Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaBerita

Microsleep : Bahaya Laten Pengemudi Di Jalan Tol

Tetap harus difasilitasi istirahat yang cukup
Berita
Kamis, 11 April 2024 20:40 WIB
Penulis : Erie W. Adji


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dalam rangkaian arus mudik tahun ini setidaknya sudah ada dua kali kecelakaan di jalan tol yang menyebabkan nyawa melayang akibat pengemudi yang kehilangan konseterasi.

Pertama, kecelakaan di Km 59 ruas tol Jakarta-Cikampek. Oleh pihak KNKT (11/4), lewat Soerjanto Tjahjono selaku Ketua KNKT menyebutkan bahwa sopir Daihatsu Gran Max nahas itu setidaknya sudah tiga hari berturut-turut sejak hari Jumat (5/4) sudah pulang pergi menjemput pemudik tujuan Ciamis dari jakarta.

Hingga puncaknya pada awal pekan ini (8/4) saat menuju Ciamis, faktor pengemudi yang kelelahan ditambah isi kabin yang overload membuay minibus itu tabraka frontak dengan sebuah bus dari arah berlawanan.

Tidak sampai seminggu, pada Kamis pagi (11/4) sebanyak tujuh orang meninggal dunia dalam kecelakaan lalu lintas yang dialami bus Rosalia Indah yag keluar jalur di Km 370 ruas Tol Semarang-Batang.

BACA JUGA

Sementara itu, Kakorlantas Irjen Pol. Aan Suhanan, seeprti dikutip dari Antara, mengatakan kecelakaan bus Rosalia Indah di Km 370 ruas Rol Semarang-Batang di wilayah Kabupaten Batang, Jawa Tengah, diduga akibat sopir bus kelelahan.

"Dugaan awal sudah lelah. Kemungkinan terjadi 'microsleep" di TKP sehingga terjadi kecelakaan tunggal," kata Kakorlantas Irjen Pol. Aan Suhanan saat mengecek kondisi korban selamat dalam kecelakaan tersebut di RS Islam Kendal hari ini (11/4).

Microsleep berbahaya bagi kesehatan

Dalam laman rumah sakit Hermina Daan Mogot, dr Uly Indrasari, Sp.S menguraikan persoalan microsleep.

Microsleep adalah episode hilangnya kesadaran atau perhatian seseorang yang berlangsung sekitar sepersekian detik atau 30 detik. Hal ini biasanya muncul saat seseorang merasa mengantuk, sehingga tertidur secara tiba-tiba dalam waktu yang singkat.

Seringkali dalam microsleep, otak berubah dengan cepat antara tertidur dan terjaga. Microsleep bisa terjadi apabila seseorang melakukan aktivitas yang monoton seperti, seperti menatap layar tv atau komputer, berkendara, membaca buku, dan lain-lain dalam waktu yang lama.

Diuraikan lagi oleh dokter spesialis Saraf ini bahwa seseorang akan tidak menyadari saat mengalami microsleep atau akan memasuki kondisi tidur. Setelah mengalami microsleep biasanya seseorang akan terbangun dengan kondisi yang lebih segar dalam waktu yang singkat.

Hal-hal yang bisa menjadi tanda-tanda microsleep seperti; tiba-tiba kaget dan terbangun oleh senatakan tubuh dan kepala, tidak menyadari apa yang baru saja terjadi, hilang fokus, sampai tidak dapat mengingat kejadian 1-2 menit yang lalu.

Bagaimana mencegah terjadinya microsleep?

1. Tidur yang cukup dan berkualitas. Waktu tidur yang dianjurkan selama 7-9 jam

2. Minum kopi sebelum berkendara dengan jarak 30 menit sebelumnya.

3. Tepikan kendaraan dan istirahat sejenak bila merasa mengantuk saat berkendara

4. Jika takut merasa mengantuk saat berkendara, sebaiknya jangan berkendara sendirian, agar ada teman bicara selama di perjalanan.

Dipungkaskan, karena microsleep terkait dengan kurang tidur dan kantuk, maka pencegahan utama adalah menjaga kualitas tidur yang cukup. Jika mengalami kesulitan untuk mendapatkan waktu tidur yang cukup.

Ada sanksi buat Rasalia Indah?

Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi mengingatkan agar sopir bus tidak boleh mengemudikan bus lebih dari delapan jam. Menhub menuturkan hal tersebut berkaca dari kejadian kecelakaan tunggal bus Rosalia Indah di Km 370 ruas Tol Batang-Semarang, Kabupaten Batang, Jawa Tengah, Kamis pagi (11/4).

"Terkait sopir lelah, sepertinya ada beberapa yang sudah kami atur, sopir tidak boleh mengendarai lebih dari 8 jam. Kalau lebih berarti salah, tentu ada ketentuan yang akan berlaku bagi pemilik daripada bus," ujarnya Menhub di Pos Pantau Mudik PT Jasa Marga, KM 70 Tol Jakarta-Cikampek, Karawang, Jawa Barat (11/4). Sebagaimana dikutip dari Tribunbekasi.com.

Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT), lanjut Budi, akan melakukan pendalaman atas kejadian  nahas tersebut. Bakal ada sanksi yang diberikan ke PO bus apabila didapati bahwa penyebab utama kecelakaan itu adalah faktor menyetir lebih dari 8 jam kerja.

Sementara itu, Ketua Institut Studi Transportasi (Instran) Ki Darmaningtyas atas kecelakaan bus Rosalia Indah menguraikan analisanya. Menurutnya, bus yang membawa penumpang dari Pondok Ungu, Bekasi, Jawa Barat menuju Jawa Timur ini katanya sempat diganti di KM 227 pada pukul 01.31 WIB.

“Kalau pukul 01.30-an tiba di KM 227, kemungkinan bus ini berangkat dari Bekasi sekitar pukul 19.00 atau 20.00-an. Bila dilihat dari waktu terjadinya kecelakaan pada terjadi pada pagi hari, amat kuat dugaan kalau pengemudi travel (kejadian 8 April 2024, Red) maupun Bus Rosalia Indah kurang tidur,” kata Darmaningtyas, seperti dikutip dari Tribunbekasi.com (11/4).

Baca juga: Di Jalur “Contra Flow”: Tidak Boleh Pindah Lajur!

Baca juga: Menhub: (Lagi) Selalu Cek Bus Pariwisata


Tags Terkait :
Mudik Jabodetabek Lebaran 2024 Kemacetan Jasamarga Lalulintas Tol Transjawa Safetydriving Restarea Microsleep Rosaliaindah
E

Erie W. Adji

reporter

Jurnalis otomotif yang sudah malang melintang sejak 2000. Berpengalaman menulis berita seputar roda empat dari mobil pen...

Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait


Berita
Kementerian ESDM: Transaksi Di SPKLU Naik Lima Kali Lipat

Selama arus mudik musim libur Lebaran 2024

2 tahun yang lalu


Berita
Korlantas Polri: Menunda “One Way” Hari Ini

Arus lalu lintas masih dianggap ‘normal’

2 tahun yang lalu


Berita
Catat: Tanggal Pemberlakuan Ganjil-Genap Dan Diskon Tarif Tol Saat Arus Balik

Hindari puncak arus balik

2 tahun yang lalu


Tips
Pelajaran Dari Kecelakaan Km 58 Dan Km 370: Pengemudi Tidak Boleh Kelelahan

Jika abai berpotensi menimbulkan korban jiwa

2 tahun yang lalu


Berita
Microsleep : Bahaya Laten Pengemudi Di Jalan Tol

Tetap harus difasilitasi istirahat yang cukup

2 tahun yang lalu


Berita
Rosalia Indah Keluar Jalur Di Tol, 7 Penumpang Tewas

Pengemudi diduga kelelahan dan mengantuk

2 tahun yang lalu


Berita
Menhub: Pemudik Di 2024 Suka Jalan Malam

Jika lelah jangan memaksa terus mengemudi

2 tahun yang lalu


Berita
H-5 Lebaran Tol TransJawa Mulai Dipenuhi Bus Dari Arah Jabodetabek

Seiring mulai bergeraknya ribuan bus program mudik gratis dan bus tambahan

2 tahun yang lalu


Terkini

Bus
Tarif Baru Transjabodetabek Rp10 Ribu Akan Segera Ditetapkan

Rencana tarif baru Transjabodetabek Rp10 ribu sebagai tarif integrasi maksimal dalam tiga jam akan segera ditetapkan pemerintah DKI Jakarta melalui JakLingko.

9 jam yang lalu


Berita
Ferrari 296 Speciale Gunakan V6, Jadi Ferrari Paling Hardcore Saat Ini

Ferrari 296 Speciale hadir di Indonesia bahkan disebut sebagai yang pertama di Asia Tenggara, dengan warna khusus Violetto Dino yang semakin memperkuat aura eksklusifnya.

9 jam yang lalu


Berita
Toyota Bersikukuh Mengerjakan Girboks Manual Untuk EV

Toyota kembangkan transmisi manual untuk EV meski tren mobil listrik menuju kesederhanaan. Produsen Jepang ini tengah mematenkan konsep girboks manual yang memberikan pengalaman berkendara klasik.

9 jam yang lalu


Berita
Toyota Pamerkan Konsep GR Camry Dengan Tenaga Raksasa

Potensi tenaga maksimal dipasok dari dua mesin. Hal tersebut membuat mobil ini sangat superior.

14 jam yang lalu


Berita
EV Perlu Aki Khusus, Ini Penjelasannya

Cara kerja aki EV dan aki biasa berbeda. Begini penjelasannya.

15 jam yang lalu