Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaTips

Jenis Air Terbaik Yang Cocok Untuk Radiator, Ini Penjelasannya

Banyak orang yang masih salah kaprah karena mengisi atau menambahkan air radiator menggunakan air mineral atau air minum kemasan.
Tips
Selasa, 30 Maret 2021 14:00 WIB
Penulis : Aditya Widiutomo


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

BACA JUGA

Banyak orang yang masih salah kaprah karena mengisi atau menambahkan air radiator menggunakan air mineral atau air minum kemasan. Selain itu ada juga yang sudah terbiasa mengisi atau menambahkan air radiator menggunakan air tanah atau biasanya air keran di rumah. Bagaimana sebenarnya mengenai hal tersebut?

“Air minum kemasan dan air keran punya kandungan zat besi, mangan dan kapur membuat saluran air berkerak dan akhirnya tersumbat.” ungkap Sumarmin, Kepala Bengkel Auto 2000 Cilandak, ketika dihubungi (29/3).

Mesin modern kini dirancang dengan komponen yang dibuat dengan ukuran seefisien mungkin, termasuk saluran sirkulasi air pendingin mesin. Air yang memiliki kandungan seperti ini jika digunakan sebagai air radiator dan bersirkulasi ke bagian sistem pendinginan mesin lama kelamaan akan menciptakan kerak dan akan terus menumpuk sehingga akan menyumbat seluruh sistem pendingin. 

Jika hal ini terjadi dan semakin parah akan membuat pendinginan mesin tidak optimal dan akhirnya akan terjadi overheating. Kondisi overheating mengharuskan kita untuk melakukan turun mesin karena beberapa komponen biasanya mengalami kerusakan dan ini akan memakan biaya yang tidak sedikit.

Sebenarnya mobil-mobil modern sekarang sudah diisi dengan cairan radiator coolant yang memiliki kandungan yang dapat mencegah karat, membantu melumasi sekaligus merawat seal-seal karet serta menjaga cairan agar tidak mudah mendidih.

Sebaiknya konsultasikan kepada bengkel langganan soal cairan radiator coolant yang digunakan sebagai standar spesifikasi kendaraan Anda. “Untuk dalam keadaan darurat saat harus mengisi dan Anda tidak memiliki radiator coolant sebaiknya gunakan air aki yang biasa digunakan untuk menambah cairan aki (botol warna biru) karena ini adalah air murni yang tidak memiliki kandungan mineral.” tutup pria yang akrab disapa Pak Marmin ini.


Tags Terkait :
Tips Radiator
Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait


Tips
Perlu Perhatian, Pengecekan Ulang EV atau Mobil Hybrid Paska Perjalanan Jauh

Pengecekan ulang EV hybrid setelah perjalanan jauh penting: cek tekanan ban, rem, coolant, aki, kelistrikan, dan cuci mobil. Penjelasan pakar GAC AION Indonesia.

1 bulan yang lalu


Tips
Lima Hal Yang Perlu Diperhatikan Saat Melakukan Contra Flow

Perlu diperhatikan beberapa jurus saat melakukan Contra flow

1 bulan yang lalu


Truk
Ramp Check Mandiri Ala Isuzu Untuk Keamanan Masa Nataru

Demi memastikan kendaraan beroperasi dengan baik sekaligus nyaman dikendarai

4 bulan yang lalu


Tips
Mau Mobil Tetap Prima Setelah Digunakan Mudik? Ini Yang Perlu Dilakukan

Lakukan pengecekan dan pastikan semuanya dalam kondisi baik.

1 tahun yang lalu


Terkini

Berita
Sejak April Pertamina Pasok Solar Ke Semua SPBU Swasta

Semua solar ke SPBU yang beredar saat ini merupakan hasil dari kilang Pertamina di Balikpapan.

25 menit yang lalu


Berita
VW Polo Menjelma Menjadi Mobil Listrik

Volkswagen ID. Polo resmi diperkenalkan sebagai EV termungil dari VW. Simak spesifikasinya.

55 menit yang lalu


Berita
SPY SHOT: Mobil EREV Pertama Xiaomi

Spy shot Xiaomi Kunlun EREV pertama tertangkap di China dengan kamuflase tipis. SUV full-size 7-penumpang berbaterai 70+ kWh diuji bersama Li Auto L9.

1 jam yang lalu


Truk
Truk Listrik Volvo Laku 5.000 Unit Di Seluruh Dunia

Truk listrik Volvo terjual 5.000 unit di seluruh dunia, dikirim ke 50 negara dengan delapan model. Armada menempuh 170 juta km sejak 2019.

15 jam yang lalu


Mobil Listrik
Indonesia Masuk Fase Transisi Ke Mobil Listrik I

Kenaikan harga BBM akibat konflik Timur Tengah percepat transisi ke mobil listrik Indonesia. Penjualan EV naik 141% pada 2025, data Gaikindo.

15 jam yang lalu