Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaTips

Angin Nitrogen Dengan Angin Biasa Boleh Dicampur?

Menambah tekanan ban dengan angin berjenis nitrogen bisa dibilang cukup sulit.
Tips
Rabu, 28 September 2022 06:00 WIB
Penulis : Aditya Widiutomo


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

BACA JUGA

Menambah tekanan ban dengan angin berjenis nitrogen bisa dibilang cukup sulit. Hal ini dikarenakan perlunya alat khusus angin nitrogen populasinya tidak sebanyak dengan alat pengisian angin biasa.

Lantas, bila tidak menemukan pengisian nitrogen, bolehkah menambah tekanan ban dengan udara biasa?

Saat tim OtoDriver menemui Abeng, pemilik bengkel ban, Spooring, dan Balancing Victory Auto Sport di daerah Tangerang Selatan beberapa waktu lalu, ban tidak akan menimbulkan masalah bila ban diisi campuran nitrogen dan udara biasa. Keduanya sama-sama bisa menghasilkan tekanan ban.

“Dicampur sebenarnya tidak apa-apa, namun, kita tidak akan merasakan efek maksimal dari angin nitrogen tersebut,” papar Abeng

Angin nitrogen sendiri banyak dipilih karena dipercaya bisa memberikan tekanan yang stabil pada ban. Tekanan stabil itu bertahan lebih lama ketimbang udara yang mengalami penyusutan dan membuat uap air lebih cepat.

Apapun pilihan angin ban, menurut Abeng hal terpenting yang harus dilakukan yakni menyesuaikan tekanan ban sesuai rekomendasi pabrikan. 

"Berbeda jenis angin hanya memiliki perbedaan karakter saja. Yang paling utama adalah tekanan angin ban yang sesuai dengan anjuran pabrik,” tutup Abeng.


Tags Terkait :
Tips Angin
A

Aditya Widiutomo

Jurnalis

Memulai karier sebagai drifter, lantas menekuni jurnalistik otomotif dan review mobil sejak 2017. Walau sering mereview...

Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait


Tips
Waspada Godzilla El Nino, Persiapkan AC Mobil Anda Tetap Bekerja Optimal

Godzilla El Nino ancam suhu ekstrem di Indonesia. Perawatan AC mobil Godzilla El Nino: cek filter kabin 24.000 km, servis rutin 6 bulan untuk kinerja optimal.

1 bulan yang lalu


Tips
Perlu Perhatian, Pengecekan Ulang EV atau Mobil Hybrid Paska Perjalanan Jauh

Pengecekan ulang EV hybrid setelah perjalanan jauh penting: cek tekanan ban, rem, coolant, aki, kelistrikan, dan cuci mobil. Penjelasan pakar GAC AION Indonesia.

1 bulan yang lalu


Berita
Mudik Naik GAC Bisa Manfaatkan Aplikasi Untuk Cek Mobil Dan Rute Perjalanan

GAC Apps mudik Lebaran 2026 tawarkan pemantauan real-time kondisi kendaraan, navigasi, roadside assistance, serta lokasi posko dan bengkel siaga 24 jam.

2 bulan yang lalu


Tips
Persiapkan Ban Anda Sebaik Mungkin Untuk Mudik Lebaran

Persiapan ban mobil mudik Lebaran: periksa TWI, tekanan angin sesuai beban, dan ban serep. Tips Michelin untuk perjalanan darat aman.

2 bulan yang lalu


Terkini

Berita
Xiaomi YU7 GT Berhasil Pecahkan Rekor Nurburgring, Jadi SUV Tercepat

Xiaomi YU7 GT rekor Nurburgring SUV tercepat dengan catatan waktu 7 menit 34,931 detik di Nürburgring Nordschleife, melampaui Audi RS Q8 Performance.

5 jam yang lalu


Berita
BYD Akhirnya Terjunkan Mobil PHEV Di Indonesia, Ini Alasannya

BYD memperkenalkan M6 DM sebagai mobil PHEV pertama di Indonesia untuk menjangkau konsumen di wilayah tanpa infrastruktur EV yang merata.

6 jam yang lalu


Berita
BYD M6 DM Bakal Diterima Konsumen Juni 2026 Mendatang

BYD M6 DM pengiriman Juni 2026 akan dimulai menyusul peluncuran model PHEV di Indonesia. BYD menekankan harga kompetitif berkat integrasi vertikal.

13 jam yang lalu


Berita
Volvo EX90, SUV Listrik Paling Canggih Saat Ini

Diberi label harga Rp2,5 miliar, berisikan berbagai fitur berkendara dan keamanan yang mutakhir.

16 jam yang lalu


Berita
Viral, Blade Battery Milik BYD Dibuka Paksa

Pembongkaran paksa Blade Battery BYD viral di Tiongkok memicu perdebatan soal keamanan baterai EV usai uji fast charging. Proses berlangsung 6-8 jam pakai alat biasa tanpa memicu api atau asap.

21 jam yang lalu