Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaBerita

Tak Lagi Kerjakan Sendiri, Honda Gandeng Tata India Hadirkan Platform Mobil Masa Depan

Jepang
Berita
Senin, 17 Agustus 2026 08:00 WIB
Penulis : Suryo Sudjatmiko
(Foto : Otodriver/Suryo Sudjatmiko)


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

OTODRIVER – Pabrikan besar seperti Honda tak selalu berada di jalan yang mulus. Seperti saat ini, pabrikan Jepang tersebut tengah menghadapi tekanan finansial. Untuk pertama kalinya sejak berdiri pada 1948, Honda mencatat kerugian tahunan.

Salah satu langkah strategis yang ditempuh untuk menghadapi kondisi tersebut adalah melakukan kerja sama dengan pihak lain. Bagi Honda yang selama ini cukup setia dengan filosofi “kami kerjakan sendiri”, keputusan ini menunjukkan bahwa mereka mulai menyadari dunia telah berubah dan tidak bisa lagi bergerak sendirian.

Setelah membatalkan beberapa program EV yang sebelumnya telah direncanakan dan mempercepat efisiensi biaya di berbagai lini, Honda kini berpacu dengan waktu untuk mempercepat pengembangan kendaraan generasi berikutnya.

Menariknya, salah satu cara yang ditempuh adalah dengan menyerahkan sebagian pekerjaan rekayasa kepada pihak luar.

BACA JUGA

Gandeng Tata Technologies dalam Pengembangan Platform

Berdasarkan laporan Nikkei Asia, Tata Technologies perusahaan rekayasa dan IT asal India yang berada satu payung dengan Jaguar Land Rover di bawah Tata Group dipercaya menggarap platform baru Honda secara end-to-end. Platform ini dirancang fleksibel, mampu menampung mesin konvensional, hybrid, sampai kendaraan listrik murni dalam satu arsitektur dasar yang sama.

Menggunakan platform multi powertrain ini merupakan keputusan yang realistis. Honda tampaknya sudah belajar dari pengalaman pahit membatalkan proyek EV yang terlalu spesifik dan mahal. Dengan satu platform yang bisa "diadaptasi" ke berbagai jenis penggerak, mereka punya ruang bernapas untuk membaca arah pasar tanpa harus membangun ulang dari nol setiap kali strategi pasar berubah.

Honda kembangkan jenis multiplatform  (Foto : Honda global)

Langkah realistis

Honda dikenal sebagai pabrikan yang idealis, bagaimana Honda selama ini dikenal sangat protektif terhadap lini produknya. 

Riset dan pengembangan inti, terutama urusan platform, hampir selalu dikerjakan di dalam rumah atau melalui jaringan pemasok lama yang sudah mereka percaya puluhan tahun. Outsourcing pengembangan platform ke perusahaan luar, apalagi dari India, adalah langkah yang beberapa tahun lalu mungkin sulit dibayangkan datang dari Honda.

Tapi kalau melihat tren industri belakangan, Honda sebenarnya tidak sendirian mengambil jalan ini. Mitsubishi lebih dulu melangkah dengan mempercayakan pengembangan EV mereka kepada Foxtron. Skema semacam ini punya alasan yang masuk akal yakni memangkas waktu pengembangan, menekan biaya riset, dan memungkinkan pabrikan fokus pada hal-hal yang benar-benar menjadi keunggulan mereka.

Sampai saat ini, baik Honda maupun Tata Technologies belum membeberkan model spesifik atau pasar mana yang lebih dulu kebagian hasil kolaborasi ini. Tapi kalau dilihat dari waktunya, semua terasa nyambung dengan rencana Honda menghadirkan lini model baru khusus pasar India mulai 2028, kemungkinan mencakup segmen subcompact hingga midsize. 

Kita tunggu saja, apakah langkah berani ini benar-benar akan mempercepat pemulihan Honda, atau justru menjadi taruhan besar yang hasilnya baru terlihat beberapa tahun mendatang. (SS)


Tags Terkait :
Honda Tata Technologies
S

Suryo Sudjatmiko

Jurnalis

Full time journalist, part time off-roader. Berkarya di dunia jurnalistik otomotif sejak 2006. Lulusan Sastra UGM ini te...

Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait


Berita
Tak Lagi Kerjakan Sendiri, Honda Gandeng Tata India Hadirkan Platform Mobil Masa Depan

Jepang

2 minggu yang lalu


Berita
Honda Super-ONE Resmi Debut di Indonesia, Mobil Listrik Paling Ringan di Kelasnya

Honda Indonesia resmi memboyong Super-ONE ke tanah air. Begini keunggulannya.

1 bulan yang lalu


Berita
Krisis Chip Semikondutor Honda Hentikan Pabriknya Di China dan Jepang, Bagaimana Dengan Indonesia?

Krisis semikonduktor ini merupakan efek domino dari perselisihan antara Belanda dan Tiongkok mengenai tata Kelola produsen chip

8 bulan yang lalu


Berita
Komunitas Roda Dua Ramaikan Daihatsu Kumpul Sahabat Sleman

Daihatsu Kumpul Sahabat Sleman merupakan event yang terbuka untuk semua khalayak, termasuk juga para pengguna kendaraan roda dua.

9 bulan yang lalu


Berita
Suzuki Escudo Akan Kembali Hadir Sebagai SUV Baru

Nama Escudo dikabarkan akan digunakan lagi sebagai salah satu label SUV ukuran menengah. Maruti Suzuki India pun dikabarkan akan meluncurkan SUV ini pada 3 September 2025.

1 tahun yang lalu


Berita
GIIAS Surabaya Resmi Dibuka, Dari Atto 1 Hingga Cortez Darion Tebar Pesona Di Jawa Timur

GIIAS Surabaya resmi dibuka, pameran ini sudah dinanti para penyuka otomotif di Jawa Timur.

1 tahun yang lalu


Berita
Wuling Cloud EV Dirancang Khusus Untuk Setir Kanan

Letak tuas lampu sein dan shifter seperti layaknya mobil Jepang

2 tahun yang lalu


Van
Renault Bento: Van Paling Kecil Di Dunia?

Tampilannya termasuk stylish

2 tahun yang lalu


Terkini

Van
Chery Membuat Van Tenaga Listrik Yang Dinamakan Delivan

Dalam pemasarannya akan masuk kawasan Eropa terlebih dahulu.

4 jam yang lalu


VIDEO: Crash Test Leapmotor B05 (Euro NCAP)

Leapmotor B05 kembali membuktikan keselamatannya.

Berita | 4 jam yang lalu


Berita
Beberapa Unit Tesla Model Y Alami Ambles Suspensi Belakang

Tesla Model Y L, SUV enam penumpang yang diproduksi di Gigafactory Shanghai, China, tengah menjadi sorotan.

5 jam yang lalu


Berita
Zeekr 7X Bakal Gendong Baterai 85 kWh dan Tenaga Hampir 500 Hp

Zeekr 7X bakal mendapat pembaruan signifikan. Begini spesifikasinya.

6 jam yang lalu


Berita
Hasil Riset Audi, Konsumen Kaya Tetap Mau Mobil Yang Berisik

Pihak Audi akan membuat kompromi produk dengan mesin fosil dan sistem plug-in hybrid.

7 jam yang lalu