler Automobile Jeep DOdge
O

okky Zulham Hadi

Reporter

resignt

Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait


Berita
Merugi, Fiat Bakal Lepas Alfa Romeo Dan Maserati?

Fiat Chrysler Automobile (FCA) menutup 2016 ini dengan utang mendekati 7 miliar dollar AS atau setara Rp 93,9 triliun, sehingga terdengar kabar mereka akan melepas Alfa Romeo dan Maserati.

9 tahun yang lalu


Berita
Terlalu Canggih, Tuas Transmisi Jeep, Dodge, Chrysler Dianggap Membahayakan

Ternyata sistem transmisi elektronik yang terpasang pada produk Fiat Chrysler Automobile (FCA) menuai masalah. Meskipun canggih, sistem ini dianggap bisa menimbulkan kecelakaan.

10 tahun yang lalu


Berita
Wah, Sistem Perangkat Lunak Jeep Cherokee Mudah Diretas

Sistem koneksi internet Uconnect pada Jeep Cherokee diklaim rapuh dan bisa diretas ketika sedang melaju.

10 tahun yang lalu


Berita
Generasi Baru Muscle Car Dodge Akan Dikenalkan Pekan Depan, Pakai Platform Italia

Menarik menyimak generasi terbaru dari muscle car Dodge. Karena kabarnya akan mendapat sentuhan Italia yang kuat dengan dukungan dari induk perusahaan mereka, Fiat Chrysler Automobiles.

4 tahun yang lalu


Terkini

Berita
Aki Varta Perkenalkan Kemasan Baru Untuk Identifikasi Produk

Varta memperkenalkan kemasan baru aki Varta untuk identifikasi produk melalui warna berbeda dan kode otentifikasi digital di Indonesia.

13 jam yang lalu


Berita
Perkuat Kepemimpinan Era Elektrifikasi, BYD-Denza Rilis Teknologi Baru

Teknologi DM BYD Dual Mode elektrifikasi diperkenalkan sebagai jembatan transisi menuju kendaraan listrik di tengah dominasi ICE di Indonesia.

13 jam yang lalu


Mobil Listrik
Porsche Pionir Teknologi Hybrid Yang Berevolusi Jadi REEV

Porsche pionir teknologi hybrid series REEV melalui Lohner-Porsche Mixte 1901, yang menjadi dasar evolusi sistem range extender modern seperti Chevrolet Volt dan Nissan e-Power.

14 jam yang lalu


Berita
CWORKS, Legenda Spare Part Jepang Akhirnya Hadir di Indonesia

Menyediakan suku cadang berstandar mutu global dengan harga terjangkau.

15 jam yang lalu


Berita
Mengenal Lebih Dekat REEV Yang Bakal Jadi Andalan Changan

Deepal S05 REEV Changan Indonesia akan menjadi REEV pertama di pasar Indonesia dengan teknologi range extender untuk mobilitas listrik yang fleksibel.

18 jam yang lalu