Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaBerita

Pengusaha Protes Pembatasan Ruang Gerak Bus Pada Objek Wisata Yogyakarta Dan Magelang

Merasa ruang geraknya dibatasi, beberapa pengusaha bus pariwisata mempotes kebijakan pemda Jateng dan Daerah Istimewa Yogyakarta. Selain membuat tidak nyaman, juga merugikan pihaknya.
Berita
Rabu, 14 September 2016 14:00 WIB
Penulis : ZCH1708


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

BACA JUGA

Pengusaha bus pariwisata memprotes kebijakan pemerintah daerah di Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta yang membatasi ruang gerak bus-bus pariwisata di sejumlah destinasi wisata di kedua wilayah tersebut.

Kebijakan tersebut sangat merugikan bisnis jasa transportasi, serta membuat wisatawan tidak nyaman.

Wiwit, pemilik dan pengelola bus pariwisata Perusahaan Otobus (PO) Rejeki Transport mengatakan, pembatasan ruang gerak bus pariwisata sangat keras dirasakan di Kota Yogyakarta dan di sejumlah objek wisata terkenal di wilayah Kabupaten Magelang.

Di Yogyakarta, bus pariwisata kini tak bisa parkir sembarangan untuk mengantarkan wisatawatan ke destinasi wisata di kota ini. Misalnya di kawasan Jl Malioboro.

"Yogya ini kan destinasi wisata. Tapi bus pariwisata tidak boleh dan dibatasi ruang geraknya setiap masuk Kota Yogya. Misalnya bus yang membawa wisatawan ke Istana. Bus-bus sekarang hanya boleh parkir di area Taman Parkir Abu Bakar Ali dan beberapa titik saja. Itu sangat menyulitkan kami dan membuat wisatawan tak nyaman," keluh Wiwit di acara forum diskusi transportasi yang digelar MarkPlus bersama Ditjen Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan RI, baru-baru ini di Jakarta.

Wiwit juga mengeluhkan bus yang masuk ke Jl Malioboro.  "Di Jalan Malioboro, sekarang bus-bus sudah dilarang masuk, kecuali ada izin. Tidak adil kalau bus pariwisata mau masuk harus lewat Kotabaru," keluhnya.

Tak hanya di beberapa tempat tersebut, di destinasi wisata di Kabupaten Magelang pembatasan juga terjadi. Misalnya, bus yang membawa rombongan wisatawan ke Candi Borobudur. Dinas Perhubungan Magelang kerap menggelar razia terhadap bus-busyang datang, terutama bus dengan plat nomor luar kota.

"Sekarang semua bus yang akan masuk ke Borobudur juga sering dioperasi. Ini mengurangi kenyamanan wisatawan. Pernah terjadi kasus bus Scorpion Holiday ditangkap petugas karena nomor rangka dan di STNK beda, dimintai Rp 1,5 juta, setelah saya datang hanya dikenai Rp 500 ribu," kata Wiwit.

Menanggapi hal itu, Ketua Ikatan Pengusaha Otobus Muda Indonesia (IPOMI), Kurnia Lesani Adnan menegaskan, sudah saatnya Ditjen Perhubungan Darat menertibkan perda-perda dan tindakan dinas perhubungan di daerah yang berseberangan dengan aturan pusat.

Menurutnya, petugas Dishub kerap melakukan razia terhadap bus-bus wisata dari luar daerah karena mengejar target pendapatan asli daerah (PAD). Begitu juga tindakan yang dilakukan oknum petugas. Hal itu membuat pengusaha bus menanggung kerugian karena mereka sebenarnya sudah membayar pajak.

"Kita sering mengalami kejadian yang merugikan. Misalnya, armada kita berhenti di bahu jalan, ditabrak orang mabuk sampai meninggal, bus ditahan dan kita disuruh memberi ganti biaya," kata Kurnia Lesani Adnan.

"Dishub dan Kementerian Perhubungan harus satu persepsi. Bus kita ketika keluar dari terminal, sudah kena retribusi," imbuhnya.


Tags Terkait :
Bus Pariwisata Protes Pengusaha
Z

ZCH1708

kontrib

Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Special Report: GIIAS 2026
Artikel Terkait


Berita
Pengusaha Protes Pembatasan Ruang Gerak Bus Pada Objek Wisata Yogyakarta Dan Magelang

Merasa ruang geraknya dibatasi, beberapa pengusaha bus pariwisata mempotes kebijakan pemda Jateng dan Daerah Istimewa Yogyakarta. Selain membuat tidak nyaman, juga merugikan pihaknya.

9 tahun yang lalu


Berita
Kemenhub: Usia Pakai Bus Pariwisata Maksimal 15 Tahun

Perlu kesadaran bersama soal keselamatan bagi semua pihak

2 tahun yang lalu


Bus
Hino R 260 Kini Punya Versi Suspensi Udara Canggih, Ini Detailnya

Di model baru ini sistem suspensinya sudah menggunakan Wide air suspension untuk menjawab kebutuhan konsumen terhadap transportasi yang nyaman

5 tahun yang lalu


Bus
Awal Tahun, Banyak PO Bus Belanja Sasis Baru untuk Armada Lebaran

Pengusaha jasa transportasi bus antarkota dan bus pariwisata setiap tahun memiliki siklus panen raya, di mana pada bulan-bulan tertentu mereka meraup pendapatan lebih banyak.

6 tahun yang lalu


Berita
Dealer Di Nganjuk Ini, Menjual Isuzu Elf Station Beda Karoseri Dalam Satu Harga

Di Jawa Timur dan Jawa Tengah, Isuzu Elf Staton menjadi favorit sebagai kendaraan untuk usaha sewa dan pariwisata. Dengan alasan konsumsi bahan bakar yang irit.

6 tahun yang lalu


Bus
DPP Organda Kunjungi Pabrik Perakitan Bus Hino di Purwakarta

Mereka melihat dari dekat proses pembuatan bus mulai dari welding line, painting line, engine line, frame line, drive axle line dan vehicle assembly line.

9 tahun yang lalu


Berita
Tak Hanya Karoseri, Langgeng Jaya Juga Bisnis Jual Beli Bus dan Usaha Carteran (Bagian 3-habis)

Pak Slamet rajin membeli bus-bus bekas dari pengusaha lain untuk kemudian dia perbaiki kondisi fisiknya dan digarap di karoserinya sendiri.

9 tahun yang lalu


Bus
Karoseri Langgeng Jaya Tambah Peralatan Agar Lebih Kompetitif Bersaing (Bagian 2)

Untuk perbaikan ringan biasanya klien meminta perubahan model bagian muka depan dan muka belakang bus, termasuk penggantian model lampu-lampunya.

9 tahun yang lalu


Terkini

Berita
The New Mazda CX-30 Rakitan Indonesia Dipastikan Punya Kualitas Global

Langkah besar akhirnya diambil Mazda di Indonesia. Untuk pertama kalinya, pabrikan asal Hiroshima tersebut menghadirkan mobil rakitan lokal melalui The New Mazda CX-30.

13 jam yang lalu


Berita
VKTR Luncurkan Transporter Lokon, Minibus Listrik Yang Mampu Boyong 18 Penumpang

VKTR hadirkan Transporter Lokon, transportasi kendaraan listrik komersial yang dirancang untuk memenuhi kebutuhan mobilitas bisnis dengan kapasitas lebih besar.

14 jam yang lalu


Berita
Viral Mobilnya Terbakar di Tol, Ini Klarifikasi dari BYD Indonesia

Beberapa waktu lalu beredar video terbakarnya salah satu model BYD di tol. Ini tanggapan pihak BYD.

16 jam yang lalu


Bus
PO Bagong Borong 61 Unit Bus Hino Di GIIAS 2026

Dilakukan untuk penambahan armada serta peremajaan unit.

17 jam yang lalu


Van
Semua Unit Farizon Bisa Isi Ulang Listrik di Jaringan Arista

Sebagai bagian dari pelayanan lengkap bagi pemilik armada.

18 jam yang lalu