Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaTips

Michelin: Ban Serep Tiga Bulan Sekali Cek Anginnya

Tekanan angin sangat vital untuk jamin traksi ban dengan permukaan jalan
Tips
Rabu, 20 Maret 2024 10:05 WIB
Penulis : Erie W. Adji


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

OTODRIVER - Perjalanan musim libur lebaran tahun ini nampaknya akan sedikit berbeda dibandingkan setidaknya tahun lalu. Potensi kepadatan arus lalu lintas kendaraan sudah dikabarkan pihak Kementerian Perhubungan yang berdasarkan survey Badan Kebijakan Transportasi (BKT) diperkirakan ada potensi pegerakan masyarakat sebanyak 193,6 juta orang.

Angka itu naik 71,7 persen dibandingkan musim liburan lebaran tahun 2023 yang ada di angka 123,8 juta orang.

Dari riset yang sama diketahui juga bahwa pemakain mobil pribadi akan sebanyak 35,42 juta orang. Kalau sudah begini, tentu saja soal keselamatan dan kenyamanan selama perjalanan jadi sangat penting. Pemeriksaan kendaraan dengan cermat dan menyeluruh, tidak bisa meninggalkan cek cermat atas kondisi ban. Termasuk ban serep. Karena ban adalah titik kontak utama antara kendaraan dan permukaan jalan

"Memastikan ban dalam kondisi baik dapat mengurangi risiko kecelakaan dan memastikan kenyamanan berkendara bagi pengemudi dan keluarga,” ungkap Mochammad Fachrul Rozi, Product Marketing Manager PT Michelin Indonesia.

BACA JUGA

Ditemui beberapa waktu lalu (15/3), dijelaskan lagi bahwa langkah pertama adalah memastikan kondisi tapak ban. Ia memberi cara mudah, periksa tapak ban sambil memasukkan uang logam atau ujung jari.

“Jika ketebalan tapak kurang dari separuh dalam kita memasukkan uang logam atau ujung jari pada tapak ban maka besar kemungkinan tapak ban sudah menipis. Sepatutnya dilakukan penggantian ban,” jelas Rozi, begitu ia biasa disapa.

Ban yang aus atau rusak dapat mengurangi traksi dan stabilitas kendaraan, terutama dalam kondisi cuaca ekstrem seperti hujan deras atau jalanan basah.     

Pantau Ketat Tekanan Angin Ban

Hal lain, yang menurutnya juga masih kerap terabaikan adalah pemantauan tekanan angin pada ban. Diterangkan lagi olehnya bahwa panduan ukuran tekanan angin yang layak adalah yang tertera pada kabin mobil. Pada pilar B untuk umumnya mobil merek Jepang,  

“Perhatikan rekomendasi tekanan angin untuk kondisi mobil penuh dengan muatan atau sebaliknya. Sebenarnya itu dua hal yang berbeda, traksi dari ban ke permukaan jalan juga akan berbeda kebutuhannya berdasarkan beban pada mobil,” urai pria yang juga pernah berkarier di Ford Indonesia dan Mercedes-Benz Indonesia itu.

Beda beban di mobil akan membutuhkan karakter traksi yang berbeda juga
Tekanan angin ban serep perlu lebih tinggi dibandingkan ban yang terpasang

Tekanan angin pada ban serep jika memang tersedia juga tidak boleh terabaikan, setidaknya tiga bulan sekali kondisi ban serep. Karena kebutuhannya acap kali tidak bisa diduga sebelumnya. Untuk tekanan, disarankan Rozi dua sampai empat psi lebih tinggi dari tekanan angin pada ban yang terpasang.  

Disarankan juga untuk memeriksa kondisi pentil ban. “Banyak kejadian tekanan pada ban menurun karena kondisi pentil yang rusak atau kotor,” kata Rozi lagi. Cara mudah buat tahu kondisi pentil sudah tidak baik adalah dengan meneteskan air ke mulut pentil, jika ada gelembung udara segera ganti dengan produk yang baru.

Sementara jika ada kotoran maka segera bersihkan dengan menggunakan ujung jarum sampai kotorannya keluar. Sebab pada pentil ban terdapat komponen pegas, kalau posisinya tertahan kotoran atau kerikil halus maka angin akan mengalir keluar.

Tidak lupa disarankan untuk melakukan tindakan preventif menjaga kondisi ban. Hindari paparan sinar matahari langsung pada ban saat parkir dalam waktu yang lama. Sangat disarankan untuk menghindari penggunaan semir ban yang berbahan dasar minyak karena dapat mempercepat penuaan karet.

“Silakan pakai produk yang bahan dasarnya lilin atau wax. Dan maaf bukannya mau menakut-takuti karena semir ban yang sering dipakai pada tempat cuci mobil sering berbahan dasar minyak,” wantinya.(EW)

Pentil harus bersih agar komponen pegas bisa 'menutup' angin yang keluar

Tags Terkait :
Ban Tekananangin Tapakban Bangundul Mudik 2024 Traksi Aspal Tol Michelin
E

Erie W. Adji

reporter

Jurnalis otomotif yang sudah malang melintang sejak 2000. Berpengalaman menulis berita seputar roda empat dari mobil pen...

Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait


Berita
Ban Mobil Tampak Masih Tebal Kok Bisa Retak? Ini Penyebabnya

Meskipun ban mobil tampak masih tebal, namun beberapa bagian kadang terlihat sudah retak. Apa penyebabnya?

1 hari yang lalu


Berita
XPeng X9 Punya Fitur Baru, Bantu Mobil Tetap Terkendali Saat Ban Pecah

XPeng X9 Facelift dilengkapi Flat Tire Stability Control yang mendeteksi kehilangan tekanan ban dan mengoreksi stabilitas melalui ESC serta pengaturan torsi agar kendaraan tetap terkendali.

3 minggu yang lalu

Berita
Mencoba Performa Suzuki XL7 Terbaru di GIIAS 2026

Suzuki baru saja meremajakan tampilan Suzuki XL7. Tetap nyaman dikemudikan dan ditumpangi.

1 bulan yang lalu


Berita
Suzuki Jual XL7 Terbaru di GIIAS Mulai Rp 270 Jutaan

Suzuki resmi menjual XL 7 2026 dengan harga mulai Rp 270 jutaan. Simak beberapa pembaruannya.

1 bulan yang lalu


Terkini

Van
Chery Membuat Van Tenaga Listrik Yang Dinamakan Delivan

Dalam pemasarannya akan masuk kawasan Eropa terlebih dahulu.

5 jam yang lalu


VIDEO: Crash Test Leapmotor B05 (Euro NCAP)

Leapmotor B05 kembali membuktikan keselamatannya.

Berita | 5 jam yang lalu


Berita
Beberapa Unit Tesla Model Y Alami Ambles Suspensi Belakang

Tesla Model Y L, SUV enam penumpang yang diproduksi di Gigafactory Shanghai, China, tengah menjadi sorotan.

6 jam yang lalu


Berita
Zeekr 7X Bakal Gendong Baterai 85 kWh dan Tenaga Hampir 500 Hp

Zeekr 7X bakal mendapat pembaruan signifikan. Begini spesifikasinya.

7 jam yang lalu


Berita
Hasil Riset Audi, Konsumen Kaya Tetap Mau Mobil Yang Berisik

Pihak Audi akan membuat kompromi produk dengan mesin fosil dan sistem plug-in hybrid.

8 jam yang lalu