Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaTips

Perhatikan Tanda-Tanda Munculnya Microsleep Saat Mengemudi

Paksa untuk tidur sebentar untuk memulihkan kesadaran serta konsenterasi
Tips
Selasa, 24 Maret 2026 11:00 WIB
Penulis : Erie W. Adji
Mengemudi saat hujan turun maupun hari gelap membuat tekanan pada fisik dan emosi lebh besar (Foto : Otodriver/Erie W. Adji)


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

OTODRIVER - Ketika sudah lelah mengemudi dan mulai datang rasa kantuk, biasanya kita segera mencari tempat peristirahatan. Karena jika dipaksakan tentu akan membahayakan para penumpang mobil. 

Lebih bahaya lagi, gejala microsleep bisa muncul saat perjalanan dilakuan saat pagi atau siang hari. 

Namun, mengutip situs yankes.kemkes.go.id ada tanda-tanda seseorang akan mengalami Microsleep, dan gejala ini bisa membuat Anda tahu lalu mengantisipasinya. Berikut ciri-cirinya: 

1.     Tiba-tiba kaget atau terbangun oleh sentakan tubuh dan kepala

2.     Tidak menyadari apa yang baru terjadi, padahal tidak sedang melamun

BACA JUGA

3.      Menguap terus-menerus

4.      Kelopak mata sangat berat

5.      Mata berkedip berlebihan

6.      Tiba-tiba susah memproses informasi atau bingung ketika diajak berkomunikasi

7.     Tidak mendengar pembicaraan orang lain

8.      Tidak ingat kejadian 1-2 menit yang lalu 

Setidaknya jika sudah terjadi gejala menguap terus-menerus atau kelopak terasa berat maka segera ambil keputusan untuk menepi dan segera beristirahat.

Microsleep juga bisa muncul saat mengemudi di jalur arteri (Foto : Otodriver/Erie W. Adji)

Senior Instructor dari Jakarta Driving Consuktant (JDDC), Jusri Pulubuhu yang dihubungi beberapa waktu lalu menyebutkan tips mudah menghindari Microsleep yaitu dengan tidur sebentar alias Nano Sleep bisa dilakukan efektif untuk bisa tidur berkualitas, butuh waktu 5-10 menit.

Hal yang ideal, menurut Jusri yang pernah dihubungi Otodriver beberapa waktu lalu itu, menyebutan bahwa istirahat total seperti tidur pulas bisa mengembalikan kebugaran serta konsenterasi penuh untuk melanjutkan perjalanan lagi. 

Untuk itu juga, seperti diterangkan lagi oleh Jusri, merencanakan waktu tempuh atau jarak tempuh tertentu dalam perjalanan panjang sangat perlu juga memasukan jadwal untuk beristirahat. 

Menurutnya, jika ada himbauan perlunya beristirahat setelah menempuh perjalanan nonstop selama tiga jam itu tidak ada salahnya. 

Perlu diingat, berbagai faktor sebelum masuk jalan tol juga punya pengaruh besar dalam berkonsenterasi penuh maka jika dirasa 30 menit perjalanan sudah ada tanda-tanda yang mengkhawatirkan ya disegerakan untuk mencari lokasi beristirahat. 

Ia juga mengisyaratkan perlunya rencana istirahat, di rest area misalnya, setiap perjalanan maksimal sudah menempuh jarak 200 kilometer.

Bisa juga dengan senam otot 

Perlu diingat lagi, mengemudi sebenarnya membuat posisi tubuh dalam kondisi yang statis. 

Dampaknya jika mengemudi dalam waktu yang lama selain munculnya rasa kantuk, tubuh yang terasa pegal akan muncul juga merupakan gangguan syaraf atau neuropati.

Itu akibat duduk terlalu lama akan membuat darah mengumpul di bagian bawah badan yang menyebabkan tekanan yang paling berat terjadi pada bagian pinggul. Alhasil, membuat daerah tersebut menjadi terasa pegal. 

Selain itu, berada di posisi duduk dengan waktu yang terlalu lama juga dapat mengakibatkan DVT (Deep Vein Thrombosis). 

Itu merupakan kondisi yang terjadi saat pembuluh darah vena di kaki mengalami penyumbatan.

Pembuluh darah mengecil akibat tertekuk pada saat badan sedang berada dalam posisi duduk, ini dapat mengakibatkan kaki terasa sakit.

Menggoyangan tubuh sambil mengibaskan tangan bisa jadi salah satu pilhan agar tibuh tidak lagi kaku dan juga membuar sirkulasi darah jadi lebih baik. 

Selain itu, melakukan stretching untuk melemaskan badan dan merilekskan otot-otot yang tegang. (EW)

Jadwalkan bersitirahat sejenak di rest area karena kejadian Microsleep lebih mudah muncul saat kondisi tubuh menurun (Foto : Otodriver/Erie W. Adji)

Tags Terkait :
Microsleep Nanosleep
E

Erie W. Adji

reporter

Jurnalis otomotif yang sudah malang melintang sejak 2000. Berpengalaman menulis berita seputar roda empat dari mobil pen...

Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait

Berita
Waspadai Kecelakaan Karena Microsleep Walau Bisa Dikover Asuransi

Asuransi tetap meloloskan klaim kecelakaan akibat microsleep, namun tetap ada hal-hal yang dapat membatalkannya.

1 minggu yang lalu


Tips
Microsleep, Jangan Paksa Apabila Kantuk Sudah Terasa

Microsleep, otaknya yang tertidur

4 tahun yang lalu


Tips
Kenali 2 Gejala "Tidur" yang Tak Disadari Saat Mengemudi

Micro sleep dan Automatic Behaviour Syndrome sebaiknya Anda pahami agar terhindar dari potensi malapetaka saat mengemudi.

8 tahun yang lalu


Tips
Jelang Libur Sekolah, Bridgestone Bagikan Tips Road Trip Aman dan Efisien

Bridgestone membagikan sejumlah tips yang dapat diterapkan pengendara sebelum dan selama melakukan road trip bersama keluarga.

1 hari yang lalu


Tips
Perhatikan Tanda-Tanda Munculnya Microsleep Saat Mengemudi

Paksa untuk tidur sebentar untuk memulihkan kesadaran serta konsenterasi

2 bulan yang lalu


Tips
Waspada, Ini Wilayah Lelah Yang Rawan Kecelakaan Di Tol Trans Jawa

Ingat, microsleep tanda awal kelelahan ringan tapi bisa mematikan dampaknya

2 bulan yang lalu


Bus
Untuk Kesekian Kalinya, Kantuk Sopir Bus Berujung Petaka

Menahan rasa kantuk ada batasnya, dan biasanya tanpa disadari akan berubah jadi microsleep.

3 bulan yang lalu


Tips
Penting Untuk Penumpang, Kenali Ciri-Ciri Driver Akan Microsleep

Ada beberapa ciri-ciri yang timbul sebelum terjadi microsleep. Oleh sebab itu jika sudah muncul gejalanya, langsung cari tempat untuk istirahat.

1 tahun yang lalu


Terkini

Berita
iCAR V27 Siap Meluncur di GIIAS 2026, Lebih Powerful Ketimbang V23

Setelah kehadiran iCar V23 beberapa waktu lalu. Kini iCar segera merilis SUV anyar lainnya di GIIAS 2026. Berikut detail spesifikasinya.

9 jam yang lalu


Berita
Diterima Pasar Dengan Baik, iCar V23 Sudah Dikirim Ke Konsumen

Sejak diluncurkan pertama kali di IIMS 2026, iCar V23 mendapat sambutan hangat dari konsumen di Indonesia. Kini para konsumen telah mendapatkan unitnya.

10 jam yang lalu


Berita
Honda – Nissan Jalin Kerjasama Bikin ‘Otak’ Untuk Produk Masa Depan

Kerjasama Honda Nissan ECU generasi baru 2029 akan menghasilkan teknologi otak mobil yang dipakai Honda, Nissan, dan Mitsubishi pada model EV produksi massal 2029-2030.

11 jam yang lalu


Bus
Organda : Dukung B50 Tapi Minta Pasokannya Terjamin

Kelangkaan solar akhir-akhir ini semakin meresahkan para operator.

13 jam yang lalu


Berita
Penawaran Harga Spesial MGS5 EV Diperpanjang

Untuk merespon lonjakan peminat yang terus mengalir.

14 jam yang lalu