Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaUsed Car

Terpaksa Beli Ban Bekas? Simak Dulu Anjuran ini

Membeli ban bekas merupakan salah satu solusi yang  terjangkau jika ban mobil Anda mengalami kerusakan.
Used Car
Minggu, 7 Juli 2019 11:00 WIB
Penulis : Aditya Widiutomo


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

BACA JUGA

Membeli ban bekas merupakan salah satu solusi yang terjangkau dan praktis jika ban mobil Anda mengalami kerusakan hingga harus diganti. Namun tentunya dalam membeli ban bekas harus ekstra hati-hati.

Penjaja ban bekas memang kerap ditemui di sejumlah lokasi di Jakarta. Badril selaku kepala mekanik bengkel Rajawali Ban di kawasan Jakarta Selatan memberikan tips jika Anda terpaksa harus membeli ban mobil second hand

“Yang pertama, pastikan ban dalam keadaan utuh. Utuh tersebut dalam artian kembangan dalam kondisi baik, tidak ada sobek maupun benjol serta perhatikan alur kawat atau bead tidak bengkok serta pastikan tidak ada tambalan,” ujar Badril saat ditemui di bengkelnya (27/6).

Baca juga: Pasang Layar Ekstra Besar Ala Tesla Tak Sampai RP 9 Juta

Selain itu, ia juga menjelaskan jangan mudah terkecoh dengan ketebalan kembangan telapak ban.” Kalau kembangan masih tebal belum tentu bagus. Pastikan tahun produksinya tidak terlalu tua serta pastikan bukan hasil dari vulkanisir,” tambahnya.

Kendati demikian, Badril menyebut bahwa membeli ban kondisi bekas tidak disarankan.

Baca juga: Pilihan LMPV Di Bawah RP 200 Jutaan

“Sebisa mungkin, beli ban dalam kondisi baru. Karena jika ban mengalami kerusakan, tentunya pembeli tidak mendapatkan garansi dan menjadi tanggung jawab pembeli sepenunya. Tak hanya itu, ban baru juga umur pakainya dijamin jauh lebih awet ketimbang ban bekas,” pungkas Badril.

Apalagi keempat ban di mobil merupakan salah satu komponen yang cukup penting dalam menyokong keselamatan, maka membeli ban yang performanya dan kehandalannya sudah menurun pastinya sangat disayangkan. Jadi, pikirlah berkali-kali sebelum memutuskan untuk beli ban bekas.

Baca juga: Renault Triber Percuma Melawan Toyota Calya?


Tags Terkait :
Tips Ban
Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait

Bus
Ini Rute Transjakarta Yang Berpotensi Dialihkan Saat Hujan Ekstrem

Ada 28 rute Transjakarta dialihkan banjir hujan ekstrem Jakarta, termasuk BRT 10, integrasi 1M, Mikrotrans JAK 02. Rute lain berpotensi disesuaikan.

1 hari yang lalu


Berita
Begini Impresi Para Anggota Komunitas Saat Mencoba Daihatsu Rocky Hybrid

Rocky Hybrid Smart Challenge dihelat untuk memberikan pengalaman kepada anggota komunitas yang penasaran akan performa Rocky Hybrid.

1 hari yang lalu


Berita
Mengapa Lampu Sein Merah Tak Lagi Jadi Standar Dunia?

Lampu sein merah bisa dianggap kuno tapi pada kenyataannya masih legal di jalanan AS

1 hari yang lalu


Tips
Perhatikan Selalu Tekanan Ban Agar Perjalanan Selamat

Ada tiga tindakan mudah untuk pantau kondisi ban selama di perjalanan liburan

1 hari yang lalu


Terkini

First Drive
FIRST DRIVE: Geely EX2 Pilihan Menarik EV Entry Level

Geely EX2 menjadi salah satu mobil listrik yang baru saja hadir di Indonesia.

2 jam yang lalu


Berita
Lambang Flying Lady Milik Rolls-Royce Dulunya Adalah Tutup Radiator

Rolls-Royce jadi pabrikan mobil pertama yang menjadikan ornamen pada tutup radiatornya sebagai maskot.

7 jam yang lalu


Berita
Dealer Geely Bakal Layani Konsumen Aletra

Geely saat ini tengah mengembangkan bisnisnya di Indonesia.

8 jam yang lalu


Berita
Changan Akan Hadirkan Produk DI IIMS 2026 Meskipun Tanpa Insentif Mobil Listrik

Targetkan buka 20 dealer baru tahun ini

9 jam yang lalu


Berita
Dari Insiden CV Joint Lepas L8, Apa Yang Sebenarnya Terjadi?

Insiden rusaknya CV joint Lepas L8 saat media test drive Driving Control Challenge. Apa yang sebenarnya terjadi?

20 jam yang lalu